detikBali

Usai Serangan Drone, Israel Ancam Hancurkan Benteng Hizbullah

Terpopuler Koleksi Pilihan

Usai Serangan Drone, Israel Ancam Hancurkan Benteng Hizbullah


Yulida Medistiara - detikBali

Akankah Israel Memperluas Kendalinya di Selatan Lebanon?
Foto: DW (News)
Denpasar -

Serangan dua drone yang diduga diluncurkan Hizbullah dari Lebanon ke wilayah utara Israel memicu ancaman balasan keras dari pejabat Israel. Dua menteri sayap kanan bahkan mendesak pemerintah menyerang Dahiyeh, kawasan di pinggiran selatan Beirut yang dikenal sebagai benteng Hizbullah.

Serangan drone tersebut dilaporkan tidak menimbulkan korban jiwa.

"Dua dampak dari target udara yang mencurigakan di wilayah Israel diidentifikasi di dekat perbatasan Israel-Lebanon. Tidak ada laporan cedera," kata militer Israel, dilansir dari detikNews, Minggu (14/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Desakan serangan balasan disampaikan Menteri Keuangan Bezalel Smotrich. Dia meminta Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menerapkan Doktrin Dahiyeh yang sebelumnya telah diumumkan pemerintah Israel.

ADVERTISEMENT

"Penembakan di komunitas utara adalah ujian Doktrin Dahiyeh yang telah diumumkan oleh perdana menteri. Saya menyerukan kepadanya untuk menerapkannya secara tegas dan mantap, dan untuk menghancurkan bangunan-bangunan di Dahiyeh," kata Smotrich melalui akun Xnya.

Seruan serupa disampaikan Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben Gvir. Dia meminta respons tegas terhadap setiap serangan yang dilakukan Hizbullah.

"Untuk setiap drone, sebuah rudal, untuk setiap pelanggaran, tembakan, untuk setiap UAV, Dahiyeh harus gemetar," tulis Ben Gvir melalui akun Xnya.

Sebelumnya, sejumlah pejabat Israel, termasuk Netanyahu, telah memperingatkan bahwa Israel akan menyerang Dahiyeh jika kelompok Hizbullah yang didukung Iran menargetkan komunitas Israel di wilayah utara. Menurut mereka, sikap tersebut juga didukung Amerika Serikat (AS)

Di tengah meningkatnya ketegangan, militer Israel juga mengeluarkan perintah pengungsian paksa bagi penduduk di lebih dari 20 kota dan desa di Lebanon selatan.

Israel memperingatkan akan melancarkan serangan terhadap 29 lokasi di Lebanon selatan, yang meliputi 25 lokasi di distrik Nabatieh dan empat lokasi di distrik Sidon. Warga diperintahkan segera mengungsi ke wilayah utara Sungai Zahrani.

Dalam serangkaian pernyataan yang diunggah di X, juru bicara militer Israel menyebut sejumlah kota yang masuk dalam perintah pengungsian tersebut, di antaranya Jbaa, Houmin al-Tahta, Ansar, dan Kfar Sir.




(dpw/dpw)










Hide Ads