Saudi Uji Coba Bus Pintar Tanpa Sopir, Siap Angkut Jemaah di Masjid Quba

Saudi Uji Coba Bus Pintar Tanpa Sopir, Siap Angkut Jemaah di Masjid Quba

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Selasa, 12 Mei 2026 14:45 WIB
RoboBus di sekitar Masjid Quba
RoboBus di sekitar Masjid Quba (Foto: Saudi Gazette)
Jakarta -

Arab Saudi menguji coba bus tanpa sopir dengan teknologi AI yang diberi nama RoboBus untuk memudahkan mobilitas jemaah serta pengunjung di kawasan Masjid Quba, Madinah. Inovasi ini jadi bagian dari visi Saudi dalam mempercepat transformasi digital serta pengembangan transportasi cerdas berbasis kecerdasan buatan (AI).

Dilansir dari Saudi Gazette, Otoritas Transportasi Arab Saudi (TGA) bekerja sama dengan Madinah Region Development Authority meluncurkan program percontohan layanan shuttle bus otonom di area pelataran dalam Masjid Quba. Bus listrik tanpa sopir ini dirancang untuk mengangkut hingga 20 penumpang dalam satu perjalanan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kendaraan tersebut menggunakan sistem kecerdasan buatan dengan dukungan sensor modern, kamera beresolusi tinggi, hingga teknologi navigasi canggih demi memastikan keamanan penumpang ataupun pejalan kaki selama operasional.

Uji coba akan berlangsung selama 60 hari. Selama periode itu, otoritas setempat akan mengevaluasi kesiapan layanan, efektivitas operasional, kualitas performa, hingga pengalaman pengguna sebelum teknologi serupa diterapkan lebih luas di kota-kota Saudi.

ADVERTISEMENT

Nantinya, rute RoboBus dirancang dengan jarak hingga 700 meter di area pelataran Masjid Quba. Jalur tersebut dibuat demi memudahkan mobilitas jemaah dari titik masuk yang sudah ditentukan.

Selama operasional, bus akan bergerak mengikuti jalur khusus yang sebelumnya dilalui kendaraan golf car untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas serta mencegah penyimpangan rute. Proyek RoboBus juga akan digunakan untuk mengukur integrasi kendaraan otonom dengan infrastruktur sekitar.

Setelah itu, data lapangan akan dikumpulkan menggunakan peta digital resolusi tinggi untuk memastikan teknologi self driving bisa menyesuaikan dengan kebutuhan operasional di lapangan.

Peluncuran RoboBus menunjukkan ambisi Saudi dalam berinvestasi pada teknologi masa depan, sejalan dengan target Saudi Vision 2030 yang menempatkan digitalisasi dan sistem transportasi pintar sebagai agenda strategi nasional. Inisiatif tersebut dinilai kian relevan usai Saudi menetapkan 2026 sebagai Year of Artificial Intelligence atau Tahun Kecerdasan Buatan sebagai upaya memperkuat posisi negaranya dalam pengembangan teknologi transportasi pintar.

RoboBus jadi kendaraan otonom level 4 atau L4, yaitu kategori kendaraan yang bisa beroperasi secara mandiri tanpa pengemudi manusia dalam kondisi operasional tertentu. Minibus listrik tersebut menggunakan kombinasi teknologi LiDAR, kamera, serta kecerdasan buatan untuk membaca lingkungan sekitar dan melakukan navigasi secara otomatis.

Selain penggunaan RoboBus, Arab Saudi juga berinovasi dengan menggunakan kamera berbasis AI untuk memantau jalanan ketika musim haji selaam 24 jam penuh. Inisiatif tersebut dilakukan oleh Otoritas Jalan (RGA) agar seluruh jaringan jalan terpantau secara real-time dengan pusat kontrol pintar.

Berdasarkan informasi yang dirangkum dari kantor berita Saudi (SPA), pusat kontrol tersebut menjadi otak dari pengelolaan lalu lintas selama musim haji. Melalui dukungan 50 kamera AI, sistem tersebut bisa mendeteksi kondisi jalan, kepadatan kendaraan serta potensi gangguan secara cepat.

Pemantauan menggunakan kamera AI dilakukan selama 24 jam penuh. Sistem tersebut juga terhubung dengan berbagai perangkat seperti pendeteksi insiden, penghitung kendaraan, serta papan informasi elektronik yang berfungsi memberi peringatan langsung kepada pengguna jalan.

Kondisi cuaca seperti hujan atau badai pasir juga dipantau secara real-time. Informasi tersebut langsung diteruskan kepada pengguna jalan agar dapat mengantisipasi perjalanan dengan lebih aman.




(aeb/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads