PSS Sleman tampaknya tak ingin kembali merasakan situasi penuh ketegangan saat tampil di kasta tertinggi Super League musim depan. Manajemen Super Elang Jawa memberi sinyal siap menggelontorkan anggaran lebih besar untuk membangun tim yang kompetitif.
Direktur PT Putra Sleman Sembada (PSS), Yoni Arseto, mengatakan pengalaman masa lalu menjadi pelajaran penting bagi klub. Maka itu, manajemen berkomitmen memenuhi kebutuhan pelatih kepala Pieter Huistra dalam menyusun skuad musim depan.
"Nah ini, karena enggak mau itu tadi. Tidak mau deg-degan lagi ini," kata Yoni kepada wartawan, Senin (15/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yoni juga menyebut pemilik PSS, Agoes Projosasmito, telah menyampaikan komitmennya agar tim tidak lagi berada dalam situasi sulit seperti musim-musim sebelumnya.
"Iya, iya. Jadi jangan, jangan khawatir. Beliau, Pak Agoes Projo sudah menyampaikan agar tim tidak deg-degan lagi," tegasnya.
PSS sendiri berstatus sebagai tim promosi setelah berhasil kembali ke kompetisi kasta tertinggi. Meski begitu, manajemen PSS bertekad tak ingin sekadar menjadi tim pelengkap, namun berharap tim bisa bersaing lebih baik.
Saat ditanya apakah anggaran belanja pemain akan meningkat signifikan dibanding musim lalu, Yoni tak menyebut angka pasti. Namun, dia memastikan kebijakan transfer akan mengikuti kebutuhan yang diinginkan Pieter Huistra.
"Ya enggak tahu (anggaran), ya sesuai kebutuhan. Ini kan kita sesuai kebutuhannya Coach Pieter. Kalau Coach Pieter seperti apa, kita ya akan mengakomodir gitu aja," ujarnya.
Menurut Yoni, fokus utama manajemen saat ini adalah memberikan dukungan penuh kepada tim pelatih untuk meramu skuad terbaik.
"Kalau masalah dana kan nanti, ya," katanya.
Ia menegaskan manajemen memberikan kepercayaan penuh pada skuad musim depan di tangan Pieter Huista.
"Kan terserah Coach Pieter-nya ya mau yang dia seperti apa, gitu," pungkasnya.
(apl/dil)

Komentar Terbanyak
Eks Ketua BEM UGM Temukan Alat Pelacak di Kendaraannya Usai Demo Gejayan
Misteri Alat Pelacak di Kendaraan Tiyo Eks Ketua BEM UGM Usai Demo Gejayan
Kronologi Lengkap Eks Ketua BEM UGM Tiyo Klaim Temukan 2 Alat Pelacak di Mobil