Bukan Muslim, 5 Karakter Cristiano Ronaldo Ini Justru Sesuai Syariat Islam

Bukan Muslim, 5 Karakter Cristiano Ronaldo Ini Justru Sesuai Syariat Islam

Indah Fitrah Yani - detikHikmah
Minggu, 05 Jul 2026 15:00 WIB
Soccer Football - FIFA World Cup 2026 - Group K - Portugal v Uzbekistan - Houston Stadium, Houston, Texas, U.S. - June 23, 2026 Portugals Cristiano Ronaldo reacts during the match REUTERS/Pedro Nunes
Christiano Ronaldo. Foto: REUTERS/Pedro Nunes
Jakarta -

Nama Cristiano Ronaldo dikenal sebagai salah satu pesepak bola terbaik di dunia. Di balik prestasinya di lapangan, Ronaldo juga memiliki sejumlah karakter yang menarik perhatian.

Meski bukan seorang Muslim, ada beberapa karakter Cristiano Ronaldo yang mengingatkan pada nilai-nilai yang diajarkan Islam. Mulai dari berbakti kepada ibu, peduli terhadap sesama, menjaga disiplin, hingga memilih menjauhi alkohol.

Berikut beberapa karakter Cristiano Ronaldo yang mengingatkan pada nilai-nilai Islam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Tidak Memiliki Tato

Tato merupakan hal yang cukup lumrah dijumpai di kalangan pesepak bola dunia. Namun, Cristiano Ronaldo memilih untuk tidak memiliki tato di tubuhnya.

Dalam Islam, membuat tato termasuk perbuatan yang dilarang. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadits Rasulullah SAW:

ADVERTISEMENT

"Allah SWT melaknat perempuan yang menyambung rambut dan yang meminta rambutnya disambung; melaknat orang yang bertato dan yang meminta badannya ditato; serta melaknat perempuan yang mencabut bulu dari wajahnya dan yang meminta dicabutkan." (HR Ahmad, Bukhari, dan Muslim)

Dari berbagai sumber diketahui bahwa Ronaldo sengaja menghindari tato agar tetap dapat secara konsisten menjadi pendonor darah dan donor sumsum tulang. Keputusan tersebut membuatnya bisa terus membantu orang yang membutuhkan melalui kegiatan donor.

2. Berbakti kepada Ibu

Cristiano Ronaldo memiliki hubungan yang sangat dekat dengan sang ibu, Dolores Aveiro. Sejak kecil, ibunya bekerja keras sebagai juru masak dan petugas kebersihan demi menghidupi keluarga.

Ronaldo berkali-kali menyampaikan bahwa ibunya merupakan sosok yang paling berpengaruh dalam hidupnya. Dukungan dan pengorbanan sang ibu menjadi salah satu alasan yang mendorongnya untuk terus bekerja keras hingga mencapai puncak karier.

Islam juga menempatkan ibu pada posisi yang sangat mulia. Rasulullah SAW bahkan menyebut ibu sebanyak tiga kali ketika ditanya siapa yang paling berhak mendapat bakti.

"Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?" Nabi SAW menjawab, "Ibumu." Orang itu bertanya lagi, "Kemudian siapa?" Beliau menjawab, "Ibumu." Ia bertanya lagi, "Kemudian siapa?" Beliau menjawab, "Ibumu." Orang itu bertanya lagi, "Kemudian siapa?" Nabi menjawab, "Kemudian ayahmu." (HR Bukhari dan Muslim)

3. Peduli terhadap Sesama

Ronaldo juga dikenal memiliki kepedulian terhadap sesama. Salah satu contohnya terlihat saat ia menunjukkan empati kepada para korban tsunami Aceh dengan menjenguk korban bencana tersebut.

Sikap membantu dan peduli kepada orang lain merupakan akhlak yang sangat dianjurkan dalam Islam. Rasulullah SAW bersabda:

"Seorang Muslim adalah saudara bagi Muslim lainnya, dia tidak menzaliminya dan tidak membiarkannya disakiti. Siapa pun yang membantu kebutuhan saudaranya maka Allah akan membantu kebutuhannya. Siapa pun yang menghilangkan satu kesusahan seorang Muslim, maka Allah menghilangkan satu kesusahan baginya dari kesusahan-kesusahan hari kiamat. Siapa pun yang menutupi (aib) seorang Muslim maka Allah akan menutupi (aibnya) pada hari kiamat." (HR. Muslim).

4. Memiliki Karakter Disiplin

Kedisiplinan dan etos kerja Cristiano Ronaldo menjadi salah satu faktor utama yang membuatnya mampu bertahan di level tertinggi hingga usia yang tidak lagi muda bagi seorang pesepak bola. Ia dikenal konsisten menjaga pola makan, rutin menjalani latihan fisik, serta memiliki mental yang kuat.

Karakter seperti ini selaras dengan ajaran Islam yang mendorong umatnya bekerja secara sungguh-sungguh dan profesional. Rasulullah SAW bersabda:

"Sesungguhnya Allah mencintai orang yang jika melakukan suatu pekerjaan, ia melakukannya dengan itqan (profesional dan sempurna)." (HR. Thabrani).

5. Tidak Minum Alkohol

Cristiano Ronaldo juga dikenal memilih untuk tidak mengonsumsi alkohol. Keputusan tersebut dipengaruhi oleh pengalaman pribadinya melihat dampak buruk alkohol terhadap ayahnya, sekaligus sebagai upaya menjaga kondisi fisik agar tetap prima sebagai atlet profesional.

Islam sendiri melarang umatnya mengonsumsi khamr atau minuman yang memabukkan. Rasulullah SAW bersabda:

"Tiga golongan orang yang diharamkan Allah untuk masuk surga; yaitu orang yang terus-menerus minum khamr, orang yang durhaka kepada ibu- bapaknya, dan orang yang membiarkan istrinya berbuat serong." (HR Ahmad).

Keputusan Ronaldo untuk menjauhi alkohol memang didasari alasan pribadi dan profesional. Meski demikian, pilihan tersebut sejalan dengan ajaran Islam yang mengharamkan minuman memabukkan karena membawa banyak mudarat bagi kehidupan seseorang.

Sikap-sikap baik dari Cristiano Ronaldo tersebut patut dijadikan inspirasi. Sebab, Islam mengajarkan umatnya untuk mengambil hikmah dan meneladani setiap akhlak yang baik selama tidak bertentangan dengan syariat.




(inf/lus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads