Media Iran Konfirmasi Kematian Ali Khamenei dalam Serangan Israel-AS

Media Iran Konfirmasi Kematian Ali Khamenei dalam Serangan Israel-AS

Yogi Ernes - detikHikmah
Minggu, 01 Mar 2026 10:00 WIB
Iranian Supreme Leader Ali Khamenei speaks during a televised speech in Tehran, Iran, September 23, 2025. (Reuters)
Ayatollah Ali Khamenei tewas diserang AS-Israel (Foto: dok. Reuters)
Jakarta -

Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dikabarkan meninggal dunia. Ia tewas akibat serangan udara gabungan yang dilancarkan oleh Israel dan Amerika Serikat.

"Pemimpin Tertinggi Iran telah mencapai syahid," lapor stasiun penyiaran negara IRIB, dilansir dari CNN Internasional, Minggu (1/3/2026), dikutip dari detikNews.

Konfirmasi serupa juga datang dari berbagai kanal berita utama di Iran. Dilansir oleh Al Jazeera, kantor berita Tasnim dan Fars turut membenarkan bahwa Ali Khamenei gugur dalam operasi militer besar-besaran yang menyasar jantung pertahanan Teheran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Serangan mematikan tersebut terjadi pada Sabtu (28/2/2026). Pasukan gabungan Amerika Serikat dan Israel dilaporkan menjatuhkan sedikitnya 30 bom ke kompleks kediaman Khamenei. Pihak intelijen kedua negara sebelumnya telah mengindikasikan bahwa sang pemimpin berada di lokasi saat ledakan dahsyat itu meratakan bangunan di kompleks tersebut.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dalam pernyataan resminya melalui siaran televisi yang dilansir AFP, menyebut operasi ini sebagai serangan mendadak yang menghancurkan.

ADVERTISEMENT

"Pagi ini, dalam serangan mendadak yang dahsyat, kompleks kediaman diktator Ali Khamenei hancur di jantung Teheran," tegas Netanyahu. Ia menambahkan bahwa tewasnya Khamenei mengakhiri rencana jangka panjang Iran untuk menghancurkan Israel.

"Selama lebih dari tiga setengah dekade, diktator kejam ini telah menyebarkan teror di seluruh dunia sambil menindas rakyatnya sendiri, sambil bekerja tanpa lelah dan tanpa henti pada rencana untuk menghancurkan Israel," ujar Netanyahu.

"Rencana itu sudah tidak ada lagi -- dan ada banyak tanda bahwa diktator ini sudah tidak hidup lagi," sambungnya.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, juga mengumumkan keberhasilan operasi ini melalui platform media sosial miliknya, Social Truth, Trump memberikan pernyataan keras mengenai kematian sosok yang telah memimpin Iran sejak 1989 tersebut.

"Khamenei, salah satu orang paling jahat dalam sejarah, telah mati," tulis Trump seperti dikutip dari AFP.




(hnh/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads