Pebalap Indonesia, Veda Ega Pratama, tampil memukau saat debut di Sirkuit Buriram akhir pekan lalu. Tampil ciamik dengan menempati posisi kelima di Moto3, pembalap asal Gunungkidul itu kini dipantau tim MotoGP.
Dilansir detikSport, Kamis (5/3/2026) Veda menjalani musim terbaik pada ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup tahun lalu. Pembalap 17 tahun itu mampu finis kedua di klasemen akhir dengan raihan 181 poin.
Honda Team Asia pun langsung menjadi tim yang menaungi Veda di Moto3 2026. Keputusan merekrut Veda pun berbuah manis. Tampil dengan percaya diri penuh, Veda berhasil finis kelima pada balapan pertamanya di Moto3 Thailand 2026.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Veda sudah tampil apik sejak sesi latihan. Bocah berjuluk 'Si Walang Salipan' hanya sekali berada di luar posisi sepuluh besar saat sesi free practice dua dengan menempati peringkat ke-13.
Performa yang meyakinkan di Buriram, Veda kabarnya mulai dipantau oleh Honda Racing Team (HRC). Bahkan media Italia, Corsedimoto, membahas secara khusus performa Veda.
"Tanpa pengalaman sebagai pembalap wild card atau pengganti di tahun-tahun sebelumnya, Veda belum pernah tampil di panggung internasional Grand Prix, tidak seperti beberapa rekan sesama rookie. Ia memang sudah sering melihat atmosfer Kejuaraan Dunia dari dekat, tetapi hanya dari luar, yakni sebagai bagian dari ajang paralel Red Bull MotoGP Rookies Cup," tulis Corsedimoto dalam ulasannya pada 2 Maret 2026.
"Dalam balapan, Veda menjadi lawan yang tangguh bagi pembalap Argentina (Valentin Perrone) dan dua pembalap Spanyol. Ia sempat bermimpi meraih posisi ketiga saat berhasil merangsek ke zona podium, meski akhirnya harus mengakui keunggulan Perrone dan Carpe di lap-lap akhir. Veda menyentuh garis finis di posisi kelima."
"Ini adalah awal yang tak terlupakan. Siapa tahu, mungkin Indonesia akhirnya telah menemukan bintang kecilnya sendiri di ajang balap Grand Prix," tambah ulasan tersebut.
Sebelum musim dimulai, potensi Veda sudah dipuji tim Gresini Racing. Direktur Komersial dan Pemasaran Gresini Racing, Carlo Merlini, mengungkapkan hal itu dan diamini oleh Alex Marquez.
"Saya sedang mengamati para rider, ada rider Indonesia yang sangat kuat. Dia membalap di Red Bull Rookies Cup, dia Veda Pratama. Ya, olahraga kita memang membutuhkan rider Asia," ungkap Carlo saat berada di Indonesia beberapa waktu lalu.
Veda pun mengaku hasil Moto3 Thailand akan sangat bermanfaat menatap seri berikutnya. Pada 20-22 Maret 2026, balapan akan bergeser ke MotoGP Brasil. Pengalaman bagus di Thailand membuat Veda menjadi lebih percaya diri.
"Alhamdulillah, terima kasih banyak yang sudah mendukung saya di balapan Thailand ini. Tentunya, ini hasil yang sangat bagus buat saya karena dalam balapan perdana saya di Moto3 World Championship bisa finis top 5. Ini race yang berarti buat saya karena mendapatkan banyak pelajaran. Saya belajar bagaimana mengatur jalannya balapan, dan tadi saya sedikit kesulitan (struggle) dalam mengelola (manage) ban. Tapi, saya selalu mencoba yang terbaik dan akhirnya bisa finis kelima," kata Veda kepada SPOTV.
"Untuk balapan selanjutnya di GP Brasil, tentunya saya akan menggunakan pengalaman minggu ini. Saya akan mengingatnya kembali. Apalagi GP Brasil adalah sirkuit baru bagi semua pembalap, jadi menurut saya siapa yang cepat beradaptasi akan meraih hasil bagus," pungkas Veda.
(apl/ahr)

Komentar Terbanyak
Awal Mula Ide Mbah Suhan Bikin 'Sawah Rongsok' di Gunungkidul
Apakah Gigitan Orong-orong Berbahaya? Cari Tahu Bekas dan Cara Mengobatinya
14 Orang Jadi Tersangka Baru Kasus Penyiksaan Anak Daycare Little Aresha Jogja