Menhaj: Puja-puji Sudah Selesai, Fokus Evaluasi dan Siapkan Haji 2027

Menhaj: Puja-puji Sudah Selesai, Fokus Evaluasi dan Siapkan Haji 2027

Devi Setya - detikHikmah
Minggu, 05 Jul 2026 19:00 WIB
Menteri Haji Mochammad Irfan Yusuf
Foto: Dok. Kemenhaj
Jakarta -

Menteri Haji dan Umrah RI (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan ibadah haji 2026 sebagai langkah awal menyiapkan pelayanan haji 2027 yang lebih profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kebutuhan jemaah.

Hal itu disampaikan saat memberikan arahan pada Malam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 H/2026 M di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Sabtu (4/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Menhaj, Rakernas bukan sekadar agenda seremonial, tetapi forum untuk menyampaikan kritik, mengidentifikasi berbagai persoalan, serta merumuskan solusi demi penyelenggaraan haji yang lebih baik.

"Puja-puji sudah selesai. Apresiasi sudah selesai. Tepuk tangan sudah selesai. Saatnya kita mulai menyiapkan pelayanan haji tahun 2027. Dimulai malam ini kita mengevaluasi apa yang telah kita lakukan kemarin," tegas Menhaj.

ADVERTISEMENT

Soroti Dugaan Pelanggaran oleh Oknum Petugas

Dilansir dari laman resmi Kemenhaj, Minggu (5/7/2026) Menhaj menyinggung sejumlah temuan yang perlu mendapat perhatian serius, seperti dugaan percepatan keberangkatan jemaah yang tidak sesuai prosedur serta indikasi penyalahgunaan fasilitas akomodasi di Arab Saudi oleh sebagian petugas haji.

Ia meminta jajaran terkait segera melakukan verifikasi, evaluasi, dan mengambil langkah sesuai ketentuan yang berlaku.

"Evaluasi harus dilakukan secara jujur. Jangan ada persoalan yang ditutup-tutupi karena setiap kekurangan adalah bahan pembelajaran untuk menghadirkan pelayanan yang semakin baik," pesannya.

Dalam kesempatan ini, Menhaj juga mengapresiasi perkembangan Kementerian Haji dan Umrah yang dinilainya mampu membangun organisasi secara cepat sejak awal pembentukannya.

"24 Oktober 2024 saya dan Wakil Menteri Haji dan Umrah, Pak Dahnil, dilantik sebagai Kepala dan Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji. Saat itu kami belum memiliki kantor, staf, maupun sarana pendukung. Alhamdulillah, perlahan semuanya dapat dibangun. Hari ini lebih dari 3.000 orang menjadi bagian dari Kementerian Haji dan Umrah. Kita yang awalnya tidak saling mengenal, kini menjadi tim yang sangat solid. Terima kasih," ujarnya.

Menutup arahannya, Menhaj menekankan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam penyelenggaraan ibadah haji. Menurutnya, pelayanan yang berkualitas hanya dapat diwujudkan apabila seluruh penyelenggara menjaga amanah dan mengutamakan kepentingan jemaah.

"Mudah-mudahan dengan semangat Bapak-Ibu sekalian, dengan niat yang ikhlas dan tulus, Insyaallah kita mampu menghadirkan pelayanan haji yang semakin profesional, semakin berintegritas, dan semakin memuliakan jemaah Indonesia," tutup Menhaj.




(dvs/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads