Ziarah Ajvatovica Satukan Muslim Bosnia dalam Doa dan Tradisi

Galeri detikHikmah

Ziarah Ajvatovica Satukan Muslim Bosnia dalam Doa dan Tradisi

Grandyos Zafna - detikHikmah
Senin, 29 Jun 2026 20:45 WIB

Bosnia - Sejumlah umat Muslim Bosnia mengikuti ziarah tahunan Ajvatovica di Prusac untuk berdoa memohon hujan dan mengenang ulama abad ke-15, Ajvaz-Dedo.

A drone view shows Bosnian Muslim pilgrims saying their prayers at the annual pilgrimage Ajvatovica during which they pray for rain and commemorate the legend of Ajvaz-Dedo, a 15th-century Islamic scholar, in Prusac, Bosnia and Herzegovina, June 28, 2026. REUTERS/Amel Emric

umat Muslim dari berbagai wilayah di Bosnia dan Herzegovina mengikuti ziarah tahunan Ajvatovica di Prusac. REUTERS/Amel Emric

A drone view shows Bosnian Muslim pilgrims saying their prayers at the annual pilgrimage Ajvatovica during which they pray for rain and commemorate the legend of Ajvaz-Dedo, a 15th-century Islamic scholar, in Prusac, Bosnia and Herzegovina, June 28, 2026. REUTERS/Amel Emric

Tradisi keagamaan yang telah berlangsung selama berabad-abad ini digelar untuk memanjatkan doa memohon hujan sekaligus mengenang Ajvaz-Dedo, seorang ulama Islam yang hidup pada abad ke-15.
 REUTERS/Amel Emric

A drone view shows Bosnian Muslim pilgrims saying their prayers at the annual pilgrimage Ajvatovica during which they pray for rain and commemorate the legend of Ajvaz-Dedo, a 15th-century Islamic scholar, in Prusac, Bosnia and Herzegovina, June 28, 2026. REUTERS/Amel Emric


Dalam prosesi ziarah, para peziarah berjalan melewati sebuah batu besar yang terbelah atau retak, yang menjadi ikon utama Ajvatovica. Menurut legenda setempat, batu tersebut terbelah setelah Ajvaz-Dedo berdoa selama 40 hari agar masyarakat memperoleh akses air bagi wilayah yang saat itu mengalami kekeringan.
 REUTERS/Amel Emric

A drone view shows Bosnian Muslim pilgrims saying their prayers at the annual pilgrimage Ajvatovica during which they pray for rain and commemorate the legend of Ajvaz-Dedo, a 15th-century Islamic scholar, in Prusac, Bosnia and Herzegovina, June 28, 2026. REUTERS/Amel Emric


Tradisi melintasi batu retak tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian ibadah dan simbol harapan akan turunnya hujan serta keberkahan. Para jemaah juga memanjatkan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur dan permohonan agar masyarakat dijauhkan dari musibah serta diberikan hasil panen yang baik.
 REUTERS/Amel Emric

A drone view shows Bosnian Muslim pilgrims saying their prayers at the annual pilgrimage Ajvatovica during which they pray for rain and commemorate the legend of Ajvaz-Dedo, a 15th-century Islamic scholar, in Prusac, Bosnia and Herzegovina, June 28, 2026. REUTERS/Amel Emric


Ajvatovica dikenal sebagai salah satu pertemuan keagamaan umat Islam terbesar di Bosnia dan Herzegovina. Setiap tahun, ribuan peziarah, tokoh agama, dan masyarakat berkumpul di kawasan Prusac untuk mengikuti berbagai kegiatan religius, termasuk doa bersama, pembacaan ayat suci Al-Qur'an, ceramah keagamaan, dan ziarah ke lokasi yang diyakini memiliki nilai sejarah. REUTERS/Amel Emric

A drone view shows Bosnian Muslim pilgrims saying their prayers at the annual pilgrimage Ajvatovica during which they pray for rain and commemorate the legend of Ajvaz-Dedo, a 15th-century Islamic scholar, in Prusac, Bosnia and Herzegovina, June 28, 2026. REUTERS/Amel Emric

Melalui pelaksanaan ziarah tahunan ini, masyarakat Muslim Bosnia terus menjaga warisan Ajvaz-Dedo sekaligus memperkuat nilai persaudaraan, kebersamaan, dan spiritualitas yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. (Reuters) REUTERS/Amel Emric

Ziarah Ajvatovica Satukan Muslim Bosnia dalam Doa dan Tradisi
Ziarah Ajvatovica Satukan Muslim Bosnia dalam Doa dan Tradisi
Ziarah Ajvatovica Satukan Muslim Bosnia dalam Doa dan Tradisi
Ziarah Ajvatovica Satukan Muslim Bosnia dalam Doa dan Tradisi
Ziarah Ajvatovica Satukan Muslim Bosnia dalam Doa dan Tradisi
Ziarah Ajvatovica Satukan Muslim Bosnia dalam Doa dan Tradisi
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads