Islam mengajarkan umatnya untuk menjaga kesehatan sebagai bagian dari bentuk syukur kepada Allah SWT. Salah satu cara yang dianjurkan adalah mengonsumsi makanan dan minuman yang halal, baik, serta memanfaatkan tanaman yang telah Allah SWT ciptakan.
Dalam Al-Qur'an surat Al-An'am ayat 141, Allah SWT berfirman,
۞ وَهُوَ ٱلَّذِىٓ أَنشَأَ جَنَّٰتٍ مَّعْرُوشَٰتٍ وَغَيْرَ مَعْرُوشَٰتٍ وَٱلنَّخْلَ وَٱلزَّرْعَ مُخْتَلِفًا أُكُلُهُۥ وَٱلزَّيْتُونَ وَٱلرُّمَّانَ مُتَشَٰبِهًا وَغَيْرَ مُتَشَٰبِهٍ ۚ كُلُوا۟ مِن ثَمَرِهِۦٓ إِذَآ أَثْمَرَ وَءَاتُوا۟ حَقَّهُۥ يَوْمَ حَصَادِهِۦ ۖ وَلَا تُسْرِفُوٓا۟ ۚ إِنَّهُۥ لَا يُحِبُّ ٱلْمُسْرِفِينَ
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artinya: Dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon korma, tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya) dan tidak sama (rasanya). Makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu) bila dia berbuah, dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan disedekahkan kepada fakir miskin); dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.
Selain ayat tersebut, Al-Qur'an dan hadis banyak menyebutkan beberapa jenis herbal yang dapat digunakan sebagai bahan pengobatan tradisional dan juga makanan sehat.
Sebagian di antaranya bahkan telah diteliti secara ilmiah dan terbukti mengandung berbagai zat bermanfaat bagi tubuh.
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda:
عن جابر بن عبد االله لِكُلِّ دَاءٍ دَوَاءٌ، فَإِذَا أَصَابَ الدَّوَاءُ الدَّاءَ، بـَرَأَ بِإِذْنِ االلهِ عَزَّ وَجَلَّ
Artinya: "Setiap penyakit pasti memiliki obat. Bila sebuah obat sesuai dengan penyakitnya maka dia akan sembuh dengan seizin Allah Subhanahu wa Ta'ala." (HR. Muslim)
7 Herbal yang Tercatat dalam Al-Qur'an dan Hadits
Berikut tujuh herbal yang disebutkan dalam Al-Qur'an dan hadits beserta penjelasan dan manfaatnya.
1. Habbatussauda (Jintan Hitam)
Mengutip buku Mukjizat Herbal Dalam Al Quran Vol 2 karya Muhammad Hatta A.Fattah, habbatussauda atau jintan hitam (Nigella sativa) merupakan salah satu herbal paling terkenal dalam Islam. Rasulullah SAW secara khusus menyebutnya sebagai tanaman yang memiliki banyak manfaat.
Rasulullah SAW bersabda:
عَلَيْكُمْ بِهَذِهِ الْحَبَّةِ السَّوْدَاءِ، فَإِنَّ فِيهَا شِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ إِلَّا السَّامَ
Artinya: "Gunakanlah habbatussauda, karena di dalamnya terdapat obat untuk segala penyakit kecuali kematian." (HR. Bukhari dan Muslim)
Habbatussauda telah digunakan sebagai herbal pengobatan sejak 2000-3000 tahun sebelum Masehi dan tercatat dalam banyak literatur kuno mengenai ahli pengobatan terdahulu seperti Ibnu Sina.
Seorang ahli pengobatan Yuani kuno, Dioscoredes, pada abad pertama Masehi mencatat manfaat habbatussauda untuk mengobati sakit kepala dan saluran pernafasan.
2. Zaitun
Zaitun termasuk tanaman yang sangat dimuliakan dalam Al-Qur'an. Bahkan Allah SWT bersumpah dengan buah tersebut.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an,
وَالتِّينِ وَالزَّيْتُونِ
Artinya: "Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun." (QS. At-Tin: 1)
Selain itu Allah SWT berfirman:
يُوقَدُ مِنْ شَجَرَةٍ مُبَارَكَةٍ زَيْتُونَةٍ
Artinya: "Yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang diberkahi, yaitu pohon zaitun." (QS. An-Nur: 35)
Rasulullah SAW juga bersabda, "Makanlah minyak zaitun dan gunakanlah sebagai minyak rambut, karena ia berasal dari pohon yang diberkahi." (HR. Tirmidzi)
3. Kurma
Kurma merupakan buah yang paling sering disebut dalam Al-Qur'an. Salah satunya ketika Allah memerintahkan Maryam menggoyangkan pohon kurma saat hendak melahirkan Nabi Isa AS.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an surat Maryam ayat 25,
وَهُزِّىٓ إِلَيْكِ بِجِذْعِ ٱلنَّخْلَةِ تُسَٰقِطْ عَلَيْكِ رُطَبًا جَنِيًّا
Artinya: Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu,
Rasulullah SAW juga bersabda, "Barang siapa makan tujuh butir kurma Ajwa pada pagi hari, maka pada hari itu ia tidak akan terkena racun dan sihir." (HR. Bukhari dan Muslim)
4. Jahe
Jahe merupakan tanaman herbal yang disebut dalam Al-Qur'an sebagai minuman penghuni surga.
Dalam Al-Qur'an surat Al-Insan ayat 17,
وَيُسْقَوْنَ فِيهَا كَأْسًا كَانَ مِزَاجُهَا زَنجَبِيلًا
Artinya: Di dalam surga itu mereka diberi minum segelas (minuman) yang campurannya adalah jahe.
5. Bawang Putih
Bawang putih disebut dalam kisah Bani Israil.
Allah SWT berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 61,
وَإِذْ قُلْتُمْ يَٰمُوسَىٰ لَن نَّصْبِرَ عَلَىٰ طَعَامٍ وَٰحِدٍ فَٱدْعُ لَنَا رَبَّكَ يُخْرِجْ لَنَا مِمَّا تُنۢبِتُ ٱلْأَرْضُ مِنۢ بَقْلِهَا وَقِثَّآئِهَا وَفُومِهَا وَعَدَسِهَا وَبَصَلِهَا ۖ قَالَ أَتَسْتَبْدِلُونَ ٱلَّذِى هُوَ أَدْنَىٰ بِٱلَّذِى هُوَ خَيْرٌ ۚ ٱهْبِطُوا۟ مِصْرًا فَإِنَّ لَكُم مَّا سَأَلْتُمْ ۗ وَضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ ٱلذِّلَّةُ وَٱلْمَسْكَنَةُ وَبَآءُو بِغَضَبٍ مِّنَ ٱللَّهِ ۗ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ كَانُوا۟ يَكْفُرُونَ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ وَيَقْتُلُونَ ٱلنَّبِيِّۦنَ بِغَيْرِ ٱلْحَقِّ ۗ ذَٰلِكَ بِمَا عَصَوا۟ وَّكَانُوا۟ يَعْتَدُونَ
Artinya: Dan (ingatlah), ketika kamu berkata: "Hai Musa, kami tidak bisa sabar (tahan) dengan satu macam makanan saja. Sebab itu mohonkanlah untuk kami kepada Tuhanmu, agar Dia mengeluarkan bagi kami dari apa yang ditumbuhkan bumi, yaitu sayur-mayurnya, ketimunnya, bawang putihnya, kacang adasnya, dan bawang merahnya". Musa berkata: "Maukah kamu mengambil yang rendah sebagai pengganti yang lebih baik? Pergilah kamu ke suatu kota, pasti kamu memperoleh apa yang kamu minta". Lalu ditimpahkanlah kepada mereka nista dan kehinaan, serta mereka mendapat kemurkaan dari Allah. Hal itu (terjadi) karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para Nabi yang memang tidak dibenarkan. Demikian itu (terjadi) karena mereka selalu berbuat durhaka dan melampaui batas.
Di sisi lain, Rasulullah SAW bersabda:
"Barang siapa memakan bawang putih atau bawang merah maka hendaklah ia menjauhi masjid kami." (HR. Bukhari dan Muslim)
Larangan tersebut bukan karena bawang putih haram, melainkan karena baunya dapat mengganggu jamaah dan malaikat.
6. Delima
Delima termasuk buah yang disebut berulang kali dalam Al-Qur'an. Salah satunya disebutkan dalam Al-Qur'an surat Ar-Rahman ayat 68,
فِيهِمَا فَٰكِهَةٌ وَنَخْلٌ وَرُمَّانٌ
Artinya: Di dalam keduanya (ada macam-macam) buah-buahan dan kurma serta delima.
7. Madu
Madu merupakan salah satu bahan alami yang mendapatkan perhatian khusus dalam Al-Qur'an.
Surat An-Nahl ayat 69 menjelaskan firman Allah SWT tentang madu,
ثُمَّ كُلِى مِن كُلِّ ٱلثَّمَرَٰتِ فَٱسْلُكِى سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلًا ۚ يَخْرُجُ مِنۢ بُطُونِهَا شَرَابٌ مُّخْتَلِفٌ أَلْوَٰنُهُۥ فِيهِ شِفَآءٌ لِّلنَّاسِ ۗ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَةً لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
Artinya: Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.
Rasulullah SAW juga pernah menganjurkan madu sebagai pengobatan bagi seseorang yang mengalami gangguan pencernaan.
Dalam buku Revolusi Hidup Sehat ala Rasulullah oleh Mohammad Takdir Ilahi, Rasulullah mengonsumsi segelas air putih dicampur dengan madu ketika sarapan.
Dalam hadits yang diriwayatkan Bukhari, Rasulullah SAW bersabda,
''Madu adalah penyembuh bagi semua jenis sakit dan Al-Qur'an adalah penyembuh bagi semua kekusutan pikiran (sakit pikiran). Maka aku sarankan bagimu kedua penyembuh tersebut, Al-Qur'an dan madu.''
(dvs/lus)

Komentar Terbanyak
MUI Tegaskan Orientasi Seksual Sesama Jenis Bukan Kodrat, Tapi Penyimpangan
Iran Berencana Bentuk NATO Versi Islam, Ajak Saudi dan Turki
MUI Godok Naskah Akademik RUU Pidana LGBT