Hari ini, tahun Jawa 1959 Dal akan digantikan 1960 Ba'. Momen pergantian tahun Jawa itu tiba pada malam 1 Suro, malam peralihan dari bulan Besar ke Suro. Pada malam itu, ada beberapa weton yang sebaiknya tidak keluar. Apa saja?
Disadur dari buku Kapan Mau Hijrah tulisan Muhammad As-Syarif el-Qomar, weton adalah hari lahir seseorang beserta pasarannya. Mudahnya, kombinasi hari lahir yang biasa, seperti Senin dan Rabu, plus hari pasaran Jawa.
Perlu detikers ketahui, hari pasaran Jawa atau juga disebut siklus pancawara tersusun atas 5 hari. Kelimanya adalah Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Siklus hari biasa dan hari pasaran ini berjalan beriringan dan dimulai kembali setiap 35 hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Siklus kombinasi hari biasa dan hari pasaran Jawa berulang setiap 35 hari. Alhasil, ada total 35 weton kelahiran, seperti Senin Pahing, Jumat Kliwon, Minggu Wage, dan Sabtu Legi.
Pertanyaannya, weton apa saja yang tidak boleh keluar pada malam 1 Suro? Simak pembahasan lengkapnya yang telah detikJogja siapkan di bawah ini, yuk!
Weton Apa yang Tidak Boleh Keluar Malam 1 Suro?
Dilihat dari makalah bertajuk Malam Satu Suro dalam Perspektif Antropologi Budaya tulisan Alifia Kazimatuz Zahra, weton yang diyakini tidak boleh keluar pada malam 1 Suro adalah Tulang Wangi. Apa itu?
Ifan Andriado dan Astrid dalam buku Tali Sukma:Graflit menjelaskan bahwa weton Tulang Wangi juga dikenal dengan istilah Balung Kuning. Orang dengan weton kelahiran ini diyakini memiliki aura yang berbeda sehingga menarik makhluk tak kasat mata mendekat.
Karenanya, tidak mengherankan jika weton Tulang Wangi dilarang keluar pada malam 1 Suro. Mengingat, pada malam pergantian tahun itu, orang Jawa percaya banyak roh yang berkeliaran.
Lantas, weton Tulang Wangi itu apa saja? Ini daftarnya:
- Senin Kliwon
- Senin Wage
- Senin Pahing
- Selasa Wage
- Rabu Pahing
- Rabu Kliwon
- Kamis Wage
- Sabtu Wage
- Sabtu Legi
- Minggu Pon
- Minggu Kliwon
Daftar Larangan Malam 1 Suro
Meski weton Tulang Wangi-lah yang secara spesifik 'dilarang' keluar, sejatinya, larangan keluar malam 1 Suro berlaku umum. Menariknya, bukan hanya keluar rumah saja yang diyakini membawa keburukan pada malam 1 Suro, tetapi juga sederet aktivitas lain.
Belum tahu? Berikut ini beberapa larangan malam 1 Suro:
1. Menggelar Hajatan
Riskha Nadia Ayuputri di tulisannya, 'Larangan Beserta Tradisi Malam 1 Suro di Surakarta' yang terbit di Jurnal Tanda menjelaskan bahwa menggelar hajatan pada malam 1 Suro adalah hal terlarang. Sebab, Suro dipandang sebagai bulan yang cocoknya untuk berdoa dan menyepi, bukan merayakan sesuatu.
2. Bertengkar dan Berkata Kasar
Larangan malam 1 Suro lainnya dituliskan Muhammad Dandi Kurnia dalam skripsi bertajuk Perspektif Akidah Islam tentang Pantang Larang Malam Satu Suro di Masyarakat Suku Jawa Desa Karya Indah, Kabupaten Kampar. Diterangkan bahwa bertengkar dan berkata kasar adalah hal yang terlarang, terkhusus pada malam 1 Suro.
Alih-alih, malam 1 Suro dipakai orang Jawa untuk menjaga ketenangan batin dan introspeksi diri. Malam ini juga dipandang sakral sehingga tidak pantas dinodai dengan pertengkaran maupun ungkapan-ungkapan buruk.
3. Pindah Rumah
Pada malam 1 Suro, orang Jawa pantang membangun atau memindahkan rumah. Apabila dilanggar, ditakutkan si pemilik rumah akan mendapatkan kesialan.
Pantangan ini berakar dari kepercayaan bahwa malam 1 Suro merupakan waktu untuk menenangkan diri dan melakukan perenungan, bukan memulai aktivitas yang dianggap membawa perubahan besar dalam kehidupan. Sampai sekarang, larangan ini masih dipatuhi sebagian orang Jawa.
Di samping 3 larangan di atas, masih ada banyak pantangan lain pada malam 1 Suro, seperti:
- Keluar rumah
- Berisik
- Bepergian jauh
- Menjauhi hal-hal duniawi
Kapan Malam 1 Suro 2026?
Perlu detikers garis bawahi dahulu, malam 1 Suro dan malam 1 Muharam itu punya kemungkinan jatuh pada tanggal yang berbeda. Penyebabnya, jumlah hari kalender Hijriah bisa bervariasi, antara 29 atau 30. Sementara itu, kalender Jawa memiliki bulan yang jumlah harinya tetap teratur.
Dikutip dari buku Horoskop Jawa tulisan Suroso Aji Pamungkas, bulan ganjil Jawa berjumlah 30 hari. Sementara itu, bulan genapnya tersusun atas 29 hari. Khusus bulan Besar, jumlah harinya bisa 30 atau 29. Lalu, kapan malam 1 Suro 2026?
Dilihat dari Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang dirilis Kementerian Agama, 1 Suro 1960 Ba' jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026. Dengan demikian, malam 1 Suro jatuh hari ini, tepatnya pada Selasa malam, 16 Juni 2026.
Mengapa bukan Rabu malam? Sebab, kalender Jawa memiliki waktu pergantian hari yang berbeda dengan kalender Masehi. Bila kalender Masehi berganti hari pukul 00.00 malam, kalender Jawa berganti ketika Matahari terbenam.
Alhasil, pada Selasa sore, tepatnya saat Matahari terbenam yang ditandai dengan adzan maghrib, 1 Suro sudah dimulai.
Demikian pembahasan ringkas mengenai weton yang tidak boleh keluar rumah pada malam 1 Suro. Semoga menjawab pertanyaan detikers, ya!
(num/afn)

Komentar Terbanyak
Eks Ketua BEM UGM Temukan Alat Pelacak di Kendaraannya Usai Demo Gejayan
Misteri Alat Pelacak di Kendaraan Tiyo Eks Ketua BEM UGM Usai Demo Gejayan
Kronologi Lengkap Eks Ketua BEM UGM Tiyo Klaim Temukan 2 Alat Pelacak di Mobil