Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima 4.480 calon mahasiswa baru melalui jalur Ujian Masuk UGM Computer Based Test (UM UGM CBT) 2026. Ribuan peserta yang lolos tersebut terseleksi dari total 44.972 peserta yang mengikuti ujian pada 2-8 Juni 2026 di Jogja dan Jakarta.
Jalur UM UGM CBT menjadi seleksi mandiri terakhir dalam rangkaian penerimaan mahasiswa baru UGM tahun akademik 2026/2027. Dengan jumlah peserta yang mencapai puluhan ribu orang, persaingan dalam jalur ini berlangsung sangat ketat.
Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM, Wening Udasmoro, mengatakan proses seleksi dilakukan secara objektif dan menyeluruh untuk menjaring calon mahasiswa dengan kesiapan akademik dan potensi terbaik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tingginya minat masyarakat untuk masuk UGM tentu kami syukuri sebagai bentuk kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan yang kami kembangkan. Namun, kami tetap harus menjaga keseimbangan antara jumlah mahasiswa yang diterima dan kapasitas yang kami miliki agar proses pembelajaran dapat berlangsung optimal," kata Wening dalam keterangan tertulis yang diterima detikJogja, Jumat (12/6/2026).
Menurutnya, tingginya jumlah peserta menunjukkan besarnya kepercayaan masyarakat terhadap UGM. Meski demikian, universitas tetap membatasi jumlah mahasiswa yang diterima sesuai kapasitas agar kualitas pendidikan tetap terjaga.
Dari 93 program studi sarjana dan sarjana terapan yang dibuka melalui jalur UM UGM CBT, Program Studi Kedokteran kembali menjadi yang paling ketat dengan rasio persaingan mencapai 1:96. Artinya, satu kursi diperebutkan oleh 96 peserta.
Selain Kedokteran, program studi dengan tingkat persaingan tertinggi lainnya adalah Kedokteran Gigi, Teknik Industri, Manajemen, dan Manajemen Kebijakan Publik.
Tak hanya mencatat daya saing tertinggi, Program Studi Kedokteran juga menjadi salah satu prodi dengan jumlah peminat terbesar. Empat prodi lain yang paling banyak diminati adalah Kedokteran Gigi, Hukum, Psikologi, dan Manajemen.
Wening menilai tingginya minat pada bidang kesehatan, hukum, dan bisnis menunjukkan ketertarikan calon mahasiswa masih terkonsentrasi pada sejumlah bidang tertentu. Namun, ia juga melihat mulai muncul peningkatan minat pada berbagai program studi lain.
"Bidang kesehatan, hukum, dan bisnis masih menjadi pilihan utama banyak calon mahasiswa. Di sisi lain, kami juga melihat semakin banyak peserta yang mulai melirik program studi lain sesuai minat dan rencana pengembangan diri yang ingin mereka capai," ujarnya.
Lebih lanjut, Wening menyebut keberagaman pilihan program studi mencerminkan semakin luasnya minat dan aspirasi calon mahasiswa dalam menentukan bidang pendidikan yang akan ditempuh.
UGM berharap mahasiswa yang diterima melalui jalur ini dapat memanfaatkan kesempatan untuk mengembangkan diri dan berkontribusi bagi masyarakat.
"Kami berharap peserta yang diterima dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk belajar, bertumbuh, dan berkontribusi bagi masyarakat. Bagi yang belum berhasil melalui jalur ini, perjalanan untuk meraih pendidikan tinggi masih terbuka melalui banyak kesempatan lainnya," pungkasnya.
(apl/dil)
Komentar Terbanyak
Prodi Unggulan Mulai Turun Peminat, Rektor USD Soroti Sistem Penerimaan PTN
Tudingan Malpraktik RSUD Prambanan Buntut Naura Hilang Nyawa Usai CT Scan
Resmi Naik! Ini Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 10 Juni 2026 di Jogja