Damkarmat BPBD Bantul mengevakuasi seekor ular berukuran besar di belakang rumah warga Kalangan Baru, Baturetno, Banguntapan, Bantul. Ular tersebut ditangkap saat bersembunyi di tumpukan kayu belakang rumah tersebut.
Kabid Damkarmat BPBD Bantul, Kristanto Kurniawan mengatakan, bahwa kejadian bermula saat saksi, Sigit Sugiyarto (57) hendak ke belakang rumahnya sekitar pukul 09.00 WIB. Sesampainya di belakang umah, Sigit mendengar suara dari tumpukan kayu.
"Karena mendengar suara kresek-kresek, saksi memeriksa tumpukan kayu itu dan ternyata ada ular berukuran besar yang sembunyi di tumpukan kayu," katanya saat dihubungi wartawan, Rabu (10/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengetahui ukuran ular yang besar membuat Sigit takut. Oleh sebab itu, Sigit langsung menghubungi BPBD Kabupaten Bantul.
Merespons laporan tersebut, enam petugas damkar langsung menuju ke lokasi penemuan. Berbekal penjepit ular, alat pelindung diri (APD) dan senter, petugas langsung mengevakuasi ular tersebut.
"Saat dievakuasi ular bersembunyi di tumpukan kayu, karena itu petugas harus menariknya keluar. Setelah dievakuasi, ternyata ular itu jenis ular sanca dengan panjang sekitar tiga meter," ujarnya.
Selesai mengevakuasi ular tersebut, petugas memasukkannya ke dalam karung. Selanjutnya, petugas membawa ular tersebut ke pos Damkarmat.
Berkaca dari kejadian tersebut, Kristanto meminta kepada masyarakat jika menemukan ular dan takut menangkapnya untuk segera menghubungi Damkarmat BPBD Bantul.
"Jika masyarakat menemukan ular atau satwa liar yang berbahaya segera menghubungi petugas damkar BPBD Bantul di nomor 0274-6462100 atau melalui call center 112," ucapnya.
(afn/ahr)

Komentar Terbanyak
Eks Ketua BEM UGM Temukan Alat Pelacak di Kendaraannya Usai Demo Gejayan
Misteri Alat Pelacak di Kendaraan Tiyo Eks Ketua BEM UGM Usai Demo Gejayan
Kronologi Lengkap Eks Ketua BEM UGM Tiyo Klaim Temukan 2 Alat Pelacak di Mobil