Surat Bocah Tinggalkan Adik Bayi di Gerobak Usai Ibu Meninggal: Tolong Dirawat

Jabodetabek

Surat Bocah Tinggalkan Adik Bayi di Gerobak Usai Ibu Meninggal: Tolong Dirawat

Kurniawan Fadilah - detikJogja
Kamis, 05 Mar 2026 12:13 WIB
Sesosok bayi perempuan ditemukan di kawasan Pasar Minggu, Jaksel. Bayi tersebut ditemukan masih dalam kondisi hidup di dalam tas belanja di gerobak. (dok Istimewa)
Foto: Sesosok bayi perempuan ditemukan di kawasan Pasar Minggu, Jaksel. Bayi tersebut ditemukan masih dalam kondisi hidup di dalam tas belanja di gerobak. (dok Istimewa)
Jogja -

Bayi perempuan ditemukan di gerobak nasi uduk depan rumah warga di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Ditemukan surat agar bayi itu dirawat.

Dilansir detikNews, Kapolsek Pasar Minggu Kompol Anggiat Sinambela menyebut bayi ditemukan pada Selasa (3/3) sekitar pukul 17.30 WIB. Warga mendapati ada bayi di gerobak setelah suara tangisannya terdengar.

Bayi itu diletakkan di tas belanja warna hitam dengan memakai pakaian dan diselimuti selimut bayi. Di dalam tas belanja tersebut turut ditemukan susu bubuk bayi, tisu basah, dan sarung tangan bayi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian Dinda juga menemukan secarik kertas dengan tulisan tangan di atasnya. Dalam surat itu terdapat identitas bayi dan kakak yang meninggalkannya.

ADVERTISEMENT

"Bayi perempuan tersebut diperkirakan berusia 2 hari berdasarkan tulisan kertas yang dituliskan oleh seorang bernama Zidan, yang diduga orang yang dengan sengaja menelantarkan bayi di TKP," kata Anggiat, Rabu (4/3/2026).

Surat itu ditulis seseorang bernama Zidan (12), kakak dari bayi tersebut. Dalam surat itu diterangkan bayi itu ditinggalkan karena ibunya meninggal.

Assalamualaikum, Bapak/Ibu yang menemukan adik saya, saya Zidan ingin minta tolong untuk merawat adik saya. Karena ibu saya meninggal saat melahirkan. Tolong anggap seperti anak sendiri karena saya tidak akan menemukan atau mengunjunginya dia lagi. Saya tidak mau masa depan dia seperti saya. Terima kasih

Zidan 12 tahun
Adik saya lahir 2 Maret 2026, namanya Ameera Ramadhani




(afn/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads