Daycare di Umbulharjo Jogja Digerebek Polisi Diduga Terkait Penganiayaan Anak

Daycare di Umbulharjo Jogja Digerebek Polisi Diduga Terkait Penganiayaan Anak

Serly Putri Jumbadi - detikJogja
Sabtu, 25 Apr 2026 07:58 WIB
Garis polisi (police line) dilarang melintas
Ilustrasi. (Foto: Ari Saputra)
Jogja -

Kabar tempat penitipan anak (daycare) di Umbulharjo, Kota Jogja, digerebek polisi ramai di media sosial. Peristiwa ini mencuat setelah adanya dugaan penganiayaan terhadap anak-anak yang dititipkan di tempat tersebut.

Kabar tersebut dibagikan melalui akun Instagram @merapi_uncover. Dalam unggahannya, disebutkan bahwa lokasi daycare yang diduga melakukan penganiayaan telah dipasangi garis polisi.

"[Breaking News] Dugaan Penganiayaan Anak di Daycare daerah Jogja Mencuat, Polisi Pasang Garis Polisi. Jagat media sosial tengah dihebohkan oleh dugaan kasus penganiayaan anak yang terjadi di sebuah tempat penitipan anak (daycare) di Yogyakarta. Kasus ini mulai viral setelah sejumlah orang tua murid mengunggah kesaksian dan bukti-bukti kekerasan yang dialami anak-anak mereka di platform digital," tulis akun tersebut seperti dilihat detikJogja, Sabtu (25/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut kesaksian orang tua, lanjut unggahan tersebut, anak-anak diduga mendapat perlakuan tidak pantas dari pihak daycare.

"Berdasarkan unggahan akun media sosial threads, para orang tua merasa terpukul setelah membaca ulasan di Google Maps yang mengungkap sisi gelap tempat tersebut. Laporan yang beredar menyebutkan adanya tindakan keji terhadap anak-anak, mulai dari diikat, diseret, hingga dipukul," tulis unggahan itu.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, setelah kabar tersebut ditindaklanjuti pihak kepolisian, pengelola daycare diduga mencoba menutupi jejak digital dengan menghapus ulasan negatif di Google Maps.

"Lokasi daycare dikabarkan telah dipasangi garis polisi (police line) untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Kabar ini diperkuat oleh ulasan terbaru di Google Maps yang menyebutkan adanya penggerebekan oleh tim Polresta Jogja. Meski demikian, beberapa netizen menyayangkan sikap pengelola yang dianggap mencoba menutupi jejak digital dengan menghapus ulasan negatif atau menutup akun media sosial mereka di tengah proses hukum yang berjalan," tutupnya.

Konfirmasi Polisi

Saat dimintai konfirmasi, Kasat Reskrim Polresta Jogja, Kompol Riski Adrian, membenarkan adanya penggerebekan tersebut.

"Benar, Satuan Reserse Polresta Jogja tadi (Jumat) sore baru saja melakukan penggerebekan sebuah tempat penitipan anak di daerah Umbulharjo," ujar Adrian saat dihubungi wartawan, Sabtu (25/4/2026).

Adrian menyebut, pihaknya menduga ada oknum pengelola daycare yang melakukan tindakan penganiayaan terhadap anak-anak yang dititipkan. Saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

"Yang diduga kuat melakukan tindak pidana memperlakukan anak secara diskriminatif atau menempatkan, membiarkan, melibatkan, menyuruh melibatkan anak dalam situasi perlakuan salah dan penelantaran atau kekerasan terhadap anak," pungkasnya.




(aku/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads