Surat At Taubah 128 dan 129 untuk Wirid Pelindung Diri dan Penarik Rezeki

Surat At Taubah 128 dan 129 untuk Wirid Pelindung Diri dan Penarik Rezeki

Kristina - detikHikmah
Jumat, 12 Jun 2026 12:30 WIB
Al Quran
Al-Qur'an. Foto: Getty Images/iStockphoto/Tenerum
Jakarta -

Surat At Taubah ayat 128 dan 129 adalah ayat masyhur yang menyimpan banyak keistimewaan. Dua ayat terakhir surat At Taubah ini biasa diamalkan untuk wirid.

At Taubah adalah surat ke-9 dalam urutan mushaf Al-Qur'an yang terdiri dari 129 ayat. Surat ini diturunkan di Madinah sesudah Al Maidah, menurut Tafsir Al-Qur'anul Majid An-Nur karya Prof Teungku Muhammad Hasbi ash-Shiddieqy. At Taubah artinya "pengampunan".

Sebagian ulama berpendapat dua ayat terakhir surat At Taubah (128-129) diturunkan di Makkah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bacaan Surat At Taubah Ayat 128 dan 129 Arab, Latin, dan Artinya

لَقَدْ جَاۤءَكُمْ رَسُوْلٌ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ عَزِيْزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيْصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِيْنَ رَءُوْفٌ رَّحِيْمٌ ١٢٨

Laqad jā'akum rasūlum min anfusikum 'azīzun 'alaihi mā 'anittum ḥarīṣun 'alaikum bil-mu'minīna ra'ūfur raḥīm(un).

ADVERTISEMENT

Artinya: "Sungguh, benar-benar telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri. Berat terasa olehnya penderitaan yang kamu alami, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, dan (bersikap) penyantun dan penyayang terhadap orang-orang mukmin." (QS At Taubah: 128)

فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُلْ حَسْبِيَ اللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ ۗ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ ࣖ ١٢٩

Fa in tawallau faqul ḥasbiyallāhu lā ilāha illā huw(a), 'alaihi tawakkaltu wa huwa rabbul-'arsyil-'aẓīm(i).

Artinya: "Jika mereka berpaling (dari keimanan), katakanlah (Nabi Muhammad), "Cukuplah Allah bagiku. Tidak ada tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal dan Dia adalah Tuhan pemilik 'Arasy (singgasana) yang agung." (QS At Taubah: 129)

Khasiat Surat At Taubah Ayat 128 dan 129

Surat At Taubah ayat 128 dan 129 dikenal sebagai ayat perlindungan. Disebutkan dalam buku Doa Penangkal Kejahatan susunan M. Syukron Maksum dan Achmad Fathoni El-Kaysi, surat At Taubah ayat 128-129 berkhasiat sebagai ayat pelindung dari pembunuhan dengan besi.

Surat At Taubah ayat 128-129 juga biasa diamalkan sebagai amalan penarik rezeki. Ayat 129 menegaskan tentang tauhid dan tawakal. Ibnu Katsir menafsirkan makna "Cukuplah Allah bagiku. Tidak ada tuhan selain Dia." yakni Allah-lah yang memberikan kecukupan, tidak ada Tuhan selain Dia, dan hanya kepada-Nya tempat bertawakal.

Kemudian firman Allah SWT "Dia adalah Tuhan pemilik 'Arasy (singgasana) yang agung" maknanya Allah-lah yang memiliki segala sesuatu dan Dia pulalah yang menciptakannya, karena Dia adalah Tuhan yang memiliki 'Arasy yang agung, atap dari semua makhluk.

Cara Mengamalkan Laqod Jaakum Surat At Taubah Ayat 128 dan 129

Syekh Nawawi Al-Bantani dalam bukunya Cara Menjadi Waliyullah: Panduan untuk Menjadi Kekasih Allah memaparkan satu bab wirid pagi yang di dalamnya memuat surat At Taubah ayat 128 dan 129. Menurut panduan tersebut, surat At Taubah ayat 128-129 bisa diamalkan setelah salat fajar diawali dengan membaca Al Fatihah. Berikut urutan cara mengamalkan surat At Taubah ayat 128-129 selengkapnya:

  1. Baca surat Al Fatihah
  2. Lanjutkan baca awal surat Al Baqarah sampai ayat Al-Muflihun dan dua ayat yaitu Wa Ilahukum Ilahun Wahid dan Ayat Kursi, serta dua ayat setelahnya dan ayat Amana Ar-Rasulu serta ayat sebelumnya
  3. Lalu baca syahadat
  4. Baca Qulillahumma Malik Al-Mulki, Wa Inna Rabbakumullahu Alladzi Khalaqa As-Samawat wa Al-Ardh sampai ayat Al-Muhsinin.
  5. Lalu baca Laqod Ja`akum Rasulun sampai akhir ayat (surat At Taubah 128-129) dan dua ayat Qul Ud'ullaha
  6. Lalu baca akhir surat Al-Kahfi mulai ayat Innalladzina Amanu, dan ayat Wa Dzan Nuni Idz Dzahaba Mughadhiban (Al Anbiya ayat 87) sampai ayat Khair Al-Waritsin
  7. Lalu baca ayat Fasubhanallahi Hina Tumsuna wa Hina Tushbihuna (Ar Rum ayat 17), dan ayat Subhana Rabbika (As Shaffat: 180) sampai akhir surah
  8. Lalu baca ayat Laqod Shadaqallahu (Al Fath ayat 27) dan awal surah Al-Hadid sampai ayat Bidzati Ash-Shudur dan akhir surah Al-Hasyr mulai ayat Lau Anzalna
  9. Kemudian baca tasbih sebanyak 33 kali, begitu pula dengan tahmid dan takbir, dan disempurnakan dengan La Ilaha Illallah Wahdahu La Syarika Lahu

Ada juga pendapat yang menganjurkan mengamalkan surat At Taubah ayat 128-129 sebanyak 3 sampai 7 kali setelah salat fardhu.




(kri/lus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads