Muktamar NU Digelar 27-30 Agustus di Ponpes Tambakberas Jombang

Muktamar ke-35 NU

Muktamar NU Digelar 27-30 Agustus di Ponpes Tambakberas Jombang

Erwin Dariyanto - detikHikmah
Rabu, 08 Jul 2026 05:33 WIB
Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat berkunjung ke Ponpes Ploso Kediri
Foto: Andhika Dwi/detikJatim
Jakarta -

Teka teki lokasi bakal digelarnya Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama akhirnya terjawab. Rapat gabungan Syuriyah dan Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memutuskan Muktamar ke-35 NU akan dilaksanakan pada 27 hingga 30 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Rapat gabungan Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU sendiri digelar pada Selasa (7/7/2026) malam kemarin dan dipimpin langsung oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Ahyar. Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf mengatakan, rapat gabungan tidak hanya menetapkan lokasi muktamar, tetapi juga memastikan waktu pelaksanaan muktamar.

"Selain menetapkan lokasi muktamar, rapat juga memutuskan pelaksanaan muktamar digelar pada 27 sampai 30 Agustus 2026," kata pria yang akrab disapa Gus Ipul tersebut dalam keterangan tertulis yang dikutip Rabu (8/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Gus Ipul menegaskan, setelah keputusan lokasi dan waktu muktamar ditetapkan, seluruh jajaran NU di tingkat wilayah dan cabang diminta fokus pada persiapan muktamar. Dia juga mengingatkan agar seluruh pengurus NU di berbagai tingkatan agar tidak mudah terbawa arus informasi yang tidak jelas sumbernya, terutama yang beredar di media sosial.

Menurutnya, tidak semua informasi yang muncul di media sosial benar. Bahkan, sebagian di antaranya bisa berupa hoaks, fitnah, atau informasi yang sengaja dibuat untuk memecah konsentrasi organisasi.

"Jangan mudah terbawa berita hoaks. Yang di media sosial itu tidak semuanya benar. Bahkan ada yang fitnah," kata Gus Ipul.

Dalam rapat tersebut, pleno gabungan PBNU juga menyepakati adanya kebijakan khusus bagi PWNU dan PCNU se-Tanah Papua. Kebijakan ini diberikan sebagai bagian dari perhatian PBNU terhadap kondisi dan kebutuhan organisasi di wilayah Papua.

Rapat gabungan kali ini dihadiri lengkap oleh jajaran pengurus inti PBNU, baik dari unsur Syuriyah maupun Tanfidziyah. Hadir antara lain Rais Aam PBNU, dua Wakil Rais Aam, Ketua Umum PBNU, Sekjen PBNU, Katib Aam, Bendahara Umum PBNU, serta para pengurus PBNU lainnya.




(erd/erd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads