detikBali

2 Buruh Asal Jember Hilang Akibat Terseret Arus di Pantai Greenbowl Ungasan

Terpopuler Koleksi Pilihan

2 Buruh Asal Jember Hilang Akibat Terseret Arus di Pantai Greenbowl Ungasan


Sui Suadnyana, Fabiola Dianira - detikBali

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar mencari dua pria hilang akibat terseret arus di Pantai Greenbowl, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Senin (29/6/2026). (Dok. Kantor SAR Denpasar)
Foto: Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar mencari dua pria hilang akibat terseret arus di Pantai Greenbowl, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Senin (29/6/2026). (Dok. Kantor SAR Denpasar)
Badung -

Dua pria bernama Roni Firmansyah (24) dan Dimas Hilman Hafizudin (21) hilang akibat terseret arus di Pantai Greenbowl, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Bali, Minggu (28/6/2026). Keduanya merupakan buruh asal Jember, Jawa Timur (Jatim).

"Menurut info yang kami terima, perkiraan waktu kejadian kurang lebih pukul 12.00 Wita," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, Senin (29/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peristiwa orang hilang akibat terseret arus itu bermula ketika lima orang bermain air di Pantai Greenbowl. Tiga orang kemudian keluar dari air dan berjalan menyusuri pantai untuk mencari kepiting. Sedangkan dua orang lain tetap berada di laut.

Tak lama, kedua pria yang masih berada di perairan terlihat terbawa arus menuju tengah laut. Rekan-rekan korban sempat berusaha memberi pertolongan, tetapi gelombang makin besar membuat mereka hilang dari pandangan. Ketiga orang tersebut melakukan pencarian secara mandiri sebelum akhirnya meminta bantuan kepada aparat setempat.

ADVERTISEMENT

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar kemudian mengerahkan tujuh personel menuju lokasi kejadian untuk bergabung dengan unsur SAR gabungan lain pada Senin (29/6/2026) sekitar pukul 06.00 Wita.

Operasi pencarian dibagi ke beberapa search and rescue unit (SRU). Tim SRU laut melakukan penyisiran di perairan sekitar lokasi kejadian menggunakan satu rubber boat, sementara SRU darat dibagi menjadi dua tim yang menyisir sepanjang garis pantai di sekitar lokasi korban diduga terseret arus.

"Untuk meningkatkan efektivitas pencarian, tim SAR gabungan juga mengerahkan peralatan pendukung berupa drone thermal agar bisa pemantauan dari udara pada area pandangan yang lebih luas dan AquaEye sebagai alat pendeteksi objek di bawah permukaan air," jelas Sidakarya.

SRU laut bergeser dari kawasan Pantai Pandawa menuju area pencarian sesuai rencana operasi SAR. Sementara SRU darat melakukan penyisiran sepanjang bibir Pantai Greenbowl dengan jangkauan sekitar 2 kilometer (km) ke arah timur dan barat dari lokasi kejadian. Pemantauan dari atas tebing di sekitar pantai juga dilakukan.

Berbagai upaya yang dilakukan tim SAR belum membuahkan hasil. Upaya pencarian akan dilanjutkan pada Selasa (30/6/2026). Lokasi pencarian juga akan diperluas berdasarkan perhitungan pergerakan arus dan pengaruh angin.

Di sisi lain, Sidakarya mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi cuaca dan situasi perairan sebelum melakukan aktivitas di kawasan terbuka, khususnya di laut.

"Dalam sebulan terakhir, penanganan yang kami lakukan didominasi kejadian di perairan, perahu terbalik, terseret arus ataupun terjebak di tebing pantai, sebaiknya masyarakat bisa lebih waspada," pinta Sidakarya.




(hsa/hsa)










Hide Ads