Momen Tragis Bocah 8 Tahun Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Bantul

Momen Tragis Bocah 8 Tahun Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Bantul

Tim detikJogja - detikJogja
Minggu, 05 Jul 2026 21:31 WIB
Tim SAR gabungan melakukan pencarian wisatawan terseret ombak di Pantai Goa Cemara, Bantul, Kamis (6/8/2020.
Ilustrasi pencarian. (Foto: Dok. Basarnas Yogyakarta)
Bantul -

Momen liburan keluarga di Pantai Goa Cemara, Kalurahan Gadingsari, Kapanewon Sanden, Kabupaten Bantul, berubah menjadi duka usai seorang bocah laki-laki berinisial MBR (8) dilaporkan hilang akibat terseret ombak, Minggu (5/7/2026).

"Benar telah terjadi kejadian terseret arus di Pantai Goa Cemara hari ini. Seorang anak berusia 8 tahun dikabarkan hanyut, sedangkan adiknya berhasil diselamatkan oleh ayahnya," jelas Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, dalam keterangan tertulis yang diterima detikJogja, Minggu (5/7/2026).

Peristiwa bermula saat korban bersama adiknya, MBS (5), bermain di kawasan pantai didampingi sang ayah, WTW (41). Saat kedua anak itu berada di bibir pantai usai mencari kepiting, ombak besar datang secara tiba-tiba dan menyeret keduanya ke arah laut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rita mengatakan, keluarga asal Banguntapan itu tiba di Pantai Goa Cemara sekitar pukul 12.00 WIB. Sekitar pukul 13.27 WIB, kedua bocah tersebut hendak mencuci tangan dan kaki di tepi air setelah mencari kepiting. Tanpa diduga, ombak besar datang dari arah samping dan menyeret keduanya.

ADVERTISEMENT

Mengetahui kejadian tersebut, sang ayah langsung berusaha memberikan pertolongan. Ia berhasil menarik adik korban ke tempat aman, namun MBR terlepas dan hanyut hingga hilang dari pandangan.

Setelah menerima laporan, petugas dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), MARNIT Kuwaru, tim SAR gabungan, Linmas Wilayah IV, serta personel kepolisian langsung melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian.

"Saat ini tim gabungan dari Polres Bantul, Polsek Sanden, SAR, Pokdarwis, dan warga sekitar terus melakukan pencarian secara intensif di sepanjang garis pantai dan perairan sekitar," jelasnya.

"Kami berharap proses pencarian dapat segera menemukan korban dalam keadaan selamat," pungkas Rita.




(aku/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads