Pencarian terhadap dua buruh asal Jember, Jawa Timur (Jatim), yang hilang terseret arus di Pantai Green Bowl, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, terus berlanjut. Helikopter FINNS SGi Air Bali dikerahkan untuk membantu penyisiran dari udara pada Kamis (2/7/2026).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, mengatakan tim SAR gabungan juga tetap mengerahkan dua rubber boat dan satu drone thermal dalam pencarian hari keempat.
"Unsur laut yang kami kerahkan hari ini adalah dua unit rubber boat yang sudah dilaksanakan dari pagi sampai dengan siang hari ini dan SRU darat kami melaksanakan penyisiran di pinggir pantai. Alut udara hari ini kita kerahkan ada dua, drone thermal dan 1 unit helikopter FINNS SGi Air Bali," ujar Sidakarya dalam keterangan tertulis yang diterima detikBali, Kamis (2/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Helikopter FINNS SGi Air Bali mulai mengudara dari Benoa Heliport pada pukul 12.05 Wita dengan cakupan area pencarian diperkirakan mencapai 85,5 nautical mile. Upaya pencarian dari udara berlangsung selama kurang lebih satu setengah jam. Namun, hingga operasi selesai, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan kedua korban.
Sementara itu, SRU laut telah bergerak sejak pukul 07.50 Wita dengan mengerahkan dua rubber boat hingga siang hari. Luas area pencarian di laut mencapai sekitar 6,8 nautical mile persegi. Sedangkan SRU darat difokuskan pada penyisiran di sepanjang bibir pantai dan area bawah tebing.
Operasi pencarian turut terlibat personel dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Polair Polresta Denpasar, Balawista Pantai Pandawa, pihak keluarga korban, serta masyarakat setempat.
Diberitakan sebelumnya, dua buruh asal Jember, Roni Firmansyah (24) dan Dimas Hilman Hafizudin (21), dilaporkan terseret arus di Pantai Green Bowl, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Bali, pada Minggu (28/6/2026).
Peristiwa bermula ketika lima orang bermain air di Pantai Green Bowl. Tiga orang kemudian keluar dari air dan berjalan menyusuri pantai untuk mencari kepiting. Sedangkan dua orang lain tetap berada di laut.
Tak lama, kedua pria yang masih berada di perairan terlihat terbawa arus menuju tengah laut. Rekan-rekan korban sempat berusaha memberi pertolongan, tetapi gelombang makin besar membuat mereka hilang dari pandangan. Ketiga orang tersebut melakukan pencarian secara mandiri sebelum akhirnya meminta bantuan kepada aparat setempat.
(hsa/hsa)

