Cerita Eviana Mahasiswi Jogja Sempat Overthinking Usai Kejar-Tabrak Jambret

Cerita Eviana Mahasiswi Jogja Sempat Overthinking Usai Kejar-Tabrak Jambret

Adji G Rinepta - detikJogja
Rabu, 11 Feb 2026 14:55 WIB
Eviana memamerkan piagam penghargaan atas aksinya menggagalkan aksi penjambretan di Mapolresta Jogja, Rabu (11/2/2026).
Eviana memamerkan piagam penghargaan atas aksinya menggagalkan aksi penjambretan di Mapolresta Jogja, Rabu (11/2/2026). Foto: Adji Ganda Rinepta/detikJogja.
Jogja -

Eviana Adiba Agustin, mahasiswi di Jogja yang nekat mengejar hingga memepet jambret yang menggasak ponselnya hingga terjatuh, menceritakan BeritaKlik-BeritaKlik kejadian itu. Mahasiswi asal Kendal Jawa Tengah ini mengaku tak merasa takut sama sekali saat mengejar jambret bersama temannya, Ayunda.

Kejadian ini terjadi di Jalan Menteri Supeno, Sorosutan, Umbulharjo Kota Jogja, Senin (9/2) sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, Eviana dan temannya tiba-tiba dipepet penjambret berinisial WY (38) alias Koko alias Siheng yang mengincar ponsel miliknya yang diletakkan di dasbor motor.

"Jadi saya sedang dibonceng teman saya dari depan ADA Swalayan saya dipepet terus dari sebelah kiri dan HP-nya langsung diambil dari dashboard sebelah kiri saya," ujar Eviana saat ditemui di Mapolresta Jogja, Rabu (11/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya sama rekan saya habis makan ya kita, terus kita mau ke belanja gitu, jalanan itu kondisinya ramai jadi kita jalannya pelan-pelan. Makanya mungkin bagi pelaku ada celah ya," sambungnya.

ADVERTISEMENT

Usai menggasak Handphone merk Tecno Al warna hitam milik korban, pelaku yang langsung kabur ke arah Jalan Pakel Baru Utara. Aksi kejar-kejaran pun terjadi, hingga tiba di dekat SD Muhammadiyah Pakel, ia memepetkan motornya ke motor pelaku sehingga pelaku terjatuh.

"Terus saya kejar waktu sampai di perempatan Jalan Pakel Baru itu, saya pepet terus motornya agak kesenggol gitu. (Nekat mengejar) Spontan aja sih karena ya barang berharga dicuri gitu kan ya," papar Eviana.

"Nggak (tidak punya niat menabrak), kalau disebut menabrak sebenarnya nggak ya karena itu kan waktu belok jadi saya pepet terus ada senggolan gitu, pelaku agak oleng terus jatuh. Iya jalan buntu, pelaku juga bingung-bingung kayak panik mau ke kanan gitu," lanjutnya.

Eviana mengaku saat kejar-kejaran itu ia tak merasakan takut sama sekali meski tak memiliki basic bela diri. Yang ada di benaknya saat itu hanya bagaimana barang berharga miliknya bisa kembali. Tak ayal, dalam ponselnya juga terdapat data-data penting untuk kuliahnya.

Upayanya pun tak sia-sia, meski pelaku sempat kabur meninggalkan motornya setelah terjatuh, Eviana sontak berteriak 'maling' hingga mendapat atensi warga sekitar. Si jambret pun dikejar warga hingga tertangkap.

"Iya waktu pelaku jatuh terus saya teriak-teriak gitu jadi warga langsung ikut mengamankan," ungkap Eviana.

"Nggak ada sih rasa takut-takut gitu. Nggak sih (terpikir akan dilukai pelaku, alhamdulillah nggak. Ya soalnya ya itu barang berharga ya karena file-file saya di sana juga buat kuliah juga gitu, jadi langsung spontan aja sih. Iya (ponsel) satu-satunya," imbuhnya.

Kejadian yang dialami Eviana ini mirip-mirip dengan kasus Hogi Minaya yang ramai beberapa waktu lalu. Eviana pun mengaku sempat khawatir akan bernasib sama dengan Hogi usai kejadian ini. Namun karena support keluarga membuatnya tenang.

"Ya mungkin karena berita ini udah nyebar ke mana-mana ya mungkin yang bikin khawatir tuh ketika komen-komenan itu yang bikin agak overthinking mungkin ya itu. Ya keluarga menenangkan lah kayak nggak usah dengerin opini-opini orang dari luar gitu," ujarnya.

Kini, Eviana tak perlu khawatir lagi akan bernasib sama dengan Hogi Manaya. Pasalnya Polresta Jogja malah memberikan piagam penghargaan kepada Eviana atas aksi beraninya itu.

Penghargaan ini diberikan langsung oleh Kapolresta Jogja Kombes Eva Guna Pandia di Mapolresta Jogja, siang ini. Selain Eviana, Polresta Jogja juga memberi penghargaan ke rekan Eviana, Ayunda. Lalu dua warga Pakel Baru yang turut menangkap pelaku, Fandy Yulianto dan Handoko.

"Oh iya tentunya bangga ya, nggak nyangka juga bisa dapat apresiasi gitu," ungkap Eviana.

"Setelah kejadian ini ya yang pertama kita harus jaga barang kita ya jangan lalai gitu, terus untuk citra polisi kita nggak usah takut gitu kalau untuk membela diri dari penjahat ataupun copet gitu karena ya kita harus jadi polisi buat diri kita sendiri sih," pungkasnya.




(apl/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads