Laki-laki dianjurkan untuk sholat berjamaah di masjid. Sebagaimana diketahui, banyak keutamaan yang diperoleh dari sholat berjamaah ketimbang dikerjakan secara munfarid atau sendiri.
Sholat berjamaah dipimpin oleh imam dan dilaksanakan bersama-sama minimal dua orang. Pengerjaan sholat bisa dilakukan di mana saja, baik masjid, musalat atau rumah.
Dilansir dari kitab Shalatul Mu'min karya Sa'id bin Wahf Al-Qahthani terbitan Quanta, secara bahasa, jemaah berarti kumpulan atau sekelompok orang yang disatukan oleh tujuan yang sama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari segi istilah, pengertian jemaah adalah banyaknya atau berkumpulnya orang-orang dan minimal terdiri dari dua orang, yakni imam dan makmum. Adapun, penamaan sholat berjamaah lantaran orang-orang yang mengerjakannya berkumpul dalam suatu tempat pada waktu yang sama.
Lantas, benarkah sholat berjamaah di masjid wajib hukumnya bagi laki-laki muslim?
Hukum Sholat Berjamaah di Masjid bagi Laki-laki Muslim
Ada perbedaan dari ulama mazhab terkait hukum sholat berjamaah. Menurut kitab Fiqhul Islam wa Adillathuhu susunan Wahbah Az Zuhaili terbitan Gema Insani, sholat berjamaah secara umum hukumnya sunnah muakkad. Dengan begitu, pengerjaannya dianjurkan bagi setiap muslim, baik laki-laki maupun perempuan.
Namun, Sa'id Wahf Al-Qahthani berpandangan hukum sholat berjamaah adalah fardhu ain bagi laki-laki yang sudah baligh dan mampu melaksanakannya. Pendapat ini merujuk pada surah An Nisa ayat 102,
وَإِذَا كُنتَ فِيهِمْ فَأَقَمْتَ لَهُمُ ٱلصَّلَوٰةَ فَلْتَقُمْ طَآئِفَةٌ مِّنْهُم مَّعَكَ وَلْيَأْخُذُوٓا۟ أَسْلِحَتَهُمْ فَإِذَا سَجَدُوا۟ فَلْيَكُونُوا۟ مِن وَرَآئِكُمْ وَلْتَأْتِ طَآئِفَةٌ أُخْرَىٰ لَمْ يُصَلُّوا۟ فَلْيُصَلُّوا۟ مَعَكَ وَلْيَأْخُذُوا۟ حِذْرَهُمْ وَأَسْلِحَتَهُمْ ۗ وَدَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لَوْ تَغْفُلُونَ عَنْ أَسْلِحَتِكُمْ وَأَمْتِعَتِكُمْ فَيَمِيلُونَ عَلَيْكُم مَّيْلَةً وَٰحِدَةً ۚ وَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ إِن كَانَ بِكُمْ أَذًى مِّن مَّطَرٍ أَوْ كُنتُم مَّرْضَىٰٓ أَن تَضَعُوٓا۟ أَسْلِحَتَكُمْ ۖ وَخُذُوا۟ حِذْرَكُمْ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ أَعَدَّ لِلْكَٰفِرِينَ عَذَابًا مُّهِينًا
Artinya: "Dan apabila kamu berada di tengah-tengah mereka (sahabatmu) lalu kamu hendak mendirikan shalat bersama-sama mereka, maka hendaklah segolongan dari mereka berdiri (shalat) besertamu dan menyandang senjata, kemudian apabila mereka (yang shalat besertamu) sujud (telah menyempurnakan serakaat), maka hendaklah mereka pindah dari belakangmu (untuk menghadapi musuh) dan hendaklah datang golongan yang kedua yang belum bersembahyang, lalu bersembahyanglah mereka denganmu, dan hendaklah mereka bersiap siaga dan menyandang senjata. Orang-orang kafir ingin supaya kamu lengah terhadap senjatamu dan harta bendamu, lalu mereka menyerbu kamu dengan sekaligus. Dan tidak ada dosa atasmu meletakkan senjata-senjatamu, jika kamu mendapat sesuatu kesusahan karena hujan atau karena kamu memang sakit; dan siap siagalah kamu. Sesungguhnya Allah telah menyediakan azab yang menghinakan bagi orang-orang kafir itu."
Para ulama salaf dan ahli fikih menganggap sholat berjamaah wajib hukumnya. Adapun, mazhab Syafi'i, Maliki dan salah satu pandangan dalam Hanbali menyebut hukum sholat berjamaah fardhu kifayah.
Sementara itu, mazhab Hanafi dan mayoritas Malikiyah serta banyak ulama Syafi'iyah mengatakan hukumnya sunnah muakkad.
Beberapa ulama lain ada yang menganggap sholat berjamaah hukumnya fardhu ain dan termasuk syarat sah sholat. Pendapat ini merujuk pada Ibnu Taimiyah, Ibnu Qayyim, dan sekelompok ulama salaf serta pengikut Imam Ahmad.
Apakah Sholat Berjamaah Juga Wajib bagi Perempuan?
Dikutip dari buku Fiqih Praktis karya Muhammad Bagir, perempuan muslim boleh mengerjakan sholat berjamaah di masjid. Hanya saja, mereka tidak boleh mengenakan pakaian yang menunjukkan kemewahan atau perhiasan yang mencolok.
Kemudian, perempuan yang ingin sholat berjamaah di masjid juga tidak diperbolehkan menggunakan wewangian berlebihan karena khawatir mengganggu dirinya atau muslim lain. Selain itu, dikhawatirkan menimbulkan fitnah jika menggunakan hal-hal tersebut.
Tetapi, perempuan muslim yang memiliki pekerjaan rumah tangga dan harus mengurus anaknya lebih utama sholat di rumah daripada di masjid.
Keistimewaan Sholat Berjamaah
Dilansir dari buku Panduan Sholat Rosulullah 2 oleh Imam Abu Wafa, berikut keistimewaan sholat berjamaah.
- Dilipatgandakan pahalanya
- Didoakan malaikat
- Dosanya diampuni
- Derajatnya ditinggikan
- Setara pahala sholat malam
- Mendapat jamuan di surga
- Terbebas dari api neraka
Wallahu a'lam.
(aeb/inf)

Komentar Terbanyak
MUI Tegaskan Orientasi Seksual Sesama Jenis Bukan Kodrat, Tapi Penyimpangan
Iran Berencana Bentuk NATO Versi Islam, Ajak Saudi dan Turki
MUI Godok Naskah Akademik RUU Pidana LGBT