Jemaah Jangan Lupa Selalu Bawa Kartu Nusuk, Ada Pengecekan Acak di Makkah

Kabar Haji Bersama Telkomsel

Jemaah Jangan Lupa Selalu Bawa Kartu Nusuk, Ada Pengecekan Acak di Makkah

Rachmatunnisa - detikHikmah
Jumat, 24 Apr 2026 19:43 WIB
Petugas syarikah menyiapkan kartu Nusuk yang akan dibagikan kepada jamaah calon haji Indonesia Kloter 32 UPG di Hotel Al Sadoon 1, Makkah, Arab Saudi, Sabtu (24/5/2025). Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Hilman Latief menyatakan progres penerbitan Nusuk mengalami lonjakan signifikan dan hingga Sabtu (23/5) telah mencapai lebih dari 90 persen. ANTARA FOTO/Andika Wahyu
Ilustrasi Kartu Nusuk jemaah haji 2026. Foto: ANTARA FOTO/Andika Wahyu
Makkah -

Jemaah haji Indonesia diingatkan selalu membawa Kartu Nusuk saat beraktivitas di Tanah Suci. Imbauan ini menyusul adanya pemeriksaan acak yang dilakukan otoritas keamanan Arab Saudi di sejumlah titik strategis di Makkah.

Berdasarkan pantauan detikHikmah di lapangan, petugas keamanan mulai melakukan pengecekan jemaah di kawasan sekitar Masjidil Haram, termasuk di terminal Jabal Ka'bah dan jalur-jalur menuju area ibadah. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan setiap jemaah memiliki dokumen resmi dan berstatus legal.

Kepala Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Makkah, Ihsan Faisal, menegaskan pentingnya kedisiplinan jemaah dalam membawa identitas, khususnya Kartu Nusuk.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kartu Nusuk harus dibawa ke mana pun, terutama saat beraktivitas di luar hotel atau di tempat ibadah seperti Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Itu menjadi syarat utama akses," ujar Ihsan di Kantor Daker Makkah, Jumat (24/4/2026).

Kartu Nusuk merupakan identitas resmi jemaah haji yang berfungsi membedakan jemaah legal dan ilegal. Di dalamnya tercantum berbagai informasi penting, mulai dari nama, foto, tempat dan tanggal lahir, hingga lokasi penginapan.

ADVERTISEMENT

Selain Kartu Nusuk, jemaah juga diminta selalu membawa dokumen pendukung lain seperti visa dan paspor sebagai bagian dari kelengkapan administrasi selama berada di Tanah Suci.

Untuk musim haji 2026, distribusi Kartu Nusuk dilakukan lebih awal, yakni sejak di embarkasi sebelum keberangkatan ke Arab Saudi. Proses aktivasi kartu juga telah dilakukan bekerja sama dengan pihak syarikah.

"Kementerian Haji dan Umrah berkomitmen bahwa jemaah sudah mendapatkan Kartu Nusuk sejak di embarkasi dan sudah diaktivasi," kata Ihsan.

Sementara itu, PPIH Daker Makkah terus mematangkan persiapan menjelang kedatangan jemaah dari Madinah. Para petugas haji saat ini masih dalam proses kedatangan secara bertahap dari Indonesia.

Ihsan menyebut, penguatan personel dilakukan untuk memastikan pelayanan berjalan optimal saat jemaah mulai memasuki Makkah. "Sebelum jemaah datang ke Makkah, yang paling pokok adalah menyiapkan para petugasnya," ujarnya.

Selain itu, kesiapan akomodasi juga menjadi perhatian utama. Petugas diminta memastikan kondisi hotel, mulai dari kamar, kamar mandi, ruang makan, hingga fasilitas pendukung lainnya.

Tak hanya itu, kesiapan konsumsi dan dapur katering juga telah dicek sejak awal oleh tim advance guna memastikan layanan berjalan lancar.

Di sektor transportasi, bus Shalawat disiapkan untuk melayani mobilitas jemaah selama 24 jam dari hotel menuju Masjidil Haram dan sebaliknya. Bus ini akan menjangkau seluruh area pemondokan jemaah yang tersebar di 10 sektor di Makkah.




(rns/kri)
Kabar Haji dari Tanah Suci

Kabar Haji dari Tanah Suci

381 konten
Seputar berita tentang jemaah haji yang sedang berada di Tanah Suci. detikHikmah akan mengabarkan kegiatan jemaah haji Indonesia dari awal hingga akhir musim haji.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads