Kenaikan harga minyak turut mengerek harga aspal hotmix melambung tinggi. Dampaknya, sejumlah proyek perbaikan jalan di Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Bali, tertunda. Paket proyek yang sebelumnya telah dilelang Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Klungkung nihil penawaran.
"Benar, kami lagi ada kendala kenaikan harga minyak dan bahan-bahan lainnya karena ada perang. Jadi paket kami gagal. Tidak ada yang menawar," kata Kabid Bina Marga Dinas PUPRPKP Klungkung I Gede Merta Jaya kepada detikBali, Selasa (28/4/2026).
"Dan sekarang kami harus melaksanakan perubahan harga. Setelah itu baru kami tenderkan ulang lagi," imbuh Jaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui, sejumlah ruas jalan rusak di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung akan mendapat sentuhan perbaikan tahun ini. Total anggaran perbaikan jalan di Kabupaten Klungkung yang bersumber dari APBD, Dana Alokasi Khusus (DAK), Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dan pinjaman tahun 2026 mencapai Rp 137 miliar.
"Total ada 23 ruas jalan. Sekitar 80 persennya di Nusa Penida," terang Jaya.
Adapun ruas jalan yang akan tersentuh perbaikan di Nusa Penida salah satunya ruas Bunga Mekar-Pura Kalibun yang merupakan jalan ke Pantai Kelingking.
Selain itu, ada juga ruas Sampalan-Toyapakeh, Batumadeg-Batukandik, Celaga-Klumpu, Sakti-Penida, Toyapakeh-Sebunibus, Pejukutan-Soyor dan sekitarnya, Klatak-Lembongan, jalan menuju Broken Beach, Prapat-Klumpu, Suan-Pejukutan dan sekitarnya, Dungkap-Buluh, Cemelagi, dan Lingkar Ceningan.
Dihubungi terpisah, Perbekel Desa Bunga Mekar, Kecamatan Nusa Penida I Wayan Yasa menerangkan Kondisi dua ruas jalan di desanya memang sudah sangat parah.
"Terutama dua ruas jalan, yakni Bunga Mekar-Klibun (ke pantai Kelingking) dan yang ke Broken Beach," terang Yasa.
Ia berharap, di tengah kendala kenaikan harga aspal, rencana perbaikan jalan tetap bisa dilaksanakan. "Kita berharap bisa diperbaiki tahun ini. Kalau tidak, betapa akan kecewanya masyarakat," terangnya.
(hsa/hsa)

