Masjid Jogokariyan di Mantrijeron, Kota Jogja bersiap menyambut Ramadan yang datang dua pekan lagi. Di bulan suci tersebut, pengelola Masjid Jogokariyan menyiapkan beragam kegiatan keagamaan hingga pasar sore.
Pengurus Masjid Jogokariyan, Gita Welly Ariadi mengatakan sejumlah persiapan seperti penataan kawasan hingga dekorasi masjid telah dilakukan. Persiapan tersebut dilakukan untuk menyambut jemaah dan masyarakat yang diperkirakan membludak selama Ramadan.
"Alhamdulillah, untuk persiapan saat ini dekorasi sudah mulai dikerjakan. Kami juga sudah menyiapkan berbagai kegiatan untuk mengiringi Ramadan tahun ini," kata Welly kepada detikJogja, Rabu (4/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suasana di sekitar Masjid Jogokariyan, Mantrijeron, Kota Jogja jelang Ramadan, Rabu (4/2/2026). Foto: Serly Putri Jumbadi/detikJogja |
Selama Ramadan, Welly menambahkan, Masjid Jogokariyan akan menggelar berbagai kegiatan, mulai dari pengajian, kajian tematik, talkshow, hingga acara untuk anak-anak. Rangkaian acara tersebut digelar dari sore hingga malam hari dan menyasar berbagai segmen jemaah.
"Dari sore sampai malam nanti ada banyak acara. Ada pengajian, talkshow, kemudian juga kegiatan untuk anak-anak seperti dongeng. Intinya kami berusaha melayani semua segmen jemaah," ujarnya.
"Tagline kami, pengurus masjid bukan penguasa masjid, tapi pelayan jemaah. Jadi kami berusaha memenuhi kebutuhan jemaah selama di masjid," jelasnya.
Selain kegiatan keagamaan, Masjid Jogokariyan juga kembali menggelar pasar sore Ramadan yang berlokasi di sepanjang Jalan Jogokariyan. Pasar sore ini akan berlangsung selama satu bulan penuh dengan ratusan pedagang yang berjualan.
"Untuk pasar sore, kemarin pendaftarannya sangat antusias. Bahkan jumlah pendaftar sampai tiga kali lipat dari kapasitas yang ada, sehingga harus dilakukan pengundian," kata Welly.
Welly menyebut pasar sore tersebut membentang sepanjang kurang lebih 700 meter di kanan dan kiri Jalan Jogokariyan, dengan jumlah pedagang sekitar 350 lapak dan berpotensi bertambah. Area di sekitar masjid tetap disterilkan untuk menjaga kelancaran aktivitas ibadah.
"Yang jualan itu dari ujung barat sampai timur Jalan Jogokariyan. Di dekat masjid tetap kami kosongkan supaya tetap steril," pungkasnya.
(alg/apu)


Komentar Terbanyak
Eks Ketua BEM UGM Temukan Alat Pelacak di Kendaraannya Usai Demo Gejayan
Misteri Alat Pelacak di Kendaraan Tiyo Eks Ketua BEM UGM Usai Demo Gejayan
Kronologi Lengkap Eks Ketua BEM UGM Tiyo Klaim Temukan 2 Alat Pelacak di Mobil