Kolaborasi BAZNAS RI dan Awardee BCB Libya Gelar Pesantren 1000 Cahaya Ramadan

Ramadan di Negeri Rantau

Kolaborasi BAZNAS RI dan Awardee BCB Libya Gelar Pesantren 1000 Cahaya Ramadan

Ahmad Sholahuddin Al Adibi - detikHikmah
Sabtu, 14 Mar 2026 04:00 WIB
Syiar di Tanah Libya, Kolaborasi BAZNAS RI dan Awardee BCB Libya Sukses Gelar Pesantren 1000 Cahaya Ramadan
Foto: Dok. Pribadi
ZLITEN, LIBYA -

Mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) di Libya menggelar kegiatan spiritual bertajuk "Pesantren 1000 Cahaya BAZNAS" pada Senin (9/3/2026). Kegiatan ini berlangsung di Makhzan Qism Dakhil Jami'ah Al-Asmariya, Zliten, dan menjadi ajang mempererat kebersamaan mahasiswa internasional yang sedang menempuh studi di Libya selama bulan suci Ramadan.

Acara tersebut diikuti puluhan mahasiswa dari berbagai negara. Selain peserta dari Indonesia, kegiatan ini juga dihadiri mahasiswa asal Thailand, Filipina, Kamboja, Suriah, hingga beberapa negara Afrika seperti Nigeria dan Chad. Kehadiran peserta dari berbagai latar belakang negara menjadikan kegiatan ini sebagai ruang silaturahmi lintas budaya yang hangat di perantauan.

Penanggung jawab kegiatan, Wahidal Akbar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari syiar Ramadan sekaligus upaya memperkuat ukhuwah di antara para mahasiswa. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu menyukseskan acara ini, terutama BAZNAS RI sebagai donatur utama, Ittihad Am, KKMI Zliten, serta seluruh panitia yang telah bekerja keras. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahun," ujar Wahidal.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan agenda utama berupa khataman Al-Qur'an 30 juz. Dalam sesi ini, setiap peserta membaca satu juz secara serentak hingga seluruh Al-Qur'an berhasil dikhatamkan bersama.

ADVERTISEMENT

Menjelang waktu berbuka puasa, suasana semakin khidmat dengan adanya tausiyah singkat yang disampaikan oleh Ustadz Dian Herdiyana. Dalam ceramahnya, ia memberikan motivasi kepada para mahasiswa agar tetap menjaga keikhlasan dan semangat dalam menuntut ilmu di negeri orang.

"Keikhlasan dan semangat dalam menuntut ilmu adalah kunci kesuksesan. Setiap langkah yang kita lakukan di sini, baik menuju kelas maupun ke masjid, insyaallah bernilai ibadah di sisi Allah SWT, terlebih di bulan suci Ramadan," pesannya.

Berbagai hidangan berbuka puasa juga disajikan dalam acara tersebut. Buka puasa diawali dengan takjil sesuai sunnah berupa kurma dan susu, yang dilengkapi dengan makanan ringan khas Indonesia seperti bakwan dan martabak manis.

Setelah melaksanakan salat Maghrib berjamaah dan sesi foto bersama, acara dilanjutkan dengan santap malam bersama dengan menu utama nasi ayam. Para peserta tampak duduk berjajar menikmati hidangan dalam suasana kebersamaan yang hangat.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama serta pembagian santunan uang tunai kepada seluruh peserta yang hadir.

Melalui kegiatan ini, para Awardee BCB Libya berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan serupa sebagai sarana mempererat ukhuwah sekaligus menjaga semangat belajar di tengah kesibukan menempuh studi di negeri rantau.

Ahmad Sholahuddin Al Adibi
Awardee BCB Libya ( Fakultas Ushuluddin )


Artikel ini merupakan kolaborasi detikHikmah dengan PPI Dunia. Seluruh isi artikel menjadi tanggung jawab penulis. (Terima kasih - Redaksi)




(lus/lus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads