Krisis akses pendidikan menengah di Nusa Tenggara Timur (NTT) jadi sorotan Komisi X DPR RI. Dalam kunjungan kerja, DPR menemukan masih banyak wilayah belum terlayani sekolah menengah hingga kekurangan guru.
Ketua Tim sekaligus Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, mengatakan kunjungan ini untuk menyerap langsung persoalan daerah sebagai bahan revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).
"Hari ini kami berkunjung ke Provinsi NTT, kami berharap ada berbagai masukan terutama di bidang pendidikan. Tadi kami sudah berdiskusi singkat dengan Pak Gubernur dan akan dilanjutkan dalam diskusi yang lebih lengkap dengan berbagai stakeholder terkait kondisi pendidikan di NTT," jelas Lalu, Rabu (22/4/2025).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menegaskan, persoalan di daerah menjadi catatan penting dalam revisi UU Sisdiknas.
"Masih ada daerah-daerah yang belum terlayani untuk pendidikan menengahnya, ini menjadi catatan penting kami. Semoga masukan dan harapan masyarakat terkait kualitas dan akses pendidikan di NTT menjadi perhatian dari pemerintah," jelasnya.
Selain akses, isu kekurangan tenaga guru dan kebutuhan pembangunan sekolah baru, khususnya SMA, turut mencuat dalam pertemuan.
Gubernur: Jangan Sekadar Formalitas
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menilai kunker ini harus menjadi momentum nyata, bukan sekadar agenda seremonial.
"Kami sangat mengapresiasi kunjungan kerja ini. Kunker ini memiliki substansi yang penting sebagai bagian dari upaya memperkuat kebijakan pendidikan nasional," kata Laka Lena.
Ia menegaskan, NTT masih menghadapi persoalan mendasar seperti keterbatasan layanan pendidikan menengah dan minimnya tenaga guru yang berdampak pada kualitas pendidikan.
"Kami berterima kasih atas kunjungan kerja dari Komisi III dan X di NTT. Semoga dengan kunjungan ini ada dampak baik kita di NTT," ujarnya.
Kunker Komisi X dijadwalkan meninjau Universitas Nusa Cendana, sarana olahraga untuk venue PON XXII 2028 di Kupang, serta berdiskusi dengan pemerintah daerah dan BPS NTT.
Sebelumnya, Laka Lena bersama Ketua DPRD Emilia Nomleni juga menerima kunker Komisi III dan Komisi X DPR RI di Bandara El Tari..
Komisi III dijadwalkan berkoordinasi dengan Kejati, Polda, dan BNN NTT di Kantor Kejati. Sementara Komisi X akan mengunjungi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT.
Untuk Komisi III yang hadir di antaranya Benny Kabur Harman (ketua tim), Siti Aisyah, Bob Hasan, dan Andi Amar Sulaiman.
Sedangkan Komisi X di antaranya Lalu Hadrian Irfani (ketua tim), Himmatul Aliyah, Ashraff Abu, Juliyatmono, Ruby Chairani Syiffadia, Andi Ramly, Ledia Hanifa, Muhammad Amin, dan Anita Jacoba Gah.
(dpw/dpw)

