Kasus cekcok suami istri berdarah di penginapan Parangtritis, Bantul, mengungkap fakta pilu. Korban pria berinisial S (35) ternyata digorok istrinya AF (26) yang ketahuan selingkuh.
Korban dan pelaku diketahui merantau ke Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur untuk membuka warung bakso. Keduanya sedang pulang kampung di Karanganyar untuk membangun rumah. Cekcok suami istri ini sudah terjadi sejak di Karanganyar, sebab korban memergoki AF berkomunikasi dengan pria lain via smartphone.
"Hubungan suami istri sudah tidak harmonis. Sebelumnya juga sempat cekcok di rumah Karanganyar," ujar Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto saat jumpa pers Rabu (13/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau cekcok itu setelah korban mengetahui di HP pelaku ada komunikasi dengan diduga pria lain," sambung dia.
Setelah memergoki komunikasi istrinya itu, S sempat menegur pelaku. Namun, cekcok itu berujung pertengkaran.
"Saat itu diingatkan korban namun terjadi salah paham dan berujung pertengkaran di rumah Karanganyar. Nah, melihat di dapur ada pisau lalu diambil pelaku dan diayunkan mengenai pelipis korban," ujar Panit Reskrim Polsek Kretek Ipda Kismanto di Polres Bantul, Rabu (13/5).
Akibatnya, S mendapat enam jahitan di pelipisnya. Setelah pertengkaran itu mereda, AF mengajak korban dan anaknya piknik ke Pantai Parangtritis, Sabtu (9/5) sore.
Puas bermain air, ketiganya kembali ke losmen untuk istirahat. Namun, AF pamit untuk belanja sedangkan suami dan anaknya kembali ke losmen.
"Nah saat belanja itu pelaku membeli pisau," ujar Kismanto.
Pelaku pun menggorok leher suaminya AF yang sedang tertidur bersama anaknya. AF disebut sempat meminta maaf sebelum menggorok leher suaminya.
"Lalu tangan korban ditaruh di belakang dengan posisi ditindih badan, saat memeluk itu pelaku minta maaf kepada korban. Nah, saat mengucapkan minta maaf itu pelaku mengiris leher korban, dan itu dilakukan lebih dari dua kali," katanya.
Korban pun berteriak dan warga pun berdatangan. Pelaku panik dan langsung kabur dengan membawa anaknya. Setelah dilarikan ke rumah sakit, korban yang selamat langsung melaporkan istrinya ke polisi.
"Untuk pelaku kabur bersama anaknya, tapi akhirnya bisa diamankan di Jalan Parangtritis sekitar pukul 21.00 WIB," ucapnya.
Diduga gegara Ketahuan Selingkuh
Polisi menyebut aksi nekat ini dilakukan AF secara terencana. Sebab, AF sempat ketahuan selingkuh oleh suaminya.
"Karena pelaku ketahuan korban ada hubungan dengan laki-laki lain, sehingga terjadi salah paham antara keduanya dan pelaku emosi dan nekat untuk mencoba membunuh suaminya," ujarnya.
Pelaku pun dinilai memeluk dan meminta maaf ke korban untuk membuatnya lengah.
"Jadi di rumah Karanganyar kan sudah ada tindak kekerasan sehingga pelaku memeluk sambil minta maaf. Tapi ternyata malah berlanjut menggorok leher suaminya," katanya.
Dalam kasus ini polisi menyita barang bukti berupa pisau dan pakaian. Atas perbuatannya pelaku terancam pidana sesuai Pasal 44 ayat (2) UU RI No.23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (UU PKDRT).
(ams/apu)
Komentar Terbanyak
Prodi Unggulan Mulai Turun Peminat, Rektor USD Soroti Sistem Penerimaan PTN
Tudingan Malpraktik RSUD Prambanan Buntut Naura Hilang Nyawa Usai CT Scan
Resmi Naik! Ini Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 10 Juni 2026 di Jogja