Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), membantah ongkos pemberangkatan calon jemaah haji (CJH) 2026 naik. Penegasan ini disampaikan setelah beredar isu kenaikan ongkos CJH 2026 sebagai dampak kenaikan harga Avtur imbas Iran menutup Selat Hormuz.
"Tidak ada kenaikan (ongkos)," kata Kepala Kemenhaj Lombok Tengah, Lalu Syamsul Hadi, kepada detikBali, via WhatsApp, Kamis (9/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Syamsul mengatakan total CJH asal Lombok Tengah yang akan diberangkatkan sebanyak 1.174 orang. "Semua sudah selesai (melunasi) tinggal pemberangkatan saja," tegasnya.
Keberangkatan jemaah haji 2026 tetap sesuai jadwal meski situasi global memanas akibat perang Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran. Keberangkatan jemaah haji Lombok Tengah terbagi ke dalam empat kelompok terbang (kloter), terdiri dari dua kloter utuh dan dua kloter campuran.
Kemenhaj Lombok Tengah telah menetapkan jadwal keberangkatan jemaah haji secara bertahap. Syamsul memastikan tidak akan ada perubahan dari jadwal yang telah ditetapkan. Ia meminta seluruh CJH yang akan berangkat untuk menyiapkan diri masing-masing.
Berikut jadwal keberangkatan jemaah haji Lombok Tengah 2026.
- Kloter 2
Masuk Asrama Haji Mataram: 22 April 2026
Berangkat ke Makkah: 23 April 2026 melalui Bandara Internasional Lombok - Kloter 7
Masuk Asrama: 29 April 2026
Berangkat: 30 April 2026 - Kloter 12 (campuran)
Masuk Asrama: 3 Mei 2026
Berangkat: 4 Mei 2026 - Kloter 15
Masuk Asrama: 9 Mei 2026
Berangkat: 10 Mei 2026
(iws/iws)












































