Amalan Malam 1 Muharram, Muslim Bisa Raih Pahala di Tahun Baru Islam

Amalan Malam 1 Muharram, Muslim Bisa Raih Pahala di Tahun Baru Islam

Devi Setya - detikHikmah
Minggu, 14 Jun 2026 12:58 WIB
Ilustrasi berdoa di malam Muharram.
Foto: Gemini AI
Jakarta -

Malam 1 Muharram menjadi momen istimewa bagi umat Islam. Pergantian tahun dalam kalender Hijriah bukan sekadar pergantian angka, tetapi juga waktu untuk melakukan muhasabah (introspeksi diri), memperbaiki amal, dan memulai lembaran baru dengan ketaatan kepada Allah SWT.

Bulan Muharram sendiri merupakan salah satu dari empat bulan haram (bulan yang dimuliakan) dalam Islam. Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal saleh dan menjauhi berbagai bentuk kemaksiatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keutamaan Bulan Muharram

Mengutip buku Siapa Berpuasa Dimudahkan Urusannya karya Khalifa Zain Nasrullah, Muharram merupakan bulan pertama dalam kalender Hijriah dan termasuk bulan yang dimuliakan Allah SWT. Masyarakat jahiliyah Arab, sebelum kelahiran Rasulullah SAW, menyebut Muharram dengan Shafar Awwal.

Makna Muharram, secara bahasa, dapat diartikan sebagai bulan yang diharamkan. Orang-orang Arab pada zaman dahulu sangat memuliakan bulan Muharram sehingga mereka mengharamkan untuk berperang dalam bulan suci itu. Jumlah hari dalam bulan Muharram adalah 30 hari.

ADVERTISEMENT

Muharram adalah bulan yang istimewa, Rasulullah SAW bersabda,
"Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan adalah puasa pada bulan Allah, yaitu bulan Muharram." (HR. Muslim)

Amalan Bulan Muharram

1. Memperbanyak Dzikir dan Istighfar

Dalam buku Khotbah Jumat Sepanjang Tahun karya M. Rouful Wahab, M.Pd, M.A. dan S.M. Hamzah, S.T., salah satu amalan terbaik pada malam 1 Muharram adalah memperbanyak dzikir dan istighfar.

Dzikir dapat menghidupkan hati serta mendekatkan diri kepada Allah SWT. Sementara istighfar menjadi sarana memohon ampun atas dosa dan kesalahan yang dilakukan selama setahun terakhir.

Bacaan dzikir istighfar:

أَسْتَغْفِرُ الله

Arab Latin: Astaghfirullah

Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah."

Bacaan Sayyidul Istighfar:

أَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَاسْتَطَعْتُ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوْهُ لَكَ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي إِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ

Arab Latin: allahumma anta rabbi, la ilaha illa anta, khalaqtani wa ana 'abduka, wa ana 'ala 'ahdika wa wa'dika mastata'tu, wa a'udzu bika min syarri ma shana'tu, abuu'u laka bini'matika 'alayya wa abuu'u laka bidzanbi, faghfirlī innahu la yagfirud dzunuba illa anta.

Artinya: "Ya Allah Engkau adalah Tuhanku, tidak ada sesembahan yang hak kecuali Engkau. Engkau yang menciptakanku sedang aku adalah hamba- Mu, dan aku diatas ikatan janji-Mu (yaitu selalu menjalankan perjanjian-Mu untuk beriman dan ikhlas dalam menjalankan amal ketaatan kepada-Mu) dengan semampuku. Aku berlindung kepadamu dari segala kejahatan yang telah aku perbuat, aku mengakui-Mu atas nikmat-Mu terhadap diriku, dan aku mengakui dosaku pada-Mu, maka ampunilah aku. Sesungguhnya, tiada yang bisa mengampuni segala dosa kecuali Engkau." (HR. Bukhari)

2. Melakukan Muhasabah Diri

Tahun baru Hijriah adalah waktu yang tepat untuk mengevaluasi perjalanan hidup selama satu tahun terakhir.

Muhasabah dapat dilakukan dengan cara mengingat kembali ibadah yang telah dilakukan, menilai hubungan dengan Allah SWT, memperbaiki hubungan dengan sesama manusia dan juga menyesali dosa dan kesalahan yang pernah dilakukan.

3. Memperbanyak Membaca Al-Qur'an

Malam 1 Muharram juga dapat diisi dengan membaca Al-Qur'an.

Membaca, mentadabburi, dan mengamalkan isi Al-Qur'an merupakan ibadah yang sangat dianjurkan kapan pun, termasuk saat memasuki tahun baru Hijriah.

Rasulullah SAW bersabda, "Bacalah Al-Qur'an, karena sesungguhnya ia akan datang pada hari Kiamat sebagai pemberi syafaat bagi para pembacanya." (HR. Muslim)

4. Melaksanakan Sholat Sunnah

Tidak ada sholat khusus yang secara sahih ditetapkan Rasulullah SAW untuk malam 1 Muharram. Karena itu, umat Islam hendaknya berhati-hati terhadap berbagai amalan yang tidak memiliki dasar yang kuat.

Meski demikian, seseorang tetap dianjurkan memperbanyak sholat sunnah yang memang disyariatkan, seperti sholat tahajud, sholat witir, sholat taubat, sholat hajat dan sholat rawatib.

5. Berdoa Memohon Kebaikan di Tahun yang Baru

Malam 1 Muharram juga dapat dimanfaatkan untuk memperbanyak doa. Salah satu doa yang dapat diamalkan adalah doa akhir tahun dan awal tahun hijriyah.

Dilansir dari laman Majelis Ulama Indonesia (MUI), doa akhir tahun terdapat dalam kitab Al-Jami' Al-Kabir karya Imam As-Suyuthi, berikut bacaan doa yang dapat dilafalkan setelah Ashar menjelang pergantian tahun baru Islam:

اَللّٰهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هٰذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِيْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِيْ وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ

Latin: Allâhumma mâ 'amiltu min 'amalin fî hâdzihis sanati mâ nahaitanî 'anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fîhâ 'alayya bi fadhlika ba'da qudratika 'alâ 'uqûbatî, wa da'autanî ilat taubati min ba'di jarâ'atî 'alâ ma'shiyatik. Fa innî astaghfiruka, faghfirlî wa mâ 'amiltu fîhâ mimmâ tardhâ, wa wa'attanî 'alaihis tsawâba, far as aluka an tataqabbala minnî wa lâ taqtha' rajâ'î minka yâ karîm.

Artinya: "Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang-sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahan-Mu-sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Kau perintahkan untuk tobat-sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakai-Mu. Tuhanku, aku berharap Kau menerima perbuatanku yang Kau ridhai di tahun ini dan perbuatanku yang terjanjikan pahala-Mu. Janganlah kau membuatku putus asa. Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah."

Bacaan Doa Awal Tahun Dibaca Setelah Magrib

اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهٰذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالعَوْنَ عَلَى هٰذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ

Latin: Allâhumma antal abadiyyul qadîmul awwal. Wa 'alâ fadhlikal 'azhîmi wa karîmi jûdikal mu'awwal. Hâdzâ 'âmun jadîdun qad aqbal. As'alukal 'ishmata fîhi minas syaithâni wa auliyâ'ih, wal 'auna 'alâ hâdzihin nafsil ammârati bis sû'I, wal isytighâla bimâ yuqarribunî ilaika zulfâ, yâ dzal jalâli wal ikrâm.

Artinya: "Tuhanku, Kau yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan Iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan."

6. Menyambung Silaturahmi dan Memperbaiki Hubungan

Amalan lain yang sangat baik dilakukan pada malam atau awal Muharram adalah mempererat silaturahmi.

Bila selama ini ada perselisihan dengan keluarga, sahabat, atau tetangga, maka momen tahun baru Islam dapat dijadikan kesempatan untuk saling memaafkan dan memperbaiki hubungan.

Rasulullah SAW bersabda, "Tidak akan masuk surga orang yang memutus tali silaturahmi." (HR. Bukhari dan Muslim)

Karena itu, memperbaiki hubungan sosial merupakan bagian penting dari upaya memperbaiki diri.




(dvs/inf)
Amalan Bulan Muharram

Amalan Bulan Muharram

100 konten
Bulan Muharram memiliki banyak keutamaan. Ada beberapa amalan yang dapat kita kerjakan seperti puasa tasua, asyura hingga puasa sunnah lain.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads