Ingin Jadi Hafiz Qur'an, Mazraoui Akan Pensiun Usai Bela Maroko di Piala Dunia

Ingin Jadi Hafiz Qur'an, Mazraoui Akan Pensiun Usai Bela Maroko di Piala Dunia

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Rabu, 01 Jul 2026 12:30 WIB
Soccer Football - FIFA World Cup 2026 - Round of 32 - Netherlands v Morocco - Estadio Monterrey, Monterrey, Mexico - June 29, 2026 Moroccos Noussair Mazraoui celebrates after the match as Morocco qualify for the round of 16 stage of the World Cup REUTERS/Raquel Cunha
Noussair Mazraoui (Foto: REUTERS/Raquel Cunha)
Jakarta -

Pemain Manchester United (MU), Noussair Mazraoui ingin pensiun usai Piala Dunia. Alasannya cukup mengejutkan, yaitu dorongan spiritual yang kuat.

"Saya mungkin memutuskan untuk pensiun dari sepak bola setelah Piala Dunia; hidup ini singkat. Saya ingin menghafal Al-Qur'an dan suatu hari nanti menjadi imam di sebuah masjid," katanya dilansir dari situs Iqna dalam wawancaranya dengan surat kabar Spanyol AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pernyataan tersebut disampaikan usai dirinya berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026 bersama tim nasional Maroko, yang kini diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Ini bukan kali pertama Mazraoui berbicara tentang Al-Qur'an. Dia sempat menyatakan hal serupa di media sosial soal keinginannya menghafal Al-Qur'an selama berada di klub Bayern Munich. Dia menjelaskan keputusan tersebut dibuat karena merasa kurang dalam salatnya dan hanya menghafal sejumlah kecil surah pendek.

ADVERTISEMENT

Kala itu, Mazraoui mengatakan ia telah meminta bantuan dari seorang guru bernama Ayoub untuk membantunya menghafal Al-Qur'an, membaca, memahami maknanya serta menjadikannya sebagai rutinitas sehari-hari.

"InsyaAllah, tujuan saya adalah menghafal Al-Qur'an, memahaminya dan menjadikannya bagian dari hidup saya. Saya juga ingin berbagi pengalaman ini dengan orang-orang terkasih. Pada akhirnya, saya berharap bisa menjadi seorang imam," katanya dalam pernyataan sebelumnya.

Kata-kata tersebut mengungkap sisi atlet muslim modern yang sering tersembunyi di balik berita utama. Bagi Mazraoui, kesuksesan olahraga bukan tujuan akhir, melainkan iman, pengetahuan dan pengabdian kepada sesama jadi sebuah aspirasi.




(aeb/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads