Puasa Ayyamul Bidh adalah ibadah sunnah yang dilakukan selama tiga hari pada pertengahan bulan Hijriah. Dalil terkait puasa sunnah ini berasal dari hadits Qatadah bin Milhan RA.
"Rasulullah SAW menyuruh kami untuk berpuasa pada Ayyamul Bidh yakni tanggal 13, 14 dan 15." (HR Abu Dawud)
Menurut buku Panduan Praktis Ibadah Puasa susunan Syamsuddin dan Ahmad Syahirul Ali, dinamakan Ayyamul Bidh karena bertepatan dengan bulan purnama. Puasa Ayyamul Bidh jadi puasa hari-hari putih karena bertepatan dengan terangnya bulan ketika memancarkan cahaya putih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas, kapan puasa Ayyamul Bidh Juni 2026? Sebagaimana diketahui, tanggal pada kalender Hijriah berbeda dengan Masehi.
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Juni 2026
Mengacu pada Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 terbitan Kemenag RI, 1 Juni 2026 bertepatan dengan 15 Zulhijah 1448 H. Oleh karenanya, puasa Ayyamul Bidh bulan Juni bercampur dengan Ayyamul Bidh Zulhijah dan Muharram.
Senin, 1 Juni 2026 / 15 Zulhijah 1447 H: Puasa Sunnah Ayyamul Bidh Zulhijah
Minggu, 28 Juni 2026 / 13 Muharram 1448 H: Puasa Sunnah Ayyamul Bidh Muharram
Senin, 29 Juni 2026 / 14 Muharram 1448 H: Puasa Sunnah Ayyamul Bidh Muharram
Selasa, 30 Juni 2026 / 15 Muharram 1448 H: Puasa Sunnah Ayyamul Bidh Muharram
Niat Puasa Ayyamul Bidh
Dinukil dari buku Koleksi Doa & Dzikir Sepanjang Masa oleh Ustaz Ali Amrin Al Qurawy, berikut bacaan niat puasa Ayyamul Bidh.
نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ayyâmil bîdl lillâhi ta'âlâ
Artinya: "Saya niat puasa Ayyamul Bidh (hari-hari yang malamnya cerah), karena Allah ta'âlâ."
Bolehkah Puasa Ayyamul Bidh Tidak Tiga Hari?
Puasa Ayyamul Bidh dianjurkan selama tiga hari berturut-turut. Lalu, bolehkah muslim berpuasa hanya satu atau dua hari?
Sebetulnya, puasa Ayyamul Bidh lebih afdhal dilaksanakan tiga hari. Tujuannya agar lebih sempurna sesuai tuntunan Rasulullah SAW.
Meski demikian diterangkan dalam buku Supaya Ramadhan Sempurna tulisan Muhammad Soleh al-Munajjid, Syaikh Ibn Baz dalam Fatawa Ibn Baz berpandangan muslim boleh puasa Ayyamul Bidh satu atau dua hari.
Hukum Menggabung Ayyamul Bidh dengan Puasa Sunnah Lainnya
Puasa Ayyamul Bidh pada 15 Zulhijah dan 13 Muharram bertepatan dengan hari Senin. Timbul pertanyaan apakah boleh menggabungkan puasa tersebut dengan puasa sunnah hari Senin?
Menurut kitab Fiqhul Islam wa Adillatuhu karya Wahbah Az Zuhaili terbitan Gema Insani, menggabungkan dua ibadah sunnah dalam satu niat diperbolehkan dan sah hukumnya. Keduanya bisa dilakukan sekaligus.
Mazhab Syafi'i juga mendukung kebolehan menggabung dua ibadah sunnah. Begitu pula dengan Imam Nawawi dalam kitab Al-Majmu.
Keutamaan Mengerjakan Puasa Ayyamul Bidh
Dijelaskan dalam kitab Minhajul Muslim karya Syaikh Abu Bakar Jabar Al Jazairi terjemahan Fedrian Hasmand, berikut beberapa keutamaan puasa Ayyamul Bidh bagi muslim.
- Seperti puasa setahun penuh
- Termasuk wasiat Nabi Muhammad SAW
- Kebiasaan Rasulullah SAW semasa hidupnya
- Mengistirahatkan organ tubuh agar tidak cepat rusak
(aeb/kri)











































Komentar Terbanyak
Tega! Oknum KBIH Diduga Tipu 140 Jemaah Haji, Transaksi hingga Rp 1,4 M
Cegah Korupsi, MUI Usul MBG Pakai Dapur Pesantren dan Benahi Pejabat BGN
MUI Minta Pelaku LGBT Dihukum Lebih Berat dari Perzinaan