Tahun Baru Islam 2026 Jatuh pada Tanggal 16 Juni 2026, Ini Penjelasannya

Tahun Baru Islam 2026 Jatuh pada Tanggal 16 Juni 2026, Ini Penjelasannya

Indah Fitrah Yani - detikHikmah
Minggu, 14 Jun 2026 16:00 WIB
Tahun Baru Islam 2026 Jatuh pada Tanggal 16 Juni 2026, Ini Penjelasannya
Ilustrasi Tahun Baru Islam. Foto: Getty Images/EyeEm Mobile GmbH
Jakarta -

Bulan Muharram merupakan salah satu dari empat bulan haram (bulan yang dimuliakan), selain Zulkaidah, Zulhijah, dan Rajab. Pada bulan-bulan ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah dan menjauhi perbuatan dosa.

Hal ini ditegaskan dalam firman Allah SWT dalam Surah At-Taubah ayat 36. Dalam ayat tersebut disebutkan bahwa jumlah bulan di sisi Allah ada dua belas, dan di antaranya terdapat empat bulan haram, sehingga umat Islam diminta untuk tidak menzalimi diri sendiri di dalamnya.

اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ مِنْهَآ اَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۗذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ ەۙ فَلَا تَظْلِمُوْا فِيْهِنَّ اَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِيْنَ كَاۤفَّةً كَمَا يُقَاتِلُوْنَكُمْ كَاۤفَّةً ۗوَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ مَعَ الْمُتَّقِيْنَ

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Arab latin: Inna 'iddatasy-syuhūri 'indallāhiṡnā 'asyara syahran fī kitābillāhi yauma khalaqas-samāwāti wal-arḍa minhā arba'atun ḥurum(un), żālikad-dīnul-qayyim(u), falā taẓlimū fīhinna anfusakum wa qātilul-musyrikīna kāffatan kamā yuqātilūnakum kāffah(tan), wa'lamū annallāha ma'al-muttaqīn(a).

Artinya: Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) ketetapan Allah (di Lauhulmahfuz) pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu padanya (empat bulan itu), dan perangilah orang-orang musyrik semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertakwa.

ADVERTISEMENT

Tahun Baru Islam 2026 Jatuh pada Tanggal 16 Juni 2026

Tahun Baru Islam 2026 jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026. Penetapan ini mengacu pada Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang diterbitkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, serta selaras dengan Kalender Hijriah Global Tunggal yang juga digunakan oleh PP Muhammadiyah.

Selain itu, penetapan Tahun Baru Islam juga ditegaskan melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri, yaitu Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PAN-RB, dalam SKB bernomor 1497/2025, 2/2025, dan 5/2025, yang menetapkan 1 Muharram 1448 H (Selasa, 16 Juni 2026) sebagai hari libur nasional.

Dari sisi astronomi, awal bulan Muharram 1448 H ditentukan berdasarkan peristiwa ijtimak atau konjungsi bulan yang terjadi pada Senin, 15 Juni 2026 pukul 09.54.02 WIB. Pada saat matahari terbenam di hari tersebut, posisi hilal sudah berada di atas ufuk, yang menjadi salah satu dasar penetapan masuknya bulan baru dalam kalender Hijriah.

Doa Awal Tahun Baru Islam

Menyambut Tahun Baru Islam dapat dilakukan dengan melakukan sejumlah amalan, salah satunya membaca doa awal tahun agar tahun yang akan dijalani ke depannya selalu diberi perlindungan oleh Allah SWT.

Dikutip dari buku Majmu' Ad-Da'awaat: Kumpulan Doa-Doa Pilihan karya Ust. Risky Aviv Nugroho, M.Pd., berikut bacaan doa awal Tahun Baru Islam.

اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهٰذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالعَوْنَ عَلَى هٰذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ

Arab latin: Allâhumma antal abadiyyul qadîmul awwal. Wa 'alâ fadhlikal 'azhîmi wa karîmi jûdikal mu'awwal. Hâdzâ 'âmun jadîdun qad aqbal. As'alukal 'ishmata fîhi minas syaithâni wa auliyâ'ih, wal 'auna 'alâ hâdzihin nafsil ammârati bis sû'I, wal isytighâla bimâ yuqarribunî ilaika zulfâ, yâ dzal jalâli wal ikrâm.

Artinya: Tuhanku, Kau yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan Iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan.




(inf/dvs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads