Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menunda keberangkatan tiga calon jemaah haji (CJH) asal Lombok Tengah, karena masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nusa Tenggara Barat (NTB). Mereka direncanakan akan diberangkatkan pada kloter selanjutnya sembari menunggu proses pemulihan.
"Tiga lagi masih menjalani perawatan di RSUD Provinsi NTB. Kalau memungkinkan dari segi kesehatan sudah membaik, akan berangkat sambil menunggu melihat perkembangan kesehatannya," kata Kepala Kemenhaj Lombok Tengah, Lalu Syamsul Hadi, kepada detikBali, Kamis (30/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemenhaj Lombok Tengah telah memberangkatkan sebanyak 786 CJH dari dua kelompok terbang (kloter) utuh. Keberangkatan selanjutnya dilakukan untuk kloter 12 dengan 227 orang dan kloter 15 (campuran) 124 orang.
Secara umum, tutur Samsul, kondisi jemaah haji yang telah berangkat ke tanah suci baik-baik saja. Seluruh persyaratan secara administrasi telah diselesaikan sejak embarkasi di Asrama Haji.
"Jadi semua persyaratan visa maupun nusuk sudah diberikan saat embarkasi di asrama haji. Jadi jemaah itu setelah berangkat tidak ada lagi proses administrasi tinggal ibadah saja," tegas Syamsul.
Berikut jadwal keberangkatan jemaah haji Lombok Tengah 2026.
- Kloter 2
Masuk Asrama: 22 April 2026.
Berangkat: 23 April 2026. - Kloter 7
Masuk Asrama: 29 April 2026.
Berangkat: 30 April 2026. - Kloter 12 (campuran)
Masuk Asrama: 3 Mei 2026.
Berangkat: 4 Mei 2026. - Kloter 15
Masuk Asrama: 9 Mei 2026.
Berangkat: 10 Mei 2026.
(dpw/dpw)












































