Bukan "Minal Aidin Wal Faizin", Ini Ucapan Idul Fitri yang Sering Dipakai Sahabat Nabi

Bukan "Minal Aidin Wal Faizin", Ini Ucapan Idul Fitri yang Sering Dipakai Sahabat Nabi

Daffa Ichyaul Majid Sarja - detikHikmah
Jumat, 20 Mar 2026 09:00 WIB
Ilustrasi sholat Idul Fitri.
Ilustrasi ucapan Idul Fitri. Foto: AI/ChatGPT
Jakarta -

Idul Fitri menjadi momen bagi umat Islam untuk bersilaturahmi dan saling memaafkan. Pada momen ini juga masyarakat Indonesia biasa mengucapkan kalimat "Minal Aidin Wal Faizin" kepada sesama.

Namun, perlu diketahui bahwa kalimat tersebut bukanlah ucapan yang sering digunakan oleh para sahabat Rasulullah pada saat hari raya. Lantas, seperti apa ucapan Idul Fitri yang dicontohkan sahabat Rasulullah? Berikut penjelasannya.

Ucapan Idul Fitri yang Sering Dipakai Sahabat Nabi

Dijelaskan dalam buku Mutiara Hikmah Puasa oleh B. Wibowo, pada dasarnya tidak terdapat ayat Al-Qur'an maupun hadits yang dijadikan sandaran untuk menilai ucapan seperti apa yang paling tepat digunakan pada hari raya Idul Fitri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski begitu, terdapat kalimat yang bisa dijadikan rujukan dan sering kali dipakai para sahabat ketika hari raya, kalimat tersebut adalah "Taqabbalallahu minna wa minkum".

Ibnu Qudamah dalam Al-Mughni menceritakan bahwa Muhammad bin Ziyad berkata: "Aku pernah bersama Abu Umamah Al Bahili dan selainnya dari kalangan sahabat Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam. Mereka bila kembali dari shalat Id berkata sebagiannya kepada sebagian yang lain: Taqabbalallahu minna wa minkum. Beberapa sahabat menambahkan ucapan 'shiyamana wa shiyamakum', yang artinya puasaku dan puasa kalian."

ADVERTISEMENT

Dinukil dari buku Sukses Dunia-Akhirat Dengan Doa-Doa Harian oleh Mahmud Asy Syafrowi, dalam kitab Fathul Bari disebutkan, "Diriwayatkan kepada kami dalam Al-Muhamiliyat dengan sanad yang baik dari Jubair bin Nufair berkata, 'Dahulu para sahabat Rasulullah SAW. apabila mereka bertemu pada hari raya, sebagian mengucapkan kepada sebagian yang lain, 'Taqabbalallahu minna wa minkum."

Lebih lanjut, Imam Suyuthi dalam kitab Al-Hawi berkata, bahwa Ibnu Hibban telah mengeluarkan dalam kitab ats-Tsiqat dari Ali bin Tsabit, bahwasanya ia berkata, "Aku bertanya kepada Malik tentang ucapan manusia pada hari raya, 'Taqabbalallahu minna wa minka,' maka beliau berkata, 'Keadaan masih terus seperti itu di tempat kami."

Sementara itu, kalimat "minal aidin wal faizin" merupakan kebiasaan dan budaya masyarakat Indonesia. Maksud dari mengucapkan kalimat tersebut pada hari raya, ialah hari di mana umat Islam kembali kepada fitrah.

Kata "al-'aaidin" dan "al-'id" berasal dari kata dasar yang sama, yaitu "'aada" yang berarti kembali. Kemudian kata "al-faaizin" yang berarti orang-orang yang beruntung atau menang.

Mahmud Asy Syafrowi dalam bukunya menyimpulkan tidak mengapa mengucapkan kalimat "minal aidin wal faizin" saat Idul Fitri sebab mengandung kalimat yang baik. Namun, bila ingin mengikuti kebiasaan para sahabat Nabi, maka ucapkan " Taqabbalallahu minna wa minkum".

Bacaan Ucapan Idul Fitri Arab, Latin, dan Artinya

Masih dari sumber sebelumnya, berikut bacaan ucapan Idul Fitri Arab, latin dan artinya:

تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكَ

Taqabbalallahu minna wa minkum

Artinya: "Semoga Allah menerima amal ibadah kami dan amal ibadah kalian semua."




(inf/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads