Pameran di Makkah Tampilkan Ubin Marmer Masjidil Haram dari Abad ke-19

Pameran di Makkah Tampilkan Ubin Marmer Masjidil Haram dari Abad ke-19

Devi Setya - detikHikmah
Senin, 22 Jun 2026 11:00 WIB
Umat Islam dari berbagai negara melakukan tawaf di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Rabu (17/6/2026) waktu setempat. Kementerian Haji dan Umrah mencatat hingga hari ke-57 operasional haji atau hari ke-16 masa pemulangan, total kepulangan gelombang pertama melalui Bandara Jeddah mencapai 104.308 orang dan total kepulangan gelombang kedua yang telah diberangkatkan melalui Bandara Madinah tercatat mencapai 5.961 orang. ANTARA FOTO/Citro Atmoko
Foto: ANTARA FOTO/Citro Atmoko
Jakarta -

Sebuah pameran yang digelar di Arab Saudi menampilkan enam ubin bersejarah dari abad ke-19 yang pernah menghiasi aula Masjidil Haram, Makkah.

Dikabarkan Arab News, Senin (22/6/2026) ubin marmer ini berusia lebih dari satu abad.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ubin marmer yang berasal dari tahun 1881 M atau 1299 Hijriah itu menjadi salah satu daya tarik utama dalam Pameran Arsitektur Dua Masjid Suci. Selain memiliki nilai sejarah tinggi, ubin-ubin tersebut juga memperlihatkan keindahan kaligrafi Arab serta kualitas pengerjaan yang mencerminkan kemajuan seni arsitektur Islam pada masanya.

Pada permukaan ubin terukir kaligrafi yang memuat nama Allah SWT, Nabi Muhammad SAW, serta empat sahabat utama Rasulullah SAW, yakni Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib.

ADVERTISEMENT

Menurut laporan Kantor Berita Saudi (SPA), ubin-ubin tersebut pernah menghiasi koridor Masjidil Haram sebelum akhirnya dipindahkan dan dilestarikan sebagai bagian dari upaya menjaga warisan sejarah Islam.

Pameran Arsitektur Dua Masjid Suci tidak hanya menghadirkan ubin marmer bersejarah. Berbagai artefak lain yang berkaitan dengan sejarah Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah juga ikut dipamerkan.

Koleksi yang ditampilkan mencakup manuskrip-manuskrip langka, elemen arsitektur asli, hingga berbagai benda bersejarah yang pernah menjadi bagian dari dua masjid paling suci bagi umat Islam tersebut.

Pameran yang berdiri di area seluas sekitar 1.200 meter persegi itu mengajak pengunjung menelusuri perjalanan panjang perkembangan dua masjid suci.

Pengunjung dapat melihat transformasi Masjidil Haram dan Masjid Nabawi mulai dari era Nabi Muhammad SAW, masa kekhalifahan Islam, berbagai periode pemerintahan Muslim, hingga perkembangan besar yang dilakukan pada era modern Arab Saudi.

Pada musim haji tahun ini, jumlah jamaah yang hadir dilaporkan mencapai lebih dari 1,7 juta orang. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya pengembangan fasilitas di kawasan dua masjid suci agar mampu melayani jutaan muslim yang datang untuk beribadah.

Melalui pameran ini, pengunjung dapat melihat bagaimana perubahan arsitektur dan pembangunan yang dilakukan selama berabad-abad tetap mempertahankan nilai sejarah dan identitas keislaman.

Pelestarian enam ubin marmer bersejarah tersebut menjadi salah satu contoh komitmen Arab Saudi dalam menjaga peninggalan yang berkaitan dengan sejarah Islam.




(dvs/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads