Sederet Fakta Penemuan Kerangka Manusia di Gamping Sleman

Round-Up

Sederet Fakta Penemuan Kerangka Manusia di Gamping Sleman

Tim detikJogja - detikJogja
Jumat, 06 Feb 2026 07:41 WIB
Lokasi penemuan kerangka manusia di perumahan daerah Gamping, Sleman, Rabu (4/2/2026).
Lokasi penemuan kerangka manusia di perumahan daerah Gamping, Sleman, Rabu (4/2/2026). Foto: Dok. Polresta Sleman.
Sleman -

Warga di perumahan Nogotirto, Gamping, Sleman digemparkan dengan penemuan kerangka manusia di salah satu rumah kosong di perum tersebut. Dari hasil penyelidikan terungkap identitas kerangka tersebut yang tidak lain mantan suami pemilik rumah. Berikut fakta-faktanya.

Awal Penemuan Kerangka

Kerangka manusia ditemukan itu ditemukan sendiri oleh sang pemilik rumah. Saat itu pemilik rumah berinisial SRS (60) dan anaknya berinisial FS (21) datang berniat untuk membersihkan rumah yang sudah dibiarkan kosong tersebut.

Saat menuju ke lantai dua pemilik rumah mendapati ada kerangka manusia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penemuan kerangka manusia di wilayah Gamping dilaporkan ke kami pada Selasa (3/2) pukul 15.30 WIB," kata Kasi Humas Polresta Sleman AKP Salamun kepada wartawan, Kamis (5/2/2026).

ADVERTISEMENT

Kecurigaan Pemilik Rumah

Sebelum menemukan adanya kerangka manusia, keduanya mendapati kondisi dalam rumah penuh debu karena lama tidak dihuni. Mereka juga menemukan satu unit sepeda motor dan helm yang juga dalam kondisi berdebu.

Curiga dengan keberadaan sepeda motor itu, mereka kemudian menghubungi ketua RT setempat dan warga sekitar untuk bersama-sama mengecek kondisi rumah.

"Saat dilakukan pengecekan di lantai atas rumah, para saksi menemukan kerangka manusia di depan pintu kamar tidur," ujar Salamun.

Temuan itu kemudian dilaporkan ke Polsek Gamping. Petugas kepolisian yang tiba di lokasi kemudian segera melakukan olah TKP. Adapun kerangka manusia itu dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY untuk dilakukan pemeriksaan dan identifikasi lebih lanjut.

"Saat ini identitas korban masih dalam proses identifikasi forensik oleh pihak RS Bhayangkara melalui pemeriksaan odontologi forensik dan DNA," jelas Salamun.

Tidak Ada Tanda Kekerasan

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tulang belulang yang diperiksa.

"Polresta Sleman masih terus melakukan pendalaman dan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi serta berkoordinasi dengan pihak rumah sakit guna memastikan identitas dan penyebab kematian korban," pungkasnya.

Identitas Terungkap

identitas kerangka yang ditemukan dalam rumah kosong di perumahan Nogotirto, Gamping, Sleman, terungkap. Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa kerangka tersebut adalah mantan suami dari pemilik rumah tersebut.

"Untuk korban atas nama inisial HS," kata Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (5/2/2026).

Salamun, mengungkapkan bahwa kepastian identitas ini didapatkan setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan mendalam oleh tim forensik RS Bhayangkara Polda DIY. Setelah dilakukan olah TKP dan evakuasi, tim medis melakukan pemeriksaan odontologi (gigi) dan data pendukung lainnya. Hasilnya diketahui bahwa korban merupakan mantan suami dari SRS.

"Korban merupakan mantan suami dari saksi SRS (60) dan ayah kandung dari saksi FS (21)," ujarnya.

Selidiki Penyebab Kematian

Soal penyebab kematian, Salamun mengatakan masih dalam penyelidikan. Akan tetapi, hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tulang belulang yang diperiksa.

"(Penyebab kematian) Masih didalami," ujarnya.




(apl/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads