Ikuti Google Maps, Pemudik Bingung Lewati Persawahan Arah Tol Purwomartani

Ikuti Google Maps, Pemudik Bingung Lewati Persawahan Arah Tol Purwomartani

Jauh Hari Wawan S - detikJogja
Selasa, 24 Mar 2026 17:44 WIB
Sejumlah kendaraan pemudik melintas di jalan perkampungan dan area persawahan di Kalurahan Tirtomartani, Kalasan, Sleman, Selasa (24/3/2026), mereka mengikuti rute dari Google Maps menuju Gerbang Tol Purwomartani.
Sejumlah kendaraan pemudik melintas di jalan perkampungan dan area persawahan di Kalurahan Tirtomartani, Kalasan, Sleman, Selasa (24/3/2026), mereka mengikuti rute dari Google Maps menuju Gerbang Tol Purwomartani. (Foto: Jauh Hari Wawan S/detikJogja)
Sleman -

Sejumlah pemudik menuju Gerbang Tol (GT) Purwomartani melintasi jalan perkampungan dan area persawahan di Kalurahan Tirtomartani, Kalasan. Mereka mengikuti rute yang ditampilkan Google Maps.

Pantauan detikJogja, kendaraan menuju GT Purwomartani yang melalui area persawahan didominasi mobil pribadi luar daerah. Tampak pengemudi ada yang kebingungan menuju arah gerbang tol.

Kendaraan tersebut mulai tampak melewati area persawahan sejak pukul 15.00 WIB. Jalan yang dilewati hanya berupa jalan tanah yang hanya muat satu kendaraan saja. Sementara untuk jalan arteri yakni Jalan Jogja-Solo arus lalu lintas cukup padat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iya ikut Google Maps. Diarahin ke (jalan) sawah," kata Satrio, salah seorang pemudik menuju Jakarta kepada wartawan, Selasa (24/3/2026).

Satrio mengaku hanya mengikuti arahan navigasi hingga mendekati gerbang tol. Ia juga menyebut tidak menemukan petugas maupun rambu penunjuk arah selama melintas di jalur tersebut.

"Iya, nggak ada petunjuk dan nggak ada petugas," ucapnya.

Pemudik lainnya, Damar, mengaku sempat ragu saat diarahkan masuk ke jalan persawahan. Namun, ia tetap melanjutkan perjalanan karena sulit untuk berputar arah.

"Iya diarahin Google Maps. Tujuannya memang tol. Sempat ragu, tapi mau putar balik sudah nggak bisa lagi," ujarnya.

Damar menyebut dirinya berasal dari Jakarta dan hendak kembali ke ibu kota setelah dari Yogyakarta.

Sementara itu, pemudik lain, Haryono, mengatakan dirinya memilih mengikuti navigasi digital karena kondisi Jalan Jogja-Solo yang padat.

"Soalnya tadi dari Tajem buka Google Maps, karena Jalan Solo yang Adisucipto sudah merah semua," katanya.

Ia menjelaskan rute yang dilalui merupakan jalan tanah di area persawahan dengan kondisi yang belum rata. Haryono juga menyebut akses masuk menuju jalur tersebut melalui kawasan Sambisari.

"Jalannya seadanya, masih jalan tanah, belum rata semua. Masuknya lewat Sambisari, samping candi itu," ujarnya.

Selama melintas, ia mengaku tidak menemukan petugas di lokasi. Warga sekitar disebut turut membantu mengarahkan para pemudik.

"Nggak ada petugas, cuma warga," kata pria yang hendak kembali ke Surabaya itu.




(aku/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads