Longsor-Banjir di Ngawen Gunungkidul, Puluhan Warga Mengungsi

Longsor-Banjir di Ngawen Gunungkidul, Puluhan Warga Mengungsi

Pradito Rido Pertana - detikJogja
Rabu, 18 Feb 2026 06:30 WIB
Penampakan rumah warga yang dipenuhi material longsoran di Ngawen, Gunungkidul, Selasa (17/2/2026).
Penampakan rumah warga yang dipenuhi material longsoran di Ngawen, Gunungkidul, Selasa (17/2/2026). Foto: dok.BPBD Gunungkidul
Gunungkidul -

Hujan deras yang mengguyur Kapanewon Ngawen, Gunungkidul, sejak kemarin siang menyebabkan longsor dan banjir material dari bukit. Akibatnya, puluhan warga mengungsi sementara karena rumahnya penuh dengan material longsor batu dan tanah.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gunungkidul, Edy Winarta menyebut Kalurahan Jurangjero dan Tancep di Ngawen yang terdampak paling parah.

"Pasalnya, akibat dari banjir dan longsor ini ada sejumlah warga mengungsi karena rumahnya penuh material longsoran," kata Edy kepada wartawan, Rabu (18/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Terkait jumlah pengungsi, Edy mengatakan jumlahnya mencapai puluhan kepala keluarga (KK). Pengungsi terbanyak disebut berasal dari Jurangjero.

"Untuk pengungsi di Jurangjero sekitar 25 KK dan sudah menempati Balai Pedukuhan Wonosari. Lalu untuk di Tancep ada sekitar 10 KK mengungsi dan untuk sementara menempati Balai Kalurahan," ujarnya.

Edy menyebut tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Menurutnya, paling banyak kerugian materi.

"Korban jiwa nihil, hanya kerugian materi karena banyak rumah warga yang terkena material longsoran," ucapnya.

Sementara itu, Panewu Ngawen Agus Sumaryono mengatakan, bahwa awalnya terjadi hujan pada Selasa (17/2) siang. Selanjutnya, sekitar pukul 16.00 WIB bukit di dekat permukiman warga longsor.

"Karena hujan deras, material longsoran berupa tanah, batu dan pohon tumbang terbawa aliran air dan mengarah ke permukiman warga," kata Agus.

Menyoal jumlah rumah yang rusak, Agus mengungkapkan ada belasan unit. Namun, jumlah itu masih bersifat sementara karena pihaknya masih melakukan pendataan.

"Dari pendataan sementara ada lima rumah rusak berat dan 13 rumah rusak ringan," ujarnya.




(ams/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads