Harga Sembako Jogja Hari Ini 25 Februari 2026: 4 Jenis Cabai Turun Serentak!

Harga Sembako Jogja Hari Ini 25 Februari 2026: 4 Jenis Cabai Turun Serentak!

Nur Umar Akashi - detikJogja
Rabu, 25 Feb 2026 13:42 WIB
Ilustrasi cabai rawit hijau
Cabai rawit hijau. (Foto: Unsplash/Jonas Dücker)
Jogja -

Harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) dan bahan pangan mungkin berubah tiap hari. Pergeseran harga tersebut mesti diketahui agar masyarakat dapat merencanakan pengeluaran dengan tepat.

Dilansir Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia pada Rabu, 25 Februari 2026, pukul 12.01 WIB, empat jenis cabai kompak merosot harganya. Selain cabai, daging ayam ras segar juga turun.

Cabai merah besar ambles dari Rp 47.500 menjadi Rp 43.750 per kilogram. Sebelumnya, pada Senin (23/2) kemarin, cabai merah besar turun dari Rp 48.750 ke Rp 47.500.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cabai merah keriting drop cukup signifikan hari ini, yakni sebesar 7,41%. Bila kemarin dibanderol Rp 40.500, harganya merosot jadi Rp 37.500 sekilo hari ini. Rata-ratanya di seluruh provinsi Indonesia juga menyusut, dari Rp 49.000 menjadi Rp 47.800.

Rawit hijau yang sudah sekian lama statis di level 61.500 ikut turun harga. Grafik PIHPS menunjukkan, satu kilogramnya dipatok Rp 59.000 di pasar-pasar tradisional Jogja hari ini, turun 4,07% dibandingkan sebelumnya.

Bagaimana dengan cabai rawit merah? Terus menurunnya harga cabai rawit merah tampak berlanjut hari ini. Jika pada Selasa (24/2) angkanya turun dari Rp 88.750 menjadi Rp 87.000, maka hari ini, banderolan rawit merah turun jadi Rp 86.250/kg.

Meski sama-sama turun, penurunan harga daging ayam ras segar tidak sedalam cabai. Tercatat, angkanya 'hanya' turun 500 rupiah, terbilang dari Rp 40.000 ke Rp 39.500 per kilogram.

Berapa harga bahan pokok lainnya? Berikut daftar lengkap harga sembako Jogja hari ini 25 Februari 2026.

Harga Sembako Jogja 25 Februari 2026 Versi PIHPS

Perlu dicatat, harga final PIHPS tersedia pada hari kerja setiap pukul 13.00 WIB. Dalam kondisi tertentu, waktu update data final mungkin lebih lama.

  • Bawang merah ukuran sedang: Rp 45.000/kg
  • Bawang putih ukuran sedang: Rp 42.500/kg
  • Beras kualitas bawah I: Rp 13.150/kg
  • Beras kualitas bawah II: Rp 12.150/kg
  • Beras kualitas medium I: Rp 14.900/kg
  • Beras kualitas medium II: Rp 14.150/kg
  • Beras kualitas super I: Rp 16.000/kg
  • Beras kualitas super II: Rp 15.000/kg
  • Cabai merah besar: Turun dari Rp 47.500 menjadi Rp 43.750/kg
  • Cabai merah keriting: Turun dari Rp 40.500 menjadi Rp 37.500/kg
  • Cabai rawit hijau: Turun dari Rp 61.500 menjadi Rp 59.000/kg
  • Cabai rawit merah: Turun dari Rp 87.000 menjadi Rp 86.250/kg
  • Daging ayam ras segar: Turun dari Rp 40.000 menjadi Rp 39.500/kg
  • Daging sapi kualitas 1: Rp 145.000/kg
  • Daging sapi kualitas 2: Rp 137.500/kg
  • Gula pasir kualitas premium: Rp 18.400/kg
  • Gula pasir lokal: Rp 18.000/kg
  • Minyak goreng curah: Rp 18.900/kg
  • Minyak goreng kemasan bermerk 1: Rp 22.250/kg
  • Minyak goreng kemasan bermerk 2: Rp 21.750/kg
  • Telur ayam ras segar: Rp 31.500/kg

Data harga bahan pangan PIHPS diambil dari rata-rata harga di Pasar Beringharjo dan Kranggan.

Penyebab Harga Sembako Berubah-ubah

Nur Azizah Nasution dalam tulisannya di Journal of Sharia and Law berjudul 'Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kenaikan Harga Sembako oleh Para Pedagang Menurut Perspektif Ekonomi Syariah' memberi rincian penyebab berupa faktor internal dan eksternal fluktuatifnya harga sembako. Ini rinciannya:

1. Produksi (Internal)

Ketersediaan bahan pokok sangat menentukan harga. Gagal panen akibat cuaca buruk mendorong kenaikan harga, sedangkan pasokan melimpah membuat harga menurun.

2. Distribusi (Internal)

Biaya pengiriman ke pasar memengaruhi harga jual. Semakin tinggi ongkos distribusi dan fluktuasi harga bahan pangan, semakin besar harga yang ditetapkan pedagang demi memperoleh keuntungan.

3. Sumber Pasokan (Internal)

Keterbatasan jumlah pemasok menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga. Sebaliknya, banyaknya pemasok membuat harga cenderung turun.

4. Permintaan dan Penawaran (Eksternal)

Harga naik ketika permintaan lebih besar daripada penawaran, dan turun saat penawaran melimpah tetapi permintaan rendah.

5. Jumlah Pesaing (Eksternal)

Minimnya pesaing membuat pedagang leluasa menaikkan harga. Di sisi lain, persaingan ketat mendorong harga lebih rendah untuk menarik pembeli.

Itulah informasi ringkas mengenai harga sembako Jogja hari ini Rabu, 25 Februari 2026. Sebagai catatan, harga yang ditemui di pasaran mungkin berbeda akibat disparitas.

FAQ

1. Sembilan bahan pokok itu apa saja?

Sembilan bahan pokok meliputi beras, gula pasir, minyak goreng/mentega, daging sapi dan ayam, telur ayam, susu, jagung, minyak tanah, dan garam beryodium.

2. Cabai rawit naik atau turun?

Dua jenis cabai rawit kompak turun harga hari ini. Cabai rawit hijau turun dari Rp 61.500 jadi Rp 59.000/kg. Sementara itu, rawit merah merosot ke Rp 86.250 dari sebelumnya Rp 87.000/kg.

3. Kenapa harga di pasar berbeda dengan data PIHPS?

PIHPS menggunakan sampel harga dari pasar Beringharjo dan Kranggan untuk memberi gambaran umum tren harga di Provinsi DIY. Alhasil, harga di pasaran bisa jadi berbeda.




(sto/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads