detikBali
Round Up

Malam Mencekam di Bima, Pria 30 Tahun Tewas Diduga Bakar Diri

Terpopuler Koleksi Pilihan
Round Up

Malam Mencekam di Bima, Pria 30 Tahun Tewas Diduga Bakar Diri


Tim detikBali - detikBali

Polisi melakukan identifikasi di lokasi warga bakar diri di Desa Lewintana, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima, NTB, pada Minggu (14/6/2026). (Foto: Dok. Polsek Soromandi)
Polisi melakukan identifikasi di lokasi warga bakar diri di Desa Lewintana, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima, NTB, pada Minggu (14/6/2026). (Foto: Dok. Polsek Soromandi)
Bima -

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Suasana malam di Desa Lewintana, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima, mendadak berubah mencekam setelah seorang pria berinisial HB (30) ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan usai diduga membakar diri di dalam rumahnya. Saat pertama kali ditemukan, api masih menyala di tubuh korban.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (14/6) malam sekitar pukul 23.30 Wita.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kejadian tadi malam sekitar pukul 23.30 Wita," ucap Kapolsek Soromandi, Ipda Mujahidin, saat dikonfirmasi detikBali, Senin (15/6/2026).

Polisi Olah TKP

Warga lebih dulu melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Petugas kemudian datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan awal.

ADVERTISEMENT

"Berdasarkan hasil penyelidikan awal, HB diduga kuat mengakhiri hidupnya dengan cara membakar diri menggunakan minyak tanah," kata Mujahidin.

Bau Hangus Jadi Awal Temuan

Korban pertama kali ditemukan oleh ibunya sendiri di dalam rumah. Sang ibu yang saat itu terbangun mencium bau hangus dan aroma minyak tanah yang menyengat dari arah dapur.

"Saat menuju dapur rumah, ibunya tiba-tiba melihat HB sudah terbaring di lantai dengan api yang masih menyala di sekujur tubuhnya," ungkap dia.

Dalam kepanikan, ibu korban berusaha memadamkan api dengan air hingga akhirnya padam.

Korban Tak Tertolong

Teriakan ibu korban membuat penghuni rumah lain terbangun dan warga sekitar berdatangan membantu.

"Saudara dan ibu korban mencoba menyadarkan HB, namun tidak ada respons. Korban sudah tidak lagi bernapas dan meninggal dunia," imbuh Mujahidin.

Setelah api padam, warga mengevakuasi jasad korban dari dapur ke ruang tamu rumah.

Keluarga Tolak Autopsi

Pihak kepolisian menyebut keluarga telah menerima peristiwa tersebut dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah HB.

"Karena ditolak visum autopsi, jasad HB akan dikebumikan oleh pihak keluarga di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Lewintana langsung hari ini," pungkasnya.




(dpw/dpw)










Hide Ads