Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya

Langkah Emas Raih Kemenangan

Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya

Salsa Dila Fitria Oktavianti - detikHikmah
Selasa, 17 Mar 2026 08:45 WIB
Islamic concept: The holy Quran and Tasbih (rosary beads) on dark background
Zakat Fitrah. Foto: iStock
Jakarta -

Zakat fitrah merupakan kewajiban yang harus ditunaikan oleh setiap Muslim menjelang Hari Raya Idul Fitri setelah menjalankan ibadah puasa Ramadan. Ibadah ini memiliki tujuan untuk menyucikan diri dari kekhilafan selama berpuasa sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan agar dapat merasakan kebahagiaan di hari raya.

Kewajiban zakat fitrah telah dijelaskan dalam berbagai hadits Nabi Muhammad SAW.

عَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَرَضَ زَكَاةَ الْفِطْرِ مِنْ رَمَضَانَ عَلَى النَّاسِ صَاعًا مِنْ تَمْرٍ أَوْ صَاعًا مِنْ شَعِيرٍ عَلَى كُلِّ حُرِّ أَوْ عَبْدِ ذَكَرٍ أَوْ أُنثَى مِنَ المُسْلِمِينَ . (رواه البخاري ومسلم)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Rasulullah SAW, mewajibkan zakat fitrah pada bulan Ramadan, sebanyak satu sa' (3/4) liter dari makanan kurma atau syair (gandum) atas tiap-tiap orang merdeka atau hamba, laki-laki atau perempuan muslim." (H.R. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Umar r.a.)

Dalam pelaksanaannya, zakat fitrah tidak hanya ditunaikan untuk diri sendiri, tetapi juga dapat dibayarkan oleh kepala keluarga untuk anggota keluarga yang menjadi tanggungannya. Oleh karena itu, orang tua atau wali memiliki tanggung jawab untuk membayarkan zakat fitrah bagi anak-anaknya, termasuk anak perempuan.

ADVERTISEMENT

Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ بِنْتِي (....) فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu an ukhrija zakātal-fiṭri 'an bintī (sebutkan nama) farḍan lillāhi ta'ālā

Artinya: Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta'ala.

Bacaan Niat Zakat Fitrah Lainnya Untuk Diri Sendiri, Keluarga, dan Orang yang Diwakilkan

Dikutip dari buku Menggapai Surga dengan Doa karya Achmad Munib, terdapat beberapa bacaan niat zakat fitrah yang dapat dibaca ketika menunaikan zakat fitrah. Bacaan niat ini disesuaikan dengan pihak yang menunaikan zakat, baik untuk diri sendiri maupun untuk anggota keluarga yang menjadi tanggungan.

1. Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ نَفْسِي فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu an ukhrija zakātal-fiṭri 'an nafsī farḍan lillāhi ta'ālā

Artinya: Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta'ala.

2. Niat Zakat Fitrah untuk Istri

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ زَوْجَتِي فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu an ukhrija zakātal-fiṭri 'an زوجatī farḍan lillāhi ta'ālā

Artinya: Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta'ala.

3. Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-laki

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ وَلَدِي (....) فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu an ukhrija zakātal-fiṭri 'an waladī (sebutkan nama) farḍan lillāhi ta'ālā

Artinya: Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta'ala.

4. Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنِّي وَعَنْ جَمِيعِ مَنْ يَلْزَمُنِي نَفَقَتُهُمْ شَرْعًا فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu an ukhrija zakātal-fiṭri 'annī wa 'an jamī'i man yalzamunī nafaqatuhum syar'an farḍan lillāhi ta'ālā

Artinya: Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku secara syariat, fardu karena Allah Ta'ala.

5. Niat Zakat Fitrah untuk Orang yang Diwakilkan

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ (.....) فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu an ukhrija zakātal-fiṭri 'an (sebutkan nama) farḍan lillāhi ta'ālā

Artinya: Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta'ala.

Hikmah Zakat Fitrah

Dalam buku Renjana Ramadan Kita dijelaskan bahwa menunaikan zakat fitrah menjadi salah satu amalan yang berkaitan dengan kesempurnaan ibadah puasa.

Zakat fitrah dilakukan sebagai bentuk penyucian diri setelah menjalankan puasa Ramadan, sekaligus sebagai upaya memohon agar ibadah yang dilakukan dapat diterima oleh Allah SWT. Selain itu, amalan ini juga diyakini membawa berbagai kebaikan, seperti dijauhkan dari bencana, dimudahkan saat menghadapi sakaratul maut, serta dilindungi dari siksa kubur.

Di sisi lain, zakat fitrah juga memiliki makna sosial yang penting jika dilihat dari sudut pandang penerima. Melalui zakat fitrah, orang yang memiliki kemampuan ekonomi dapat merasakan kebahagiaan dengan berbagi di jalan Allah serta lebih memahami kondisi masyarakat yang kurang mampu.

Sementara bagi orang fakir, zakat fitrah membantu menjaga kehormatan mereka karena bantuan tersebut diberikan tanpa harus memintanya secara langsung. Dengan demikian, pelaksanaan zakat fitrah dapat memperkuat rasa persaudaraan, menumbuhkan kepedulian sosial, serta membangun hubungan yang lebih erat di tengah kehidupan masyarakat.




(lus/lus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads