3 Keutamaan Nisfu Syaban Lengkap dengan Amalan Utamanya

3 Keutamaan Nisfu Syaban Lengkap dengan Amalan Utamanya

Nur Umar Akashi - detikJogja
Senin, 02 Feb 2026 16:58 WIB
Ilustrasi malam Nisfu Syaban yang penuh kemuliaan.
Ilustrasi malam Nisfu Syaban. (Foto: Gemini AI)
Jogja -

Pertengahan bulan Syaban atau Nisfu Syaban, terkhusus malamnya, disebut-sebut memiliki keutamaan agung. Sebenarnya, apa keutamaan malam ini? Adakah amalan yang dikhususkan padanya?

Kementerian Agama melalui kalender yang dirilisnya menetapkan 1 Syaban 1447 H pada Selasa, 20 Januari 2026. Dengan acuan itu, maka tanggal 15 Syaban/Nisfu Syaban bertepatan dengan Selasa, 3 Februari 2026.

Malam Nisfu Syaban sendiri dimulai saat adzan maghrib pada Senin, 2 Februari 2026. Pasalnya, dalam sistem penanggalan Hijriah, hari berganti pada waktu Matahari terbenam di ufuk barat. Artinya, malam mulia ini akan berlangsung pada hari ini Senin, 2 Februari 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Polemik malam Nisfu Syaban adalah lagu lama yang masih eksis hingga kini. Sebelum momentumnya benar-benar datang, cari tahu keutamaan Nisfu Syaban dan amalan-amalannya berikut ini, yuk!

Poin Utamanya:

  • Nisfu Syaban 2026 jatuh pada Selasa, 3 Februari 2026. Malam Nisfu Syaban-nya bertepatan dengan Senin malam, 2 Februari 2026.
  • Keutamaan malam Nisfu Syaban adalah adanya ampunan Allah SWT. Selain itu, malam ini juga dikabarkan Imam Syafi'i termasuk waktu mustajab.
  • Tidak ada amalan yang dikhususkan untuk Nisfu Syaban. Umat Islam dapat beramal shalih secara bebas.

Keutamaan Nisfu Syaban

1. Malam Nisfu Syaban Berisi Ampunan Allah SWT

Tidak bisa dipungkiri, banyak hadits mengenai malam Nisfu Syaban yang derajatnya lemah (dhaif) atau bahkan palsu (maudhu'). Meski begitu, ada hadits yang oleh Syaikh al-Albani dianggap shahih karena datang dari banyak jalur periwayatan.

Diambil dari buku Kumpulan Artikel Sya'ban dan Ramadhan yang ditulis Ammi Nur Baits, ST BA, hadits yang dimaksud dibawakan oleh Abu Musa al-Asy'ari. Begini bunyi dan artinya:

إن الله ليطلع ليلة النصف من شعبان فيغفر لجميع خلقه إلا لمشرك أو مشاحن

Artinya: "Sesungguhnya Allah melihat pada malam pertengahan Syaban. Maka Dia mengampuni semua makhluk-Nya, kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan." (HR Ibnu Majah dan ath-Thabarani)

2. Malam Nisfu Syaban Mustajab untuk Berdoa

Berdasar penjelasan di buku Dakwah Kreatif: Muharram, Maulid Nabi, Rajab dan Sya'ban oleh Dra Udji Asiyah MSi, malam Nisfu Syaban adalah waktu mustajab untuk berdoa. Dasarnya adalah perkataan Abdullah bin Umar radhiyallahu anhu:

عَنِ ابْنِ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ قَالَ خَمْسُ لَيَالِيَ لَا يُرَدُّ فِيْهِنَّ الدُّعَاءُ لَيْلَةُ الْجُمْعَةِ وَأَوَّلُ لَيْلَةٍ مِنْ رَجَبٍ وَلَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ وَلَيْلَتَا الْعِيْدِ

Artinya: "Dari Ibnu Umar, ia berkata, 'Ada 5 malam yang doa tidak akan ditolak, yaitu doa malam Jumat, malam pertama bulan Rajab, malam Nisfu Syaban, dan malam dua hari raya." (HR Baihaqi no 3811 dan Abdurrazaq no 7928)

Imam Syafi'i memberi keterangan serupa dalam kitab al-Umm. Sang imam menjelaskan bahwa malam Nisfu Syaban termasuk 1 dari lima malam yang padanya doa mustajab. Wallahu a'lam bish-shawab.

3. Nisfu Syaban Bisa Dipakai Berpuasa

Sejatinya, tidak ada pengkhususan puasa Nisfu Syaban. Namun bila detikers cermati, tanggal 15 setiap bulan Hijriah adalah waktu terbaik mengerjakan puasa Ayyamul Bidh. Disadur dari buku Catatan Fikih Puasa Sunnah karya Hari Ahadi, Abu Dzar radhiyallahu anhu berkata:

أَيَّامٍ وَسَلَّمَ أَنْ نَصُومَ مِنَ الشَّهْرِ ثَلَاثَةَ أَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ البيضَ : ثَلَاثَ عَشْرَةَ، وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ، وَخَمْسَ عَشْرَةَ

Artinya: "Rasulullah memerintahkan kami untuk berpuasa tiga hari di setiap bulan, tanggal 13, 14, dan 15." (HR An-Nasa'i no 2422, Ahmad no 21335, dan Tirmidzi no 761)

Selain itu, Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam diketahui memperbanyak puasa sunnah pada bulan Syaban. Dengan demikian, tanggal 15 Syaban termasuk satu dari sekian banyak hari Syaban yang bisa dimanfaatkan untuk berpuasa.

Amalan Nisfu Syaban

Dilansir laman resmi Muhammadiyah Kota Semarang, tidak ada amalan khusus untuk malam Nisfu Syaban maupun siang harinya. Sebab, memang tak ada ayat Al-Quran maupun hadits shahih yang menunjukkannya.

"Tidak ada satu pun ayat Al-Qur'an yang memerintahkan pengkhususan amal pada malam tersebut. Memang, ada sejumlah riwayat tentang keutamaan malam Nisfu Sya'ban. Namun, para ahli hadis menilai mayoritas hadis Nisfu Syaban tersebut berkualitas dha'if (lemah). Bahkan, sebagian riwayat terindikasi palsu," dikutip pada Kamis (29/1/2026).

Meski begitu, umat Islam tetap boleh beramal secara bebas pada Nisfu Syaban, tanpa meyakini keutamaan khusus. Di antara amalannya adalah mengerjakan puasa sunnah, mendirikan sholat-sholat sunnah, dan membaca Al-Quran.

Demikian pembahasan ringkas mengenai 3 keutamaan Nisfu Syaban dan amalannya. Semoga bermanfaat!

FAQ tentang Nisfu Syaban

1. Malam Nisfu Syaban jatuh pada malam apa?

Malam Nisfu Syaban 2026 bertepatan dengan Senin malam, 2 Februari 2026.

2. Apa manfaat dari puasa Nisfu Syaban?

Tidak ada keutamaan khusus karena memang Nabi SAW tidak secara spesifik mengajarkan amalan ini. Namun, sang Khatamul Anbiya' diketahui begitu banyak berpuasa pada bulan Syaban.

3. Adakah amalan membaca Yasin malam Nisfu Syaban?

Amalan ini adalah hasil ijtihad ulama. Amalan membaca Yasin malam Nisfu Syaban diniatkan sebagai bentuk tawassul agar hajat dikabulkan Allah SWT. Wallahu a'lam bish-shawab.




(anm/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads