SMA De Britto Ternyata Jengkel Dianggap Sekolah Mahal, Karena Ternyata...

SMA De Britto Ternyata Jengkel Dianggap Sekolah Mahal, Karena Ternyata...

Pradito Rida Pertana - detikJogja
Jumat, 19 Jun 2026 08:30 WIB
Suasana SMA Kolese De Britto di Demangan Baru, Caturtunggal, Depok, Sleman, Senin (15/6/2026).
Suasana ruang perpustakaan SMA Kolese De Britto di Demangan Baru, Caturtunggal, Depok, Sleman, Senin (15/6/2026). Foto: Pradito Rida Pertana/detikJogja
Sleman -

Biaya untuk bersekolah SMA Kolese De Britto kerap dikira mahal. Namun ternyata, siswa tak mampu bahkan bisa sekolah di SMA favorit ini secara gratis.

Wakil Kepala Bidang Humas dan Jejaring SMA Kolese De Britto, Christophorus Danang Wahyu Prasetio menyebut bahwa anggapan sekolah di De Britto mahal tidaklah benar. Bahkan, Danang mengaku terkadang jengkel ketika mendengar narasi tersebut.

"Terkadang saya itu agak jengkel juga ketika ada yang mengatakan De Britto itu mahal. Padahal De Britto itu kan subsidi silang," katanya kepada detikJogja di SMA Kolese De Britto, Demangan Baru, Caturtunggal, Depok, Sleman, Senin (15/6/2026) sore.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Subsidi silang, lanjut Danang, adalah orang tua siswa dengan kemampuan ekonomi lebih bisa memberikan lebih. Sedangkan orang tua siswa yang kurang mampu, bisa membayar biaya pendidikan semampunya.

ADVERTISEMENT

"Artinya yang memberi lebih dari aturan sekolah itu adalah orang yang memang memiliki kemampuan lebih. Maka subsidi silang tadi. Nah, yang tidak mampu ya tidak masalah, tapi yang mampu memberikan sisanya pada yang tidak mampu," ujarnya.

Bahkan, pria murah senyum ini mengungkapkan bahwa De Britto memiliki program beasiswa 0%. Di mana selama siswa bersekolah, pihaknya tidak memungut dana pengembangan pendidikan (DPP) hingga sumbangan pembinaan pendidikan (SPP).

"Jadi kita itu ada yang namanya beasiswa 0%, dari DPP 0 hingga SPP 0, gratis, tis, tis, tis," ucapnya.

Secara rinci, Danang menjelaskan bahwa di De Britto memiliki empat jalur penerimaan siswa baru. Pertama, kata Danang, adalah jalur reguler, jalur prestasi akademik, jalur prestasi non-akademik dan jalur beasiswa.

Wakil Kepala Bidang Humas dan Jejaring SMA Kolese De Britto, Christophorus Danang Wahyu Prasetio. Foto diunggah Kamis (18/6/2026).Wakil Kepala Bidang Humas dan Jejaring SMA Kolese De Britto, Christophorus Danang Wahyu Prasetio. Foto diunggah Kamis (18/6/2026). Foto: Pradito Rida Pertana/detikJogja

"Jalur reguler itu berarti kan mendaftar biasa. Jalur prestasi akademik itu dilihat dari nilai rapornya, jalur prestasi non-akademik dilihat dari kemampuan calon siswa, seperti punya prestasi bidang olahraga, seni atau budaya. Nah, jalur beasiswa itu adalah yang secara kemampuan akademik bagus tapi ekonomi keluarganya kurang," katanya.

Namun, untuk masuk melalui empat jalur tersebut calon siswa harus mengikuti serangkaian tes dari De Britto terlebih dahulu. Keempat tes itu adalah tes akademik, tes wawancara, psikotes dan tes kebugaran.

"Kalau yang tiga jalur tadi ya, yang jalur prestasi akademik, non-akademik, beasiswa, kalau dia lolos di tes ini maka dia nanti bisa diterima. Nah, yang jalur beasiswa penuh tadi, maka akan mendapatkan 0 persen, tanpa biaya," ujarnya.

Selanjutnya, jika lolos empat tes De Britto itu, khususnya untuk calon siswa yang masuk melalui jalur prestasi, prestasi non-akademik akan mendapatkan potongan biaya yakni satu tahun gratis SPP di kelas 10 dan hanya membayar 50% uang gedung. Terkait uang gedung, Danang menyebut berdasarkan dari kesepakatan ketika wawancara.

"Jadi, ketika anak ini dinyatakan lolos dari De Britto, terus nanti kan ada wawancara keuangan. Nah, di wawancara keuangan inilah yang nanti menentukan besarannya berapa, SPP-nya berapa, DPP-nya berapa. Yang lewat jalur beasiswa tadi ketika memang ekonominya nggak mampu, ya dibebaskan 100%," ucapnya.

Sehingga Danang menegaskan semua orang bisa bersekolah di SMA De Britto. Menurutnya, anggapan soal mahalnya biaya karena masyarakat belum banyak yang tahu jika ada beberapa jalur masuk ke De Britto.

"Semua bisa sekolah di De Britto. Makanya ketika tadi mengatakan bahwa De Britto itu mahal, itu yang dilihat yang ini, yang mensubsidi tadi, tapi nggak dilihat yang gratis-tis tadi," katanya.




(ahr/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads