Selain sebagai bentuk penghormatan kepada orang yang telah meninggal, ziarah kubur juga menjadi sarana untuk mengingat kematian dan kehidupan akhirat.
Islam mengajarkan doa-doa khusus serta adab yang harus diperhatikan saat memasuki area pemakaman. Semua ini bertujuan agar ziarah kubur tidak hanya menjadi tradisi, tetapi juga ibadah yang bernilai di sisi Allah SWT.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam hadits dijelaskan bahwa Rasulullah SAW sering mendoakan penghuni kubur. Dikutip dari buku Syarah Riyadhus Shalihin jilid 2 karya Imam an-Nawawi, dari Buraidah RA, ia berkata:
"Nabi SAW mengajarkan kepada mereka berziarah ke kubur seraya mengucapkan, 'Semoga keselamatan senantiasa tercurah pada kalian, hai para penghuni perkampungan kaum Mukminin dan Muslimin. Sesugguhnya kami insyaallah menyusul kalian. Aku memohon afiyah kepada Allah untuk kami dan untuk kalian." (HR Muslim)
Hukum Ziarah Kubur dalam Islam
Pada awalnya, ziarah kubur sempat dilarang. Namun kemudian diperbolehkan bahkan dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda:
"Dulu aku melarang kalian berziarah kubur, maka sekarang berziarahlah kalian, karena itu dapat mengingatkan kalian kepada akhirat." (HR Muslim)
Doa Masuk Kuburan
Dirangkum dari buku Kelengkapan Tarikh Muhammad Jilid 6 karya Moenawar Chalil, ada sejumlah doa masuk kuburan yang dapat diamalkan umat Islam saat melakukan ziarah kubur.
1. Doa Masuk Kuburan Versi Pertama
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ أَيَّتُهَا الأَرْوَاحُ الْقَانِيَةُ. وَالأَبْدَانُ الْبَالِيَةُ وَالْعِظَامُ النَّخِرَةُ الَّتِى خَرَجَتْ مِنَ الدُّنْيَا وَهِيَ بِاللَّهِ مُؤْمِنَةٌ. أَللهُمَّ أَدْخِلْ عَلَيْهِمْ رَوْحًا مِنْكَ وَسَلَامًا مِنا
Arab latin: Assalamu'alaikum ayyatuhaal 'arwaahul qaaniyat. Wal abdaanul baaliyatu wal'ithamunnakhiratul ti kharajat minaddunyaa wa hiyabillahi mu'minat. Allahumma adkhil 'alaihim rawkhaan minka wa salaaman minna.
Artinya: "Kesejahteraan semoga dilimpahkan atas kamu, hai semua roh yang rusak tubuhnya dan badan-badan yang busuk serta tulang-tulang yang hancur, yang telah keluar dari dunia, padahal ia beriman kepada Allah. Ya Allah, masukkanlah kepada mereka itu kelapangan dari Engkau dan kesejahteraan dari kami."
2. Doa Masuk Kuburan Versi Kedua
Ibnus Sunni meriwayatkan bahwa Abu Hurairah RA berkata, "Rasulullah jika berjalan melalui pemakaman, beliau mengucapkan:
السَّلامُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ كَانَ رَسُولُ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالصَّالِحِيْنَ وَالصَّالِحَاتِ، وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ بِكُمْ لاحِقُوْنَ
Arab latin: Assalaamu'alaikum ahladdiyari mina kaana rasuulul mu'miniina wal mu'minaati wal muslimina wal muslimaati wasshalihiina wasshalihaat, wa inna insyaa allahu bikum laa khiquun
Artinya: "Semoga kesejahteraan dilimpahkan atas kamu, hai para ahli kubur yang beriman laki-laki dan wanita, yang Islam laki-laki dan wanita, dan yang saleh laki-laki dan wanita. Sesungguhnya kami jika dikehendaki oleh Allah akan menyusul kamu."
3. Doa Masuk Kuburan Versi Ketiga
Ibnu Abbas RA berkata dalam riwayat At Tirmidzi, "Rasulullah SAW pernah berjalan melalui kuburan di Madinah. Beliau menghadapkan mukanya kepada mereka (ahli kubur), lalu beliau mengucapkan:
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ يَا أَهْلَ الْقُبُورِ، يَغْفِرُ الله لَنَا وَلَكُمْ ، أَنْتُمْ سَلَفْنَا وَنَحْنُ بِالأَثَرِ
Arab latin: Assalaamu'alaikum yaa ahlal qubuur, yaghfirullahu lanaa walakum, antum salafnaa wa nakhnu bil 'atsari
Artinya: "Semoga kesejahteraan dilimpahkan atas kamu, wahai ahli kubur. Mudah-mudahan Allah mengampuni kami dan kamu. Kamu mendahului kami dan kami menyusul kamu di belakang."
Adab Ziarah Kubur dalam Islam
Merujuk buku Hukum yang Bertalian dengan Jenazah Wanita: Seri Fikih Wanita Empat Madzhab karya Dr. Muhammad Utsman Al-Khasyt, ada sejumlah adab yang perlu diperhatikan ketika ziarah kubur. Berikut di antaranya:
1. Mengucapkan Salam kepada Penghuni Kubur
Saat memasuki area pemakaman, dianjurkan untuk mengucapkan salam sebagaimana doa yang telah disebutkan.
2. Mendoakan Orang yang Telah Wafat
Tujuan utama ziarah adalah mendoakan, bukan meminta kepada penghuni kubur.
3. Mengingat Kematian dan Akhirat
Ziarah kubur hendaknya menjadi sarana introspeksi diri, bukan sekadar kunjungan biasa.
4. Tidak Melakukan Perbuatan Syirik
Dilarang meminta sesuatu kepada orang yang telah meninggal, karena hanya Allah SWT tempat meminta.
5. Menjaga Sikap dan Kesopanan
Berpakaian sopan, tidak bercanda berlebihan, serta menjaga ketenangan di area kuburan.
6. Tidak Duduk atau Menginjak Kuburan
Rasulullah SAW bersabda:
"Sungguh jika salah seorang di antara kalian duduk di atas bara api hingga membakar pakaiannya dan kulitnya, itu lebih baik daripada duduk di atas kuburan." (HR Muslim)
7. Tidak Berlebihan dalam Berkabung
Islam melarang meratapi mayit secara berlebihan, seperti menangis histeris atau meratap dengan suara keras.
(dvs/kri)












































Komentar Terbanyak
Cegah Korupsi, MUI Usul MBG Pakai Dapur Pesantren dan Benahi Pejabat BGN
MUI Minta Pelaku LGBT Dihukum Lebih Berat dari Perzinaan
DPR RI Dukung Desakan MUI Tindak Tegas Pelaku LGBT