Di Jogja ada jasa unik bernama 'Temanmu di Jogja'. Sang pemilik mengungkap layanan ini bisa menjadi teman yang berbagi cerita serta aktivitas.
Layanan ini menawarkan pendampingan bagi pelanggan perempuan untuk keliling Jogja, mulai jalan-jalan, berburu kuliner, mencari kos, hingga sekadar menemani mengobrol.
Di balik layanan tersebut, ada kisah pribadi sang penyedia jasa, Gita Ayu Chrissiana (28), asal Wonogiri, Jawa Tengah. Perempuan yang kini menetap di Jogja itu mengaku ide membuka jasa teman berawal dari pengalamannya sebagai anak rantau yang kerap merasa kesepian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kan dari keresahan pribadi. Aku sebenarnya anak perantauan dari SMP. Jadi ngerasa kalau di rantauan itu tetap butuh teman," kata Gita saat dihubungi detikJogja, Senin (8/6/2026).
Menurutnya, semakin bertambah usia, lingkaran pertemanan justru semakin menyusut. Pengalaman itu dirasakannya sejak duduk di bangku sekolah hingga kini telah berumah tangga.
"Dari SMP, SMA, kuliah, sampai menikah itu ngerasa temannya makin berkurang. Apalagi kalau sudah menikah, ikut suami, biasanya teman juga makin sedikit," ujarnya.
Keresahan tersebut kemudian berkembang menjadi ide bisnis yang kini dijalankannya. Gita melihat banyak orang mengalami kondisi serupa, terutama para perantau, solo traveler, wanita karier, hingga ibu rumah tangga yang membutuhkan teman beraktivitas.
Salah satu layanan yang diberikan jasa Temanmu di Jogja. Foto diunggah Senin (8/6/2026). Foto: dok. Instagram/@temanmu.dijogja |
"Kayak cewek tuh makin berumur makin hilang temannya. Apalagi yang sudah menikah dan ikut suami, biasanya lingkaran pertemanannya makin berkurang. Nah, ternyata banyak juga yang merasakan hal yang sama," ujarnya.
Selain faktor kesepian, Gita juga melihat kebutuhan lain yang kerap dialami perempuan saat bepergian. Salah satunya saat ingin mengabadikan momen selama liburan.
"Kalau difotoin cowok kadang nggak sabaran. Padahal perempuan kan sering pengin dapat foto yang bagus, kadang harus berkali-kali ambil foto," tuturnya sambil tertawa.
Akun jasa teman yang dikelolanya mulai aktif pada Januari 2026. Berbeda dengan jasa pendamping wisata pada umumnya, Gita mengaku ingin menghadirkan hubungan yang lebih personal. Baginya, layanan yang ia tawarkan bukan sekadar menemani jalan-jalan, melainkan menjadi teman yang bisa diajak berbincang dan berbagi cerita.
"Aku nggak mau sekadar jasa main. Lebih ke teman. Jadi nggak hanya jalan-jalan, tapi bisa menemani aktivitas apa saja yang memang butuh teman," jelasnya.
Aktivitas yang ditemani pun beragam. Mulai dari mencari kos, berburu oleh-oleh, berkeliling kawasan wisata, hingga sekadar nongkrong di kafe.
Mayoritas kliennya berasal dari luar Jogja dan datang seorang diri. Tak sedikit pula yang merupakan ibu rumah tangga maupun wanita karier yang ingin melepas penat.
"Kebanyakan justru ibu-ibu atau wanita karier. Mereka kadang jenuh dan butuh teman ngobrol atau jalan-jalan," ungkapnya.
Untuk tarif, Gita menerapkan harga yang fleksibel sesuai kebutuhan klien. Namun untuk paket reguler, ia mematok tarif Rp 150 ribu untuk durasi tiga jam pendampingan di wilayah Kota Jogja.
"Paling murah paketnya itu 3 jam Rp 150 ribu. Jadi bebas mau dipakai untuk aktivitas apa, misalnya cari oleh-oleh, jalan-jalan, atau foto-foto di Kota Jogja. Kalau aktivitas dan lokasinya berbeda, biasanya harganya menyesuaikan," jelasnya.
"Kalau sehari (klien) nggak tentu ya, bisa satu atau dua. Tapi biasanya aku pas weekend atau libur aja, karena aku juga kerja ya. Tapi kayak lebih fleksibel aja sih karena buat ngisi kesibukan lah," pungkasnya.
(apu/dil)

Komentar Terbanyak
Prodi Unggulan Mulai Turun Peminat, Rektor USD Soroti Sistem Penerimaan PTN
Tudingan Malpraktik RSUD Prambanan Buntut Naura Hilang Nyawa Usai CT Scan
Resmi Naik! Ini Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 10 Juni 2026 di Jogja