Rumah Abu Jahal Musuh Nabi Kini Jadi Toilet Umum di Masjidil Haram

Rumah Abu Jahal Musuh Nabi Kini Jadi Toilet Umum di Masjidil Haram

Devi Setya - detikHikmah
Senin, 27 Apr 2026 05:00 WIB
Masjidil Haram di Makkah, Arab Saudi (Haris/BeritaKlik)
ilustrasi Makkah Foto: Masjidil Haram di Makkah, Arab Saudi (Haris/BeritaKlik)
Jakarta -

Abu Jahal menjadi salah satu sosok yang membenci Nabi Muhammad SAW dan juga ajaran Islam. Ia dahulu tinggal di Makkah, berdekatan dengan Ka'bah. Namun kini bangunan itu dijadikan toilet.

Di tengah kemegahan kawasan Masjidil Haram, Makkah, terdapat sebuah kisah sejarah yang sering membuat jemaah tertegun. Lokasi yang diyakini sebagai bekas rumah Abu Jahal kini telah berubah fungsi menjadi fasilitas umum berupa toilet di sekitar area Marwa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Siapakah Abu Jahal?

Dikutip dari buku Cerita Al Qur'an karya M. Zaenal Abidin, Abu Jahal adalah julukan yang artinya 'Bapak Kebodohan'. Nama aslinya adalah Amir' Ibnul Hasyim.

Ia berasal dari kalangan bangsawan Quraisy dan memiliki pengaruh besar di Makkah pada masa itu.

ADVERTISEMENT

Abu Jahal adalah seorang yang berperangai buruk dan berhati kasar serta keras. Ada banyak riwayat yang menceritakan kisahnya saat berbuat zalim kepada Rasulullah SAW.

Salah satu kisah terkenal adalah ketika Abu Jahal berusaha menghalangi Nabi yang sedang shalat di dekat Ka'bah. Namun, setiap usahanya selalu gagal.

Dalam buku Dakwah Islam Rasulullah Secara Rahasia dan Secara Terang-Terangan yang ditulis Muhammad Ridha, Abu Jahal terbunuh pada Perang Badar dalam keadaan kafir.

Perang Badar terjadi pada tahun ke-2 Hijriyah. Dalam perang itu Abu Jahal tewas di tangan 'Amr bin Al-Jumuh dan Ibnu Afra', dua orang pemuda dari kaum Anshar.

Rumah Abu Jahal di Makkah

Dahulu, kawasan sekitar Masjidil Haram merupakan permukiman padat penduduk Quraisy. Di wilayah inilah Nabi Muhammad SAW lahir, tumbuh, dan memulai dakwahnya.

Tempat kelahiran beliau kini dikenal sebagai Maktabah Makkah Al Mukarramah, sebuah perpustakaan yang berdiri di lokasi yang diyakini sebagai rumah kelahiran Nabi SAW.

Sementara itu, rumah yang pernah ditempati Nabi SAW setelah menikah dengan Khadijah disebut berada di sekitar area dekat pintu Babussalam. Namun, bangunan tersebut kini sudah tidak lagi terlihat bekasnya.

Menariknya, di kawasan yang tidak jauh dari situ, terdapat lokasi yang diyakini sebagai bekas rumah Abu Jahal. Letaknya berada di sekitar pintu keluar Marwa, tempat jemaah mengakhiri rangkaian sa'i antara Shafa dan Marwah.

Saat ini, area tersebut telah menjadi bangunan fasilitas umum yang digunakan sebagai toilet bagi jemaah.

Sebagian kisah mengenai lokasi rumah Abu Jahal beredar secara lisan di kalangan jemaah dan pemandu lokal. Tidak semua titik sejarah di Makkah memiliki penanda resmi atau bukti arkeologis yang kuat, karena kawasan ini telah mengalami banyak renovasi dan perluasan sejak masa ke masa.




(dvs/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads