Tradisi Mubeng Beteng Jogja yang digelar tiap malam 1 Suro alias tahun baru Jawa akan kembali dilangsungkan. Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta sudah mengumumkan jadwal agenda beserta rute dan syarat peserta yang ingin mengikuti.
Dilansir buku Filsafat Jawa : Menguak Filosofi, Laku Hidup, dan Ajaran Leluhur Jawa tulisan Sri Wintala Achmad, Mubeng Beteng pada intinya adalah kegiatan berjalan mengelilingi benteng Keraton Jogja. Sembari berjalan, peserta sekaligus melakukan Tapa Bisu.
Apa itu? Tapa Bisu adalah adat untuk tidak berbicara antarorang. Tujuannya agar kelima panca indra terkunci sehingga indra keenam dapat berfokus pada Tuhan Yang Maha Esa. Dalam momen hening itulah, peserta Mubeng Beteng mendekatkan diri kepada Penguasa Alam Semesta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi detikers yang ingin mencoba ikut Mubeng Beteng Jogja, simak informasi lengkapnya di bawah ini dulu, yuk!
Jadwal Mubeng Beteng Jogja Malam 1 Suro 2026
Dirujuk dari Instagram Dinas Kebudayaan DIY, @dinaskebudayaandiy, Mubeng Beteng 2026 bakal digelar pada Selasa malam, 16 Juni 2026 hingga Rabu dini hari, 17 Juni 2026. Momen itu bertepatan dengan bergantinya tahun Jawa 1959 Dal ke 1960 Ba'.
Berikut jadwal lengkapnya pada Selasa malam, 16 Juni 2026:
- 20.00-21.00 WIB: Kehadiran Peserta di Kagungan Dalem Kamandungan Lor
- 21.00-23.00 WIB: Macapat
- 23.00-23.30 WIB: Pembukaan
- 23.30-23.50 WIB: Persiapan Pemberangkatan
Rute Mubeng Beteng Jogja Malam 1 Suro 2026
Usai persiapan, peserta mulai berjalan. Lantas, wilayah mana saja yang dilewati? Ini rutenya lengkap daftar jalan sehingga tidak membingungkan:
- Kagungan Dalem Kamandungan Lor
- Jalan Rotowijayan
- Jalan Kauman
- Jalan H Agus Salim
- Jalan KH Wahid Hasyim
- Jalan Suryowijayan
- Jalan MT Haryono
- Jalan Mayjend Sutoyo
- Jalan Brigjen Katamso
- Jalan Ibu Ruswa
- Jalan Pekapalan Alun-Alun Utara
- Jalan Rotowijayan
- Kembali ke Kagungan Dalem Kamandungan Lor
Cara Ikut Mubeng Beteng Jogja 2026
Beruntungnya, tradisi yang digelar oleh Paguyuban Abdi Dalem Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat dengan fasilitas dari Dinas Kebudayaan DIY ini gratis. Artinya, masyarakat tidak perlu membayar biaya sepeser pun untuk ikut.
Selain itu, peserta tidak perlu mendaftar dahulu. Peserta tinggal datang ke Kagungan Dalem Kamandungan Lor pada jam yang sesuai.
"Kegiatan ini gratis, tidak ada registrasi, bebas tidak dipungut biaya bagi masyarakat umum yang akan mengikutinya," jelas Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Dian Lakshmi Pratiwi, dalam keterangan tertulis yang diterima detikJogja, Jumat (12/6/2026).
Berikut beberapa aturan yang wajib dipatuhi:
- Berpakaian rapi dan sopan
- Tidak membawa atribut organisasi/komunitas/lembaga/partai tertentu
- Menjaga ketertiban dan kebersihan
Demikian informasi ringkas mengenai jadwal Mubeng Beteng Jogja 2026 lengkap rute dan cara ikutnya. Semoga bermanfaat!
(num/ams)

Komentar Terbanyak
Serangan Balik Tiyo Eks BEM UGM Usai Dituding Dekat dengan Tokoh PDIP
Eks Ketua BEM UGM Tiyo Sebut Pelapor Dirinya ke Polisi Lagi Caper ke Presiden
Sederet Jawaban Tiyo Ardiyanto soal Tudingan Aliansi BEM Bersatu