Van Gastel Ungkap Match Favoritnya Bareng PSIM: Lawan Persib dan Persija

Van Gastel Ungkap Match Favoritnya Bareng PSIM: Lawan Persib dan Persija

Serly Putri Jumbadi - detikJogja
Minggu, 07 Jun 2026 21:26 WIB
Pelatih PSIM Jogja saat diwawancarai awak media di Stadion Mandala Krida, Kota Jogja, Kamis (2/10/2025).
Pelatih PSIM Jogja saat diwawancarai awak media di Stadion Mandala Krida, Kota Jogja, Kamis (2/10/2025). (Foto: Serly Putri Jumbadi/detikJogja)
Jogja -

Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel, menikmati musim perdananya di Super League 2025/2026. Ia menyebut pertandingan melawan Persib Bandung dan Persija Jakarta menjadi yang paling berkesan baginya di sepanjang musim.

Van Gastel mengatakan atmosfer pertandingan yang dihadiri puluhan ribu penonton menjadi pengalaman yang sulit dilupakan, terutama saat melawat ke kandang Persib dan Persija. Menurutnya, sepakbola sejatinya dimainkan untuk para suporter yang memenuhi stadion.

"Saya pikir liga ini sangat kompetitif, dan saya sangat menikmati pertandingan, khususnya saat dihadiri oleh para suporter," kata Van Gastel dalam keterangan tertulis, Minggu (7/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pertandingan di Jakarta dan di Bandung yang dihadiri banyak penonton, menurut saya, itulah esensi dari sepakbola, bermain untuk suporter yang datang dalam jumlah besar," lanjutnya.

Pelatih yang pernah berseragam Timnas Belanda itu menilai kehadiran suporter memberikan energi tersendiri bagi para pemain maupun tim pelatih. Karena itu, ia menyayangkan masih adanya sejumlah pertandingan di Indonesia yang digelar tanpa penonton.

"Namun sayangnya, di liga ini banyak pertandingan yang dimainkan tanpa penonton. Saya pikir hal itu sangat disayangkan karena, seperti yang saya katakan, kami bermain untuk suporter," jelasnya.

Selain atmosfer pertandingan, Van Gastel juga mengaku banyak mendapatkan pengalaman baru selama menjalani musim pertamanya di Indonesia. Salah satunya terkait perjalanan tandang yang menurutnya cukup berbeda dibanding kompetisi yang pernah dijalaninya di Eropa.

"Saya sangat menikmati tahun pertama saya di sini. Banyak sekali perjalanan yang harus dilalui, sehingga saya harus beradaptasi dengan hal tersebut," ungkapnya.

"Terkadang, kami harus menjalani laga tandang selama empat hari. Hal itu merupakan sesuatu yang baru bagi saya," sambungnya.

Di luar sepakbola, Van Gastel juga merasa betah tinggal di Jogja. Ia mengaku menikmati kehidupan dengan budaya yang berbeda dan melihat keseriusan manajemen PSIM dalam membangun klub secara bertahap.

"Saya dan keluarga saya sangat menyukai tempat ini. Oleh karena itu, saya sangat senang untuk bertahan," pungkasnya.




(aku/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads