Setiap tanggal 21 April, berbagai kalangan masyarakat merayakan Hari Kartini. Mulai dari siswa sekolah hingga pekerja, semuanya campur baur memeriahkan hari kelahiran Raden Ajeng (RA) Kartini tersebut dengan semangat emansipasi perempuan. Selain itu, hari Kartini juga identik dengan busana tradisional, khususnya kebaya, yang dikenakan di sekolah, kantor, maupun komunitas.
Kebaya sendiri telah lama dikenal sebagai busana nasional perempuan yang umum digunakan dalam acara resmi. Kehadiran kebaya saat perayaan hari Kartini juga menjadikannya simbol penghormatan terhadap perjuangan perempuan Indonesia.
Dari tahun ke tahun, tren kebaya terus mengalami perkembangan tanpa meninggalkan nilai budayanya. Hingga saat ini, kebaya hadir dalam berbagai model, warna, serta padu padan yang semakin beragam. Mulai dari kebaya kutubaru hingga kebaya janggan yang memberi kesan tegas dan elegan, semuanya dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan gaya masing-masing pemakainya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi detikers yang masih bingung menentukan jenis kebaya yang cocok digunakan, berikut ini adalah 5 ide kebaya Hari Kartini 2026. Baca penjelasannya dan segera tentukan pilihanmu!
Ide Kebaya Hari Kartini 2026, Apa Saja?
1. Kebaya Kutubaru
Kebaya kutubaru merupakan salah satu model kebaya yang paling ikonik dalam budaya Jawa. Disadur dari penelitian berjudul Sirih Merah sebagai Sumber Ide Pembuatan Motif dalam Kebaya Modern oleh Putri Utami Mukti, ciri khas dari kebaya ini terletak pada kain penghubung lipatan di bagian depan dada yang memberikan kesan anggun.
Biasanya, pemakaian kebaya kutubaru juga dibarengi dengan stagen yang dililit di bagian perut. detikers bisa memadukan kebaya ini dengan kain batik motif tradisional seperti parang atau kawung untuk menegaskan nuansa klasik.
2. Kebaya Encim
Model kebaya lain yang tak kalah cantik dari kebaya kutubaru adalah kebaya Encim. Mengutip Septina Kurniasri Lestari dalam artikel jurnal 'Pesona Kebaya Encim Modifikasi dalam Sentuhan Motif Batik Mega Mendung', kebaya encim merupakan hasil akulturasi budaya Tiongkok dengan kebaya tradisional Nusantara. Karena itulah kebaya ini juga dikenal sebagai kebaya Cina. istilah ini mulai populer sejak tahun 1970-an dan terus digunakan hingga saat ini.
Kebaya encim memiliki ciri khas pada bagian depan yang memanjang dengan ujung lancip, sedangkan bagian belakangnya cenderung lebih pendek. Bahan yang digunakan untuk kebaya ini umumnya adalah katun sehingga menjadikannya terasa nyaman untuk digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
3. Kebaya Bali dengan Obi
Kebaya bali merupakan busana yang kerap digunakan dalam berbagai upacara adat maupun acara formal di Bali. Model kebaya ini cukup khas dengan potongan yang mengikuti lekuk tubuh sehingga memberikan siluet yang rapi dan tampak feminim saat dikenakan. Selain kerap ditemukan dalam upacara adat, kini, kebaya Bali juga banyak dipakai dalam berbagai perayaan, termasuk Hari Kartini.
Saat mengenakan kebaya bali, umumnya juga digunakan obi, yakni selendang atau sabuk yang diikatkan di bagian pinggang. Obi tak hanya berfungsi sebagai pengikat, tetapi juga memiliki nilai estetika tersendiri yang memperindah keseluruhan tampilannya.
4. Kebaya Janggan Hitam
detikers yang pernah menonton serial Gadis Kretek, mungkin tidak asing dengan kebaya janggan hitam yang dikenakan oleh Jeng Yah. Kebaya janggan sendiri merupakan salah satu busana tradisional yang berasal dari lingkungan Kraton Jogja.
Dalam artikel jurnal bertajuk 'Kajian Etnolinguistik Busana Kebaya Janggan Khas Kraton Yogyakarta' oleh Mia Daniar dan Widhyasmaramurti, disebutkan bahwa kebaya tersebut kerap digunakan oleh abdi dalem perempuan. Bentuk kebaya ini terinspirasi dari surjan, yakni pakaian adat laki-laki di lingkungan Kraton.
Dilihat dari visualnya, kebaya janggan memiliki ciri khas berupa potongan yang tertutup dengan kerah tinggi dan siluet tegas. Itulah sebabnya kebaya ini memberikan kesan berwibawa bagi pemakainya. Selain itu, warna hitam yang identik dengannya semakin memperkuat nuansa elegan. Tak hanya sebagai busana, kebaya janggan juga merepresentasikan nilai luhur dan hierarki sosial dalam budaya Jawa.
5. Kebaya Kartini
Model kebaya yang tak kalah populer di Indonesia adalah kebaya kartini. Kebaya ini kerap diasosiasikan dengan sosok RA Kartini itu sendiri. Meski tidak ada referensi khusus yang menunjukkan visual resmi dari kebaya kartini, istilah ini merujuk pada kebaya sederhana dengan kesan klasik yang mencerminkan gaya berbusana perempuan Jawa pada masa itu.
Kesederhanaan inilah yang menghadirkan kesan elegan serta merepresentasikan keteguhan perempuan dalam tradisi Jawa. Tak hanya digunakan sebagai simbol penghormatan terhadap sejarah, kebaya ini juga menjadi pengingat terhadap perjuangan perempuan Indonesia dalam meraih kesetaraan di berbagai lini kehidupan.
Demikian penjelasan tentang 5 ide kebaya Hari Kartini 2026, dari kutubaru hingga janggan hitam yang elegan. Sudahkah detikers menentukan pilihan kebaya untuk merayakan Hari Kartini esok hari? Semoga bermanfaat!
Artikel ini ditulis oleh Ikfina Kamalia Rizki peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di BeritaKlik
(num/aku)
Komentar Terbanyak
Prodi Unggulan Mulai Turun Peminat, Rektor USD Soroti Sistem Penerimaan PTN
Tudingan Malpraktik RSUD Prambanan Buntut Naura Hilang Nyawa Usai CT Scan
Resmi Naik! Ini Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 10 Juni 2026 di Jogja