detikBali

Keributan Pecah di Denpasar Usai Argentina Menang, Dipicu Selebrasi Geber Motor

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026

Keributan Pecah di Denpasar Usai Argentina Menang, Dipicu Selebrasi Geber Motor


Putu Yonata Udawananda - detikBali

Keributan antar penghuni kos terjadi di Jalan Akasia XVI, Denpasar, Rabu (8/7/2026).
Keributan antar penghuni kos terjadi di Jalan Akasia XVI, Denpasar, Rabu (8/7/2026). (Foto: Dok. Polresta Denpasar)
Denpasar -

Keributan antarpenghuni kos pecah di Jalan Akasia XVI, Denpasar Timur, dini hari tadi, sekitar pukul 02.20 Wita. Cekcok dipicu sekelompok orang yang merayakan kemenangan Argentina pada pertandingan semalam hingga mengganggu penghuni kos yang sedang beristirahat.

"Karena klub favoritnya menang saksi merayakan kegembiraannya sampai di depan kosnya sambil geber-geber motor dan berteriak 'Argentina menang'," ujar Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya dalam keterangannya, Rabu (8/7/2026).

Adi menjelaskan, sekelompok orang itu baru kembali dari lokasi nonton bareng Piala Dunia 2026 di Jalan Tukad Badung. Mereka merayakan kemenangan Argentina dengan menggeber motor dan berteriak saat tiba di depan rumah kos.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Riuhnya selebrasi tersebut mengganggu istirahat penghuni kos di sekitar lokasi. Seorang saksi berinisial SD sempat menegur mereka. Namun, teguran itu berujung adu mulut yang kemudian berkembang menjadi baku hantam.

ADVERTISEMENT

Keributan kemudian semakin memanas hingga sempat terjadi aksi saling lempar batu. Peristiwa itu mengundang perhatian warga di sekitar lokasi.

Adi menjelaskan cekcok tersebut juga dipicu pengaruh alkohol yang dikonsumsi saat menonton pertandingan.

"Karena pengaruh alkohol ada salah satu teman saksi tidak terima dan terjadi cekcok mulut dan berkembang keributan," tambahnya.

Keributan baru mereda setelah pecalang dan polisi mendatangi lokasi untuk menengahi kedua belah pihak. Kasus ini berakhir damai setelah dimediasi.

"Kedua belah pihak dilakukan mediasi oleh petugas Polsek Denpasar Timur bersama pecalang dan aparat desa," pungkasnya.




(dpw/dpw)










Hide Ads